“Ketika sepasang suami istri yang sudah bercerai, harus kembali bertemu demi memberikan yang terbaik untuk buah hati mereka. Kalau seorang anak, hanya bisa diurus. oleh Ibunya. Patutkah suami menyerahkan kepengurusan anak kepada istrinya saja, dan suami lebih sibuk kepada keluarga barunya? Kalau seorang Ayah kangen pada anaknya. Bisakah ia melihat anaknya barang sebentar? Patutkah sang istri mencegah, dan menghindarkan suami dari sang anak. Apa yang terjadi, jika seorang istri yang single parent. Dan suami yang kurang perhatian pada anaknya, kini dipertemukan dalam kondisi anak mereka yang sedang bertarung nyawa...”