icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Buy One Get You

Buy One Get You

Penulis: Erlana Lan
icon

Bab 1 Ijab Sah

Jumlah Kata:1575    |    Dirilis Pada: 13/06/2022

ngah baya yang sebagian rambutnya sudah kelabu. Namanya Damayanti, usianya sudah 57 tahun, tetapi terlihat sepuluh tahun lebih muda

ha kuliner Ayam Goreng Bu Hadi. Tiga sebelumnya Bu Damayanti sudah menyelidiki keluarga itu. Ke

n luas lahan 200 m2. Bu Sosros sebenarnya tak perlu membeli rumah baru, karena perusahaan suaminya bergerak di bidang pr

ya patok." Sapto Hadi berusaha meyakinkan wanita di sampingnya. Sudah hampir enam bulan belum ada satu pun yang melihat rumahnya. Banyak yang menghubungi

kalimatnya. Pandangannya menyapu sekeliling. Model mebelnya sudah tua dan ketinggalan zaman. Jelas tak c

ti asli, lho, Bu. Saya datangkan langsung dari Jepara. Beberapa perabot lain juga sama,''ujarnya mantap. Ia berharap hargan

selalu menggunakan jasa asisten untuk membantunya mengurus transaksi. Demi misi pribadi, ka

Goreng Bu Hadi. Lelaki di hadapannya terlilit utang sejak meningg

ka sudah tinggal selama dua puluh tahun lebih. Namun, kondisi saat ini tidak memungkinkan untuk mempertahankan asetnya. Selain modal usaha kuliner yang dibawa lari rekannya, beberapa

k bank menyitanya. Salah satu kesalahan besarnya adalah menggunakan suntikan modal dari bank karena ambisinya untuk membesarkan usaha dan begitu mudah percaya kepada

to Hadi. Semakin lama tawar-menawar, semakin ragu hinggap. Ia bertekad suatu saat akan

ap sekeliling. Tak ada satu pun foto terpajang, padahal ia berharap a

g jangan ditawar. Kalau satu enam, terpaksa beberapa

mendapatkan aset dengan harga miring. "Kalau satu tujuh beserta segala isinya saya bayar hari ini

nit ia terdiam. "Baik, Bu. Satu tujuh bila trans

panggilan. "Man, masuk ke sini jadi saksi,'' u

empat puluhan yang dipanggil Man masuk lalu menghampi

, ya. Nanti kita ke bank untuk sisa t

ma Herman it

sedih saat tahu rumahnya hari ini dijual. Mereka baru sebulan pindah ke rumah yang lebih kecil. Pakaian dan barang-barang pribadi su

kan transfer via mobile banking dengan nilai besar hanya bisa m

ang ini, 'kan? Kalau banknya sama, cep

engeluarkan ponsel dan bersi

pai ke rekening Sapto Hadi. Wajahnya seketika semringah. "Alha

lum kedatangan Sapto

ecil dengan tulisan 'Dijual TP. Hub. 08xx xxxx xxxx'. Selain ayahnya, ia pun memegang kunci duplikat.

segala kenangan di rumah masa kecilnya. Dengan tangan gemetar ia membuka laci di dalam lemari pakaiannya yan

gin tidur di kamarnya. Sebelumnya ia memastikan gerbang dan pintu utama

aranya. Pokoknya Audi janji,'' lirih Audi sambil memeluk album itu. Ia melangkah

halaman pertama hingga akhir. Audia tersisak sambil semakin erat mem

*

kepada Bu Damayanti dengan harga satu miliar tujuh ratus juta dibayar tunai hari ini,'' ujarnya lantang

an harga tersebut, dibayar tunai hari

an, hanya menyentuh k

n berseru lal

nggelam saat kedua matanya terbuka. Apa mungkin ada yang melakukan ijab kabul di d

sama-sama menoleh saat mende

Hadi melongo saa

ang sedang duduk berhadapan dengan seorang wanita cantik yang berpenampilan mewah. Gadis itu lalu me

Damayanti yang mau membeli ru

k Sapto menyebut rumah beserta isi di dalamnya,

seseorang yang ia kenal. Ia berjalan mendekat untuk me

Damayanti?'' Sapto Hadi men

*

g telah terjadi. Bagaimana bisa rumah be

Ayah beli lagi." Sapto Hadi menggenggam tan

an dengan jelas bahwa yang dijual adalah rumah beserta isinya. I

ia. "Mana ada seorang ayah yang menjual putri

, Di. Bu Damayanti juga pah

t Bu Damayanti menjodohkan Audi

bali, Di. Ingat pesan Bu Damayanti, rumah itu katanya akan diberikan kepada putra dan menantunya. Di

apa lagi kalau bukan Affangga, CEO yang ketus dan dingin. Ia berencana mengajukan surat pengunduran

alah jalan keluar terbaik saat ini? Bukankah ia selain mendapatka

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Buy One Get You
Buy One Get You
“Audia (24 tahun) berniat resign dari pekerjaannya gara-gara bos baru yang suka seenaknya. Sayangnya niat itu tak bisa terlaksana karena sang ayah sedang tertimpa musibah. Affangga (31 tahun) dituntut menikah oleh ibunya. Setelah putus cinta bertahun-tahun yang lalu, hatinya membeku. Ia semakin kesal saat ada staf yang mirip mantan tunangannya. Pak Sapto, ayah Audia menjual rumah beserta isinya kepada Bu Sosro (ibunya Affangga) untuk mengganti kerugian akibat modal usaha yang dibawa lari rekan bisnisnya. "Saya jual rumah beserta isinya kepada Bu Sosro seharga 1,7 miliar." "Saya beli rumah tersebut 1,5 miliar dibayar tunai." Sah! Eits. Ternyata di dalamnya masih ada Audia yang sedang tertidur. Apakah artinya anak gadis Pak Sapto termasuk di dalamnya? Tentu saja Bu Sosro tak mau melepaskan kesempatan emas ini. Karungin, angkut, dan bawa ke penghulu bareng Affangga.”
1 Bab 1 Ijab Sah2 Bab 2 Mr. Affa Kadrafa3 Bab 3 Pak Bos Masa Gitu4 Bab 4 Bukan Pendekatan5 Bab 5 Liontin dan Kenangan6 Bab 6 Teganya Pak Bos7 Bab 7 Minta Tanggung Jawab atau Modus8 Bab 8 Penyelidikan Bu Sosro9 Bab 9 Sahabat Sang Mamah10 Bab 10 Beli Rumah Bonus Calon Mantu11 Bab 11 Galaunya Hati Audia12 Bab 12 Makan Siang Bersama Pak Bos13 Bab 13 Terjebak Berdua di Dalam Lift14 Bab 14 Buanglah Kenangan Mantan pada Tempatnya15 Bab 15 Rasa yang Membakar16 Bab 16 Peronal Assistant17 Bab 17 Si Polos yang Mirip Mantan18 Bab 18 Obat Pak Bos yang Uring-uringan19 Bab 19 Syoknya Audi20 Bab 20 Antara Affangga dan Hugantara21 Bab 21 Antara Cemburu dan Harapan22 Bab 22 Tembakan yang Meleset23 Bab 23 Pinangan Mr. Boss24 Bab 24 Nona Muda Penggoda25 Bab 25 Antara Masa Lalu dan Penggoda26 Bab 26 Fitting dan Salting27 Bab 27 Perjanjian Dua Hati28 Bab 28 Sebuah Kisah yang Belum Usai29 Bab 29 Persamaan Persepsi30 Bab 30 Penasaran31 Bab 31 Bukan Kebetulan Biasa32 Bab 32 Rumah Nenek dan Fakta yang Tersembunyi33 Bab 33 Sepupu Dari Jauh