icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Buy One Get You

Bab 3 Pak Bos Masa Gitu

Jumlah Kata:1412    |    Dirilis Pada: 13/06/2022

da sedikit rasa takut sekaligus kesal yang membaur menjadi satu. Seumur hidup belum

engan lapang dada. Putri tunggal Sapto Hadi yang dulunya memiliki belasan cabang restoran, kini tinggal kenangan. Saat ini, ayahnya berusaha bangkit dari keterpurukan dan sebagai putri yang berbak

udah seminggu ini, ia diam-diam memperhatikan gerak-gerik gadis itu selama di kantor. Audia itu supel, murah senyum, dan cekatan. Sel

n. Terlalu terburu-buru memang, sehingga ibunya mengancam tak akan hadir di hari pernikahannya. Namun, gadis itu tiba-tiba menghilang begitu saja seolah ditelan

ergi tanpa pamit. Affangga sudah berusaha mencari tahu dari melacak ponselnya dan

nggal di Singapura. Mantan tunangannya itu terlihat bersama seorang laki-laki muda.

ersikap arogan di depan Audia. Namun, entah kenapa saa

Affangga dengan hati-hati. Ia khawatir melakukan kesa

dengan angkuh lalu mengetuk meja. Apa takdir sedang mempermainkan dirinya?

a menangkap ada rasa kesal dan tak suka. Ini suli

i di perusahaan lelaki di hadapannya. Salah bersikap bisa berakibat fatal. Sifat dan sikap Affangga berbed

pa saya panggil kamu.'' Aff

apa derajat bagi Audia. Selain aroga

daan antara pegawai dan putra bos. Dia membaur gitu tanpa batasan. Awalnya kami canggung, t

antu, Pak?'' Senyum formalnya mengembang dengan terpaksa. Ada rasa dongkol yang

an Great Mall berubah." Affangga mend

onsep yang berubah bukan kapasitasnya untuk menjelaskan. Konsep ditent

esan di anak tirikan, mal baru ini menempatkan sebuah masjid di lantai teratas yang di kelilingi area bermain anak, food court, dan sudut-sudut Instagramable. Toilet juga di letakkan di sisi yang jauh dari masjid dengan tujuan untuk

agum dengan penjelasan Aud

a menyediakan ladies parking dan priority parking for diffable. Lift dibagi menjadi tiga, lift penumpang umum, lift bar

bat, entah kenapa justru tertarik dengan penjela

y. Konsep masjid di mal sudah dilakukan dulu oleh Pesona Square,'' tanya Affangga. Sebenarnya ia sudah tahu, han

engan Pak Husein, Bu Santi dan arsitek senior

n. Konsep adalah wewenang Bu Santi, tetapi saya bisa menjelaskan tentang fa

sedikit, Ashayla tak memiliki gigi ginsul seperti gadis di hadapannya. Sementara itu, Audia memiliki suara

anya Audia saat men

mu bekerja, 'kan? Sebelumnya apa yang kamu lakukan

t. Apa kemampua

ganjal di tenggorokannya. Dulu saat awal-awal kuliah, usaha ayahnya sedang berjaya. Hobinya mendesain pun bisa ia te

ar ke atas lagi, ia tak perlu menjadi pegawai di perusahaan orang. Pa

dipanggil?" Affangga sedikit bingung harus me

ngkap saya Audia Melodita,'

pa tutup pintu perlahan dan tolong panggilkan Bu Linda,'' uc

ngangguk ke arah Affa

berbeda dengan Ashayla. Apakah ada dua orang gadis yang begitu mirip wajahnya, tetapi tak ada hubungan darah? K

n tahun di segala kondisi ekonomi yang naik-turun. Namun, sejak hilangnya mantan tunangannya, Affangga mendengar perusahaan mantan ca

*

tanya Nina penasaran saa

'' jawab Audia dengan wajah ditekuk. I

mu ken

karena aku masuk, Pak Bosnya enggak dengar ketukan pintu d

gitu orangnya, kok,'' ucapnya heran. "Kata senior di sini, lebih asyik

Audia meng

tinya available again , 'kan? Siapa tahun mendadak jadi Cinderella, kayak di cerita-cerita platform menulis gitu, deh, misalnya Cinderella CEO Tampan

l paling cocok adalah ... Pak

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Buy One Get You
Buy One Get You
“Audia (24 tahun) berniat resign dari pekerjaannya gara-gara bos baru yang suka seenaknya. Sayangnya niat itu tak bisa terlaksana karena sang ayah sedang tertimpa musibah. Affangga (31 tahun) dituntut menikah oleh ibunya. Setelah putus cinta bertahun-tahun yang lalu, hatinya membeku. Ia semakin kesal saat ada staf yang mirip mantan tunangannya. Pak Sapto, ayah Audia menjual rumah beserta isinya kepada Bu Sosro (ibunya Affangga) untuk mengganti kerugian akibat modal usaha yang dibawa lari rekan bisnisnya. "Saya jual rumah beserta isinya kepada Bu Sosro seharga 1,7 miliar." "Saya beli rumah tersebut 1,5 miliar dibayar tunai." Sah! Eits. Ternyata di dalamnya masih ada Audia yang sedang tertidur. Apakah artinya anak gadis Pak Sapto termasuk di dalamnya? Tentu saja Bu Sosro tak mau melepaskan kesempatan emas ini. Karungin, angkut, dan bawa ke penghulu bareng Affangga.”
1 Bab 1 Ijab Sah2 Bab 2 Mr. Affa Kadrafa3 Bab 3 Pak Bos Masa Gitu4 Bab 4 Bukan Pendekatan5 Bab 5 Liontin dan Kenangan6 Bab 6 Teganya Pak Bos7 Bab 7 Minta Tanggung Jawab atau Modus8 Bab 8 Penyelidikan Bu Sosro9 Bab 9 Sahabat Sang Mamah10 Bab 10 Beli Rumah Bonus Calon Mantu11 Bab 11 Galaunya Hati Audia12 Bab 12 Makan Siang Bersama Pak Bos13 Bab 13 Terjebak Berdua di Dalam Lift14 Bab 14 Buanglah Kenangan Mantan pada Tempatnya15 Bab 15 Rasa yang Membakar16 Bab 16 Peronal Assistant17 Bab 17 Si Polos yang Mirip Mantan18 Bab 18 Obat Pak Bos yang Uring-uringan19 Bab 19 Syoknya Audi20 Bab 20 Antara Affangga dan Hugantara21 Bab 21 Antara Cemburu dan Harapan22 Bab 22 Tembakan yang Meleset23 Bab 23 Pinangan Mr. Boss24 Bab 24 Nona Muda Penggoda25 Bab 25 Antara Masa Lalu dan Penggoda26 Bab 26 Fitting dan Salting27 Bab 27 Perjanjian Dua Hati28 Bab 28 Sebuah Kisah yang Belum Usai29 Bab 29 Persamaan Persepsi30 Bab 30 Penasaran31 Bab 31 Bukan Kebetulan Biasa32 Bab 32 Rumah Nenek dan Fakta yang Tersembunyi33 Bab 33 Sepupu Dari Jauh