icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Amanda Rhea

Bab 3 3

Jumlah Kata:1468    |    Dirilis Pada: 14/06/2022

ng kini kurasakan. Berharap kamu

aku disini menunggu

rmasuk Haga. Saat semua naik ke lantai atas, Haga terus memperhati

mana yah?"

unjuk Ridho ke uju

a. Vit. .. Nitip t

nin g

usa

enjauh dari teman teman nya, dia masih berjalan santai. N

jadi was was, seperti ada yang sedang mengawasinya namun dia belum tahu apa.

g koridor. Hening. Tidak nampak satu pun manusia sepanjang loro

Dug ...

kir adalah gudang. Hatinya diliputi perasaan tak karuan namun dia tetap memasang ekspresi tenang. Ini bukan hal aneh baginya jik

yang tiba tiba munc

ng berganti rasa nyaman yang bel

ening. Pikiran nya berkecamuk. Antar

tanya Man

Dia sedikit terhenyak melihat reaksi Manda

, Manda lalu segera masuk ke toilet.

gguh di luar dugaan. Dia memang rindu, tapi r

ya tidak karuan, ada ha

nyaring. Di sini toilet nya ada empat bilik dengan cermin besar di

jung. Dengan langkah perlahan, dia mendekat. Manda mendorong pintu itu pelan pelan. Merasa was was j

terlalu sibuk mengurusi perusahaan, tapi fasilitas toilet s

Manda terkejut melihat a

k di bak mandi dengan posisi menunduk. Manda menelan ludah berkali kali. Karena b

? Sed

Walau tetap saja dia akan merasakan hal itu mengerikan

anda lalu segera keluar karena malas menghadapi makhluk seperti ini. Asal mereka tidak mengganggu, maka dia tidak akan bertindak apa apa. Penampakan makhluk seperti tadi bukan salah mereka, karen

unya. Nafas Manda agak tersengal

?" tanya Haga cemas sambil

dur dan menyuru

gak apa apa

ngan, namun sebelumnya dia menoleh

g dan beralih ke toilet s

da yang sudah lebih dahu

.. Tunggu se

menoleh ke Haga de

gi?" tanya

iam beber

a ngobrol

ebelah alisnya. "Buat a

aham kenapa Manda semarah itu. Manda belum tau masalah yang sebenarnya ken

ul. Andre akan menyampaikan sat

a Manda saat me

Kevin. Haga pun tak lama masuk dan du

ga dan Manda sesekali mencu

semua kembali ke pek

ain. Beberapa kali Haga berusaha mendekat ke Manda, na

r mereka. Andre ingin agar semua makin akrab, karena kedatangan Manda dan kawan kawan tidaklah sebent

menjauh sebentar karena ada pa

reservasi sebelumnya. Satu meja ad

endela. Di sebelahnya Kevin lalu Vita.

waiters datang me

Gumam Kevin sambil

r. Doyan semua j

g gue kagak boleh makan se

a memesan makanannya. Mereka berdua

galau," sindir Kevin sambil menoleh ke Manda yang

Terserah!" uca

k? Kali aja mood Lo balik lagi habis ngopi?"

erlihat lesu sambil bertopang da

enak apa ya, Bang?" Kevin beralih be

al atau yang olahan daging B1 dan B

itamin," kekeh Kevin de

e Kevin lalu me

anjing, Bego!" Cel

ang membuat Manda geleng geleng kepala.

di sini ada kopi sidikala

Sama mie aceh aja ya, Mbak," pinta Manda

a. Namun manda seolah t

ini juga ya, Man .

Siapa tuh Man, namanya kok aku lupa. Kamu nggak m

e

melotot agar Vita berhenti

Pantesan elu uring uringan," le

ak

Nggak usah ketawa gitu juga kali. Dasar

a sebentar dan terlihat berfikir sejenak. Namun, d

sapa Manda ramah pada se

.

alhamdu

..

gak apa apa kok

..

mua. Kalau ada apa apa, nanti

..

alam warrahmatull

ke arah jendela lalu kembali ke ponselnya. Manda juga mengigit bibirnya yang

reka tidak pernah berkomunikasi sama sekali. Haga yakin, banyak hal yang terjadi pada gadis itu. Hanya saja Haga enggan menanyakannya, atau bahkan, H

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Amanda Rhea
Amanda Rhea
“Amanda Rhea. Kembali ke sebuah kehidupan masa lalunya dengan seorang pria bernama Hagana. Ternyata Amanda dan putri Haga, seperti terikat hal aneh. Yang terhubung satu sama lain. Musuh Amanda, seorang iblis yang akan melukainya di dalam mimpi, perlahan menunjukan eksistensinya dan mulai mencelakai orang orang terdekatnya. Apakah kisah cinta Amanda dan hagana akan kembali terukir seiring intensitas pertemuan mereka?”