icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dilamar Tuan Duda

Bab 8 Pertemuan Sea dan Orang Tua Rain

Jumlah Kata:1158    |    Dirilis Pada: 21/03/2022

tempat-bersandar," ucapnya dengan

i om-om itu, akhirnya menyerah dan membia

enjauhkan Sea dari pelukann

gan sorot mata terheran-heran, ia merasakan duka mendalam yang

engekorinya di belakang sembari mengelap b

i gadis yang juga menghentikan langkah di belakangny

acam-macam tentang s

ima kasih! Lihat ini bajuku basah, c

an," desisny

ma sekali selama di dalam mobil. Suasana menjadi kaku sem

a kenali. Rumah modern dan aksen dinding batu alam dengan halaman yang

ni?" tanya

n mengeluarkan lima lembar uang berwarna merah, lalu d

ajumu yang basah beserta

lokasi proyek. Kenapa aku dibawa lebi

nyuruhmu masuk m

rlakuan Rain yang kembali me

" ketus Rain yang suda

yang ia rasa pernah mendengarnya suaranya.

abar, Cantiik?" sapanya sam

, Sayang?" tany

ebar. "She is a sister at the z

orot mata Sea yang begitu senang bertemu gadis itu

waktu tersesat di

Maya, tapi kamu?" Rain mencoba memperjelas apa yang ter

a? Ooh, ma

is my se

uatu sepertinya ada yang

itu Maya asisten Om dan mamanya Cyra itu Hanna ... yang k

yra ini

a masuk, tetapi Cyra menahan tangan

ain sama Kakaak,"

matanya seraya berpikir sejenak, "Ya udah ... tapi Cyra jad

Cyra melepas genggaman ayahnya agar bisa menarik lengan Sea. Kemudian mereka m

an cara Sea bermain dengan putrinya. Sesekali mereka tertawa bersa

ang dahulu selalu ada untuk Cyra, tak per

menyibukkan diri agar tak terlalu larut dalam duka. Sudah cukup saatn

masuk di depan rumahnya, Rain p

g tuanya. Tampak kaca-kaca di pelupuk matanya seperti mera

egera memeluk putr

gak bisa papamu tinggalin. Kamu yang kuat, y

Lily. Sementara William menepuk-nepuk

nya, lantas segera berlari menghampiri keberadaan Lil

Opa! Kamu lagi ngapain di

ma kakak, Opa. Opa

pan Cyra. Ia mencoba menerka sesuatu y

lusinasi 'kan karena ditinggal mamany

eorang gadis yang rambut panjangnya semrawut setelah be

i-kali di samping itu Lily terbelalak

ikum. Saya Sea," sa

-salam," jawab

ya yang masih tidak percaya akan

nyata?" tan

k memastikan. "Papa bicara dengan siapa tadi?" Rain berp

an Rain membantu menunjuk dahi Sea dari d

ww

asih manusia, tau!" Rain terbahak dengan guyonannya. S

karena tak ada yang tertawa dengan candaannya tadi

rsama. Cyra-lah yang paling antusias bercerita

*

Rain mendapat pesan singkat dari Angk

uang kerja diikuti

makan siang di restoran ma

h ada janji. Kamu dulu

Hendra akan mengant

h jam makan siang, ada pertemuan kecil dengan Golden Corps, kalau saya belum

lanjut Rain sambil m

k, P

*

dividu eks sekolah hukum. Mereka berlalu lalang dengan

Suara yang tida

kasa, maaf m

k, mari ke

anah dan hasil DNA di dinding memang milik Almarhumah istri Anda, akan tetapi ...

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dilamar Tuan Duda
Dilamar Tuan Duda
“Rain-seorang duda yang kehilangan istrinya karena dibunuh-bertemu seorang gadis muda dan meminta untuk menikahinya secepat mungkin. Mengapa Hanna, sang istri, mati terbunuh? Lalu, mengapa Rain meminta Sea, seorang gadis SMA, untuk menikahinya, padahal ia baru mengenalnya?”
1 Bab 1 Kematian Hanna2 Bab 2 Cyra Menghilang3 Bab 3 Dipanggil Om 4 Bab 4 Menculik Sea di Jalan5 Bab 5 Mencari Jejak Pembunuhan yang Tertinggal6 Bab 6 Hasil Autopsi Hanna7 Bab 7 Prediksi Kasus Pembunuhan8 Bab 8 Pertemuan Sea dan Orang Tua Rain9 Bab 9 Hasil Tes DNA10 Bab 10 Ditemukannya Hasil Tes DNA Lain.11 Bab 11 Mengejar Maya yang Kabur12 Bab 12 Ice Cream Strawberry13 Bab 13 Sekretaris Baru yang Cantik14 Bab 14 Benci tapi Cinta15 Bab 15 Kecemburuan RainTerhadap Sea16 Bab 16 Bodyguard baru Sea17 Bab 17 Jangan Menyukaiku!18 Bab 18 Lamaran Mendadak19 Bab 19 Mengejar Kepergian Calon Istri20 Bab 20 Kegalauan Seorang Rain21 Bab 21 Rain yang Salah Tingkah22 Bab 22 Akhirnya, Waktu yang Ditunggu-tunggu23 Bab 23 Akad Nikah24 Bab 24 Cemburu25 Bab 25 Melihat Rain dengan Gadis Lain26 Bab 26 Salah Paham27 Bab 27 Malam Istimewa28 Bab 28 Kecelakaan29 Bab 29 Kabar Mengejutkan30 Bab 30 Kecemburuan tak Beralasan31 Bab 31 Diam-diam Dia Begitu Manis32 Bab 32 Sea Menggodanya33 Bab 33 Kemarahan Bintang34 Bab 34 Marahnya Seorang Rain35 Bab 35 Bintang Mulai Gila36 Bab 36 Papanya Bintang Murka37 Bab 37 Menghibur Sea dengan Caranya Sendiri38 Bab 38 Sea Diculik39 Bab 39 Kesempatan yang Berakhir Tragis40 Bab 40 Sea Membentak Rain41 Bab 41 Akhir yang Diharapkan