icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Sentuh aku Mas (Kuserahkan istriku pada adik lelakiku)

Bab 6 Mas, kamu kenapa sih

Jumlah Kata:1239    |    Dirilis Pada: 18/06/2022

sa

hkan beberapa kali aku merasa jika jalan motornya tidak stabil, k

tuh. Aku rasa dia sedang

using ya?" t

nya, aku sayup-sayup me

tentang hal yang sejak t

mu juga enggak pamitan sama ibu dan ad

tu emang harusnya kayak gimana? Menetap atau

mereka selalu tidak pernah akur? Siapa seben

ain ngusir gitu aja

suk ke selokan. Aku berseru. "Mas, aku aja deh yang baw

g berteriak saat motor yang kami kendarai jatuh

itu, bahkan kulihat kening Mas Indra mengel

ketika darah terus mengucur dari kepalanya. Itu mungkin diseba

nganku tergerak untuk memegang lukanya. Ia pun menepis den

terp

ERKALI-KALI JANGAN PEGANG LUK

UNYA DIBILANGIN BERAPA KALI SIH? TIAP HARI HAH?! LAL

. dihujam ribuan to

k saat itu, dengan

ar semenjak dia sakit... ah tidak... ia seperti berubah

apapun pada lukanya ketika sedang terluka? Memangnya kena

isa mati kar

asur dengan jarak yang direnggangkan, kami mas

enanyakan banyak hal padaku, akan tetapi aku hanya men

di siang, tapi... aku juga tidak i

kannya sejak tadi. Apapun yang ia tany

h malam ketujuh diriku tidak dis

nya dan bahkan waktu itu mngatakan padaku u

aku menyerah

embali melepas kepergian M

ngangkatnya. "Halo, assalamualaikum Rh

ng gak?" tanyanya. Ke

berhadapan, ditemani oleh sebuah es

u ngapain seka

gitu atau cubit-cubit pipi gue gitu? Sayang-sayang ke

celengan enggak ada yan

aja disayang, temen sendiri ditendang

ekeh mel

sambil

h sekian lama. Udah lima bulan belum sih ini semenjak lo ng

ulan! Emang di Thailand jarang liat kalender apa? Atau

ng terakhir emang beneran sih." ucapny

a suami la

ih ceritanya? Apa bakal selam

sana buat satu tahun. Biasa, urusan lak

a? Yang udah usia 5

kan sekolahnya usia minimal 6 tah

rain mau sekolah

isa bahasanya. Yang ada ma

r disana." ralatk

emang kamu engga

gak

ama suami

pnya. "Eh, kamu sendi

apanya?"

aguna yang gue kasih?" tanyany

, enggak lecet, lecek dan masih bersegel.

enapa kok bisa?

jadi kita enggak gitu-gituan untuk

get? Udah sebulan loh. Masa

diarenya juga enggak berhenti-berhenti, muncul ruam gitu di tangannya, hidung sama mulut

? Kok kayaknya parah

emang bukan sakit parah. Cuma di

ek rapid test gitu? Barangkali a

k mau bolak-balik RS terus. Periksa ini itu buat ngeyakinin aku. Ya aku diharu

seraya menyelurup s

ita saja ya? Tentang perubahan Mas Indra bel

u cerita." ucap

apa?"

ka marah-marah gak jelas gi

salah yang kulakukan dia seakan berubah ja

et dulu sama aku? Kenapa pas menikah

tku tampak galau begi

iri belum ke dia? Apa penyebab dia marah-m

-marah gitu dia selalu minta maaf ke aku. Menurut pend

kamu itu penyebabnya a

selalu marah ke aku. Aku bingung. Padahal niatku mau bantu atau ngobatin

kecil dagunya

gitu. Tapi emang bagi sebagian ora

rus diemin aja gitu dia

anggu buat dia." ucapn

lagi dalam urusan lain. Dia cuma marah-marah pas k

atnya. Bahkan chatnya segala pakai pin l

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Sentuh aku Mas (Kuserahkan istriku pada adik lelakiku)
Sentuh aku Mas (Kuserahkan istriku pada adik lelakiku)
“Ternyata ada alasan menyakitkan dibalik suamiku yang tidak ingin menyentuhku di malam pertama kami, bukan karena selingkuh... akan tetapi... Namaku adalah Lisa, aku memiliki suami yang sangat baik dan perhatian padaku. Tapi belakangan setelah kami menikah, suamiku berubah jadi kasar dan bahkan tidak ingin menunaikan kewajibannya di malam pertama kami. Dia bilang jangan selalu membahas tentang anak, pikirkanlah hal lain. Memiliki anak menurutnya menambah beban hidup. Banyak hal menyakitkan dan pilu yang terjadi didalam perjalanan rumah tangga kami selama beberapa bulan itu... hingga pada akhirnya aku tahu apa alasan utama suamiku berubah sikap seperti itu hingga menolak untuk menyentuhku.. sangat amat menyakitkan... dan malah justru... dia menyerahkanku pada adik lelakinya.”
1 Bab 1 Malam pertama yang ditolak2 Bab 2 Khawatir3 Bab 3 Sensi4 Bab 4 Pernah murid5 Bab 5 Pertunangan6 Bab 6 Mas, kamu kenapa sih 7 Bab 7 Pertengkaran8 Bab 8 Pertemuan9 Bab 9 Bawa aku terbang10 Bab 10 Kukira kau rumah, ternyata...11 Bab 11 Seperti awan12 Bab 12 Mati lampu13 Bab 13 Debat14 Bab 14 Pencarian15 Bab 15 Senja16 Bab 16 Kuserahkan istriku pada adik lelakiku17 Bab 17 Masalah baru18 Bab 18 Bingung19 Bab 19 Bunga mawar20 Bab 20 Pemilik hati21 Bab 21 Anak yang baik22 Bab 22 Siapapun memiliki kesempatan23 Bab 23 Keributan24 Bab 24 Kita sama25 Bab 25 Ketemu26 Bab 26 Coba buktiin27 Bab 27 Merendah28 Bab 28 Kecolongan29 Bab 29 Patah hati30 Bab 30 Kesal31 Bab 31 Balas budi32 Bab 32 Penyesalan33 Bab 33 Malam berdua34 Bab 34 Ziarah35 Bab 35 Kado terindah36 Bab 36 Ditolong37 Bab 37 Tawaran kerja38 Bab 38 Kesemsem39 Bab 39 Pelakor 40 Bab 40 Akhir