icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Diamnya Istriku

Bab 10 5 Minggu

Jumlah Kata:753    |    Dirilis Pada: 12/04/2022

ji ya jan

gkok di hadapan Ayu, sembari

alahan?" tanya Ayu sejurus kemudi

amping Abang

at aku berani jujur mengatakan yang sebenarnya meskipun aku tahu itu akan sangat menyakiti hatinya. A

i depanku membenarkan kalau a

atas, dia berusaha menahan

irrullah

ar, sungguh itu membuat hati ini bagai tersayat mendeng

aksi atas nama Tuhan, aku percaya Bang, tapi kenapa hari in

bisa di gerakkan saat lagi-l

h aku waktu untuk mence

at dudukku, entah apa yang har

n kami jadi kikuk tak ada perbincangan apa pun hingga keesokan hari Tiara tak mengatakan apa pun, aku pikir tidak ada yang terjadi di antara kami, dia terlihat bersikap biasa seolah tidak terjadi hal yang besar. Beruntung Ayu tak menolak ajakkanku untuk mengantarnya periksa kehamilan kali ini kuajak dia periksa di rumah sakit setahuku di sana ada Dokter Spesialis Kandung

Ayu masuk, ketika pintu dibuka terlihat

ipisahin, tuh Ayah kamu susul kita ke sini Dek," ucap Ti

ketemu Ti

diam dia berlalu masuk k

an Ayahnya," ucapnya sambil berusaha meraih lenganku, refleks aku langsun

in aja, aku tunggu di

kar jaket dengan orang lain sekaligus membeli jaket itu seharga 300 ribu, tak apalah yang penting aku bisa selamat dari Tiara. Benar saja saat aku berjalan di depannya dia tidak mengenaliku. Aku segera kembali ke ruangan tempat Ayu diperiksa, ketika aku membuka pintu, Ayu dan dokter kandungan itu tampak sangat akrab. Setahuku Ayu tipe orang yang

kku," ucap Ayu mengenalkan Dokter pe

ya Maura saya sampai

pa Pak," u

Ra, dia kan kakak

lau ada waktu jangan

engerti apa

kami pamit ya

amitan Maura kemb

brol sama Maura, k

u ingin tahu tentang hal ini padanya, tak biasanya aku begitu, tetapi kenapa senang seka

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Diamnya Istriku
Diamnya Istriku
“Seorang istri bisa kuat saat rumah tangga diuji dengan harta tapi saat pengkhianatan terjadi itu akan sangat melukai harga dirinya. Hingga dia pun meminta pada sang Pemilik Hati, agar suaminya kembali ke jalan yang benar. Bukankah hati hanya segumpal darah, bahkan sebuah batu sekalipun jika ditetesi air terus menerus suatu saat akan berlubang, apalagi hati. Dialah Ayu, Istri yang memilih mengadukan setiap masalah rumah tangganya langsung kepada Tuhannya.”