nalkan Jun Jie padaku. Pria jenius dengan segala prestasi yang ia miliki membuat Ayahku menyukainya hingga pada akhirnya memaksa kami untuk bertunangan
hi pria asing yang tak kukenal. Walaupun ia memberi rasa aman dan nyaman, tapi itu tak lantas me
erlaksana?" tanyaku set
waktu untuk mengenali orang - orang di sekitarmu dan mempelajari semua buku yang ada di perpustakaan kerajaan untu
mengapa kau memanggilku mei - mei, bukankah panggilan
ang kakak pada adiknya, lalu apa yang salah d
engapa kau memanggilku mei mei sedangkan k
tentu saja kujawab dengan gelengan "Jika tak ada masalah
a penasar
mahkota kerajaan Feng, dan selama kau belum diangkat menjadi permaisuri, aku akan tetap
emberimu pelajaran dan buku - buku yang harus kau baca, yang mulia kaisar Rui mem
i meninggalkanku, ia meminta beberapa dayang untuk tetap mengawasiku. Jujur saja membaca semua buku yang ia berikan telah
mengizinkanku beristirahat sejenak?" pintaku pada para d
kami hanya diminta untuk mengawasi dan menjaga anda. Apa yang anda ingin lakukan, itu adalah
tas sebelum menutup dan menaruhnya di atas meja, setelah
khirnya!
utku seketika begitu jelas kudengar. Seingatku perjalanan menuju istana siang tadi ditengah pe
lapar?" tanya seorang dayang yang men
dengarnya?," tanyaku yang lantas di angguki dayangan tersebut. Aku hanya
akanku makanan? Seperti yang kau dengar, tampaknya aku sedang lapar" tambahku. Daya
*****
h dan melelahkan, ia seharusnya langsung beristirahat. Namun tampaknya saudaranya itu tak membiarkan ia tenang dan
li setelah melakukan perjalanan jauh dan melelahkan. Di mana hati nuranimu, mengapa kau kej
ika kau akan melewatkan mengenai kejanggalan dari masalah kemarian Feng N
tu yang aneh tentang kemati
gal dunia padahal baik kau dan aku tahu putri mahkota Feng Na Na telah sembuh dari penyakitnya
yataan itu rapat - rapat demi keselamatan putri mahkota yang mungkin saja mendapat ancaman yang bisa saja membahayakan nyawanya di penghujung pelantikannya. Namun nyatanya sebaik - baiknya m
ng gege temukan?" tan
. Yi Fei mengatakan penyakit Na Na telah sepenuhnya sembuh, dan saat ia
raut wajahnya berubah serius. Aura mengintimidasi dengan cepat menguar dari tubuhnya,
ih
kukan hal yang paling rendah seperti ini
gege tahu jika mei mei mati ka
erapa jimat kertas yang ditempel di setiap sudut istana barat. Mereka cukup cerdik dengan mena
nya di atas loteng" tebak pangeran Feng Lang yang di angguki k
!" geram pangeran Feng Lang yang l
h Feng Na Na sudah kembali, kita bisa menggunakan kesempatan bangkitnya ia dari kematiansa mei mei kembali hidup?"
gil jiwanya dari masa depan"
natap saudaranya dengan suara meninggi "A-APA?! GEGE BUKANKAH KAU PERNA
aknya aku harus memakainya sekarang d
/0/6133/coverbig.jpg?v=3b146ca1d0ae01392d65ad99b0a74604&imageMogr2/format/webp)