icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder

Bab 8 Tuduhan Palsu

Jumlah Kata:807    |    Dirilis Pada: 09/06/2022

jam 12

kelas 601, terdengar bel pu

Raivan sudah melangkah dengan cepat ke kela

siswa sedang mengemas buku pelajar

apan tulis ketika melihat Raiv

dak seperti ini sebelumnya." Veline Maharja, si ketua kelas merupakan

t antusias membantu teman-teman sekelasnya.

ndadak," kata Raivan mengakui kesa

u di perpustakaan sore ini, aku ak

uanya memiliki nilai yang sama dan mereka lebih seperti

ajarinya dari membaca buku, j

gerutkan kening ketika mendengar Raivan

iplin, nilainya tidak buru

ketika beberapa kali menya

dup dari subsidi dan beasiswa memp

a dengan arogan, "Raivan, bolos dua kelas adalah pelanggaran disiplin. A

i, bukan bermaksud untuk bolos," uja

tahuan dari dosen, jadi itu dianggap sebagai bolos," balas Rendi den

i, jadi tidak masalah," jawab Raivan

yang biasanya dia dapatkan dari partisipasi kompetis

ihak kampus. Aku ingin lihat bagaimana kamu akan hidup tanpa uang ini!" Rendi ti

ibuat oleh Perkumpulan Mahasiswa. Apa hakmu

tongnya sekali, maka aku juga bisa memotongkan dua kali, bahkan sampai

u!" tubuh Veline sudah

Raivan, semakin Rendi in

gnya ada Perkumpulan Mahasiswa. Raivan, seorang anak miskin yang keb

ar dari kelas, Vel

siswamu." Veline menghentakkan kakinya dan terus berusaha memikirkan ide untuk Raivan, "Kondisi keluargamu tidak terlalu baik, jadi b

ah sangat mengkhawatirkannya sampai-sampai tingkahnya terlihat menggemaskan. Raivan baru pertama

entang Rendi. Masuk akal yang dikat

h dengan beberapa penerima subsidi atau beas

akan mengeluarkan uang mereka dengan patuh, bahkan beb

suka menggertak yang lemah, Rai

atas perilakunya!" kata Raivan dengan marah, sudut bibi

kesalahannya karena mereka sekelas, dia pasti sudah seperti teman-teman lainnya

ng, siapa Ra

bisa pergi untuk memohon pada orang lain? Sudah s

ergi jauh, Raiv

jaran yang kosong, Raivan me

um terselesaikan, kena

asti akan patuh. Kredit ini menentukan apakah nilainya memen

u." Rendi berbalik dan membuka telapak tang

erkata, "Aku tidak punya, tapi aku punya ba

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
“Setelah mengumpulkan sedikit yang aku peroleh dari pekerjaan paruh waktuku, aku akhirnya bisa membelikan pacarku kue untuk ulang tahunnya dan mengejutkannya. Sedikit yang aku tahu bahwa aku adalah orang yang terkejut-- Aku menemukan pacarku selingkuh dengan pria lain tepat di depanku! Dia menginjak-injak seluruh martabatku dan mempermalukanku. Semua karena aku adalah orang miskin. Aku berjalan pulang dengan hati yang hancur, tidak tahu apa yang menungguku di rumah. Kepala pelayan orang terkaya di negara itu muncul di depan pintuku. Baru pada saat itulah ibuku memberi tahuku kebenaran yang mengejutkan-- aku adalah pewaris Grup Nelson. Keluarga Nelson dikenal memiliki banyak properti mewah di seluruh negeri, dan aku akan mewarisi semuanya. Ini adalah kesempatanku untuk membalas dendam dan mengambil kembali martabatku Setelah membeli setelan desainer dan naik mobil mewah, aku muncul di hadapan mantan pacarku. Ketika dia melihatku, dia berlutut dan memohon belas kasihan. Dia menangis, "Aku sangat menyesal telah mengkhianatimu. Bisakah kamu memberiku kesempatan lagi?" Senang rasanya melihat orang-orang yang dulu meremehkan dan menghinaku sekarang bersujud di kakiku dan bergegas menyanjungku. Tetapi aku bahkan lebih puas ketika aku berbalik dan mengabaikan mereka, menuju ke rumah baruku yang bernilai miliaran. Mulai sekarang, uang tidak lebih dari serangkaian angka bagiku. Seorang reporter pernah bertanya padaku, "Tuan Nelson, apakah Anda menyukai uang?" Aku meletakkan cerutuku dan mengucapkan kata-kata yang akan menggemparkan dunia, "Aku tidak suka uang. Aku hanya suka menghabiskannya."”