“Tidak pernah diharapkan, tidak pernah dianggap ada, dan selalu salah di mata siapa pun. Itulah Vinessa. Gadis cantik, baik, dan periang itu selalu dianggap hina akan keberadaannya. Namun, tak pernah sekalipun ia membenci keluarga dan orang-orang di sekeliling, baginya apa yang mereka ucapkan mungkin benar adanya. Sehingga ia sudah terbiasa akan hal itu. Bagaimana perjalanan hidup seorang Vinessa?”