gingatkanmu akan masa lalu itu akan sangat menarik dan menyenangkan. Sayangnya harapank
at yang bersamaan, dan dua hal itu merupakan pelajaran yang sangat ku benci. Aku selalu menghindari kedua pelajaran itu dengan alasan sa
istirahat. Ini sudah sangat larut malam, terlebih kondisi t
long dan membantuku. Aku lantas berdiri dari dudukku dan melangkah menuju peraduan seraya berka
an, keamanan dan keselamatan anda" balas Guang Li y
u mematikan lampu minyak dan lilin yang menjadi penerang. Aku perlahan memejamkan mataku, seraya meyakinkan diriku jika aku bisa melewati hari - hari berikutnya. Ba
ng pemilik raga yang k
glihatanku adalah kegelapan, meskipun di beberapa sisi ruangan masih tampak terang namun ditempatku saat
apakah aku akan ikhlas menyerahkan rag
ya perlu lebih banyak belajar dan beradaptasi. Aku yakin aku bisa melaluinya, tapi jika jiwa sang p
usnya?," jedaku "Jika aku akan kembali, maka dunia yang kutuju hanyal
anku, meskipun aku berpindah tempat, ruang da
*****
n cepat mengangkat salah satu tanganku seraya mengahalau si
- bunga liar yang turut tumbuh berdampingan dan menambah keindahan dan pesona tempat tersebut. Ditempat yang sangat menawan ini, tiba - tiba saja b
ak bisa
na jal
itu gelap se
tak
gkuh menyapa indra pendengaranku di
yaku dengan suara y
emari tentu saja karna aku ingin mengambil ragaku yang
Bagaimana bisa ini terjadi secepat ini,
ragaku kemarin, namun kau dengan tidak tahu malunya memasu
ri ragaku
apa yang akan kau
k tahu malu. Berani - beraninya kau ingin mengambil alih ragaku, kau pikir kau siapa? Ap
ya putih yang sangat terang dengan c
U
k dan melihat dadaku, terdapat lubang besar yang membuatku dapat melihat jika lubang itu tembus hingga kebelakan
mana r
?" tanyanya masih dengan suara
pi jika kau menolak aku akan menghancurkan jiwamu sehingga kau tak dapat beren
ngan laku
kan ke
dari tubuhmu, tapi ja
. Pemuda tampan itu adalah kaisar Feng Rui, malam ini ia sengaja mengunjungi tunangannya saat ia terlelap sehingga ia bisa dengan leluasa memanjatk
, hei
akku, suara lembut nan menenangkan
ngapa kau begitu ketakutan?" tan
au tak perlu khawatir, aku akan menjagamu dan kau akan aman bersamaku" t
asa takut yang kurasakan menguap. Ada rasa aman dan nyaman yan
ti ini?" tanya kaisar Feng Rui saa
raduan. "Hamba dan pelayan lain sungguh khawatir dengan yang mulia putri mahkota dan kami pun berusaha membangunkan ya
katakan dalam racauan
an keluar', dan juga yang mulia putri mahkota mengatakan 'Aku akan keluar dari ragamu, ta
bertemu jiwa Feng N
/0/6133/coverbig.jpg?v=3b146ca1d0ae01392d65ad99b0a74604&imageMogr2/format/webp)