icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Arimbi

Bab 4 Kata cinta Sultan

Jumlah Kata:999    |    Dirilis Pada: 16/06/2022

engadu pada sang Khaliq. Setelah salam wanita itu pun bersimpuh lagi di hadapan-Nya dengan pandangan ke

kesulitan yang nyata, yang menyiksa jiwa raga dan batin. Kehidupan yang hamba impikan tak ses

miku telah ingkar, dan dia tidak seperti yang aku bayangkan. Aku lelah, sikap dan sif

kin deras mengiringi doa. "Tolong hambamu ini ya Allah, aku ingin kembali ke desa.

ktu yang lama, satu harian pun tidak akan selesai. Tempat curhat terbaikny

m saat Hanna mengakhir

terperanjat

ak Hanna mengangkat takbir Sultan telah datang, tapi lelaki itu hanya diam mengamati sampai akhir

ltan bertanya dengan

sedikit rapuh mendengar permohonan Hanna yang begitu menyayat hati. Akan tetapi rasa jengkel itu tetap ada,

?" tanyanya kemudian sembari berjala

i luar batas. Hanna masih muda, impiannya untuk masa depan yang indah belum berakhir. Di balik Sultan ya

lain perpisahan? Sungguh! Aku sangat membutuhk

ku Hanna." Untuk sekian

Seakan tahu apa yang terjadi selanjutnya Hanna berlari ke su

gan kekuatannya Sultan meninju kaca rias yang be

anna berteri

daku? Kenapa kamu selal

semakin keras, bahkan dia mulai berani membero

kupukul?!" Sultan mem

h kekuatan yang dia punya. Saat ini yang Hanna inginkan hanya bebas dar

alang itu tanpa aba-aba. Hanna pun terjerembab dengan wajah menempel pada lantai. Sultan menatap kedu

teriaknya dari luar, ter

da apa?" t

ang tidak beraturan. Dia berkata, "Nyonya besar Ningsih pen

erubahan wajah Sultan yang panik. Dengan perasaan kalut Sultan menarik Ha

amu ikut ak

*

lirihnya para

h angkat tangan. Sultan menggenggam tangan sang bunda dan menangis hebat. Hidupnya t

isnya. Dia menjadi rapuh serapuh-rapuhnya di ha

sekali berkata sesuatu pada anaknya Sultan dan Arimbi, tapi dia tidak mampu. Bahkan,

ku," lirihnya

ang bunda. Hanna tidak berkata apapun, dan tak juga menolak. Ditatapnya wanita tua

anya dengan suara yang

ni Arimbi,"

gat merindukanmu, Nak." Ningsih menangis penu

memberikan efek baik bagi tubuh beserta pikirannya. Dokter bahkan sampai takjub dan

jenguk Bunda." Dengan penuh kasih Hanna mengecup dahi Ningsi

cinta sudah tiada. Di balik sikap keras kepala Hanna, Sultan tidak menyangka atas apa

luknya untuk pertama kali. Hanna tidak menolak, apalagi Sultan melakukannya dengan kesungguhan

Sultan tepat dikuping H

terima. Sultan mengucapkannya dengan nada serius dan bergetar sampai ke hati. Namun, Hanna tid

Sultan mengulangnya, menyakinkan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Arimbi
Arimbi
“Menikah dengan orang Kota bukanlah keinginan Hanna. Semua berjalan begitu saja dan sangat cepat. Hanna terjebak dengan Sultan yang sedang berlibur ke desanya, bermalam di sebuah kemah. Atas desakan sang paman Hanna terpaksa menikah dengan Sultan, dan rela dibawa olehnya ke mana pun dia pergi. Masa depan Hanna hancur saat Sultan mengurungnya di rumah, bahkan tidak memperlakukannya sebagai istri. Sosok Sultan yang baik hati dan lemah lembut hilang. Hanna sangat tertekan harus mengikuti aturan Sultan, termasuk keinginannya yang menganggap Hanna cinta pertamanya yang tidak tergantikan. Arimbi. Istrinya yang mengalami sakit jiwa.”
1 Bab 1 Mansion Sultan2 Bab 2 Aku bukan Arimbi3 Bab 3 Kecurigaan Hanna4 Bab 4 Kata cinta Sultan5 Bab 5 Siapa Arimbi 6 Bab 6 Bertemu Arimbi7 Bab 7 Hanna cemburu8 Bab 8 Keloyalan Sultan9 Bab 9 Teman karib Sultan10 Bab 10 Kelembutan Hanna11 Bab 11 Cinta Hanna yang tulus12 Bab 12 Tuduhan Sultan13 Bab 13 Suami yang kejam14 Bab 14 Keberangkatan Sultan dan Arimbi15 Bab 15 Hanna hamil16 Bab 16 Tentang Arimbi17 Bab 17 Paman Hasan datang18 Bab 18 Sultan marah besar