icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kepincut Janda Tetangga

Bab 6 Juwi Merajuk

Jumlah Kata:1515    |    Dirilis Pada: 09/03/2022

dur sangat pulas. Juwi sudah benar-benar tersadar saat suar

angka di depan mamanya Devit,

tidak bermaksud ...," ucap

saya?" tanya mama Devit terlihat tak suk

" tanya mama De

ihan dengan Juwi namun Devit memb

i sambil menahan air matanya. Dia yang tak sengaja ikut tertidur bersama Salsa di ruang depan kont

besan saya kalau tahu hal konyol seperti ini? Apa kamu bermaksud me

ni tidur di sini? Apa kata suami dan keluarganya

iri dari duduknya, menggeser kepala

aya." Juwi mengangguk hormat dan penuh penyesalan. Devit han

Sayup-sayup Juwi masih mendengar omelan mama Devit. Juwi mengunci p

an. Juwi menangis tertahan. Sangat merasa kes

duda muda beranak satu. Perasaan yang tadinya tak ada jadi tumbuh subur mengingat s

pagi, olah raga yang memang sudah ditekuni lama oleh suaminya. Napas suaminya sesak dan langsung dibawa ke rumah sakit. Padahal har

i, hidupnya jungkir balik begitu cepat. Selama sepekan suaminya hanya memeluk dan menciumnya juga menc

ayanginya Salsa, seperti Juwi menyayangi suaminya. Juwi memutuskan akan t

h terlelap. Memegang tangan mun

elan. "Kita akan selalu sama-sama sampai Caca besar,

i. Namun pagi ini warung masih tutup dan sepi. Jadilah Devit hanya menyantap biskuit dan segelas teh, duduk di kurs

mpus, saat melihat ibu Juw

," sapa D

evit," sahu

ngnya tutup y

rang sehat. Mau ke pus

alamualaikum." Devit pamit lalu berjalan menyu

lam?Ah...Devit merasa menyesal karena tak bicara apapun saat mamanya mengom

*

ma Nuri dan Amel. Dengan memakai gamis bewarna pink dan jilbab

dengan ramah kepada Sarah dan teman-tema

etemu calon kamu." ucap

yaa dosen kita i

orang keleeess," uca

mar pak dosen ganteng, sholeh, p

ahut Sarah dengan

ertawa cekikikan. Muka Sarah sudah semerah tomat, entah apa

ia pada temannya yang tengah mengepalkan tangan menahan amarah,

n!" jawabnya ketus

Devit tuh," bisik teman lelaki itu lagi, sea

a Jono itu pergi meninggalkan kantin dengan wajah ditekuk. Tato di tangan kanan da

yakan main dan bolos. Pergaulannya bebas, menabur benih dimana saja dan dengan wanit

ik yang menjadi ibu dari anak-anaknya, dan Sar

kelas. Untuk mata kuliah ekonomi syari'ah sangat ke

elah duren denganku saya

*

pesan singkatnya tak dibalas ataupun dibaca oleh Juwi. Rumah Juwi juga sepi, tak terdengar ocehan

ri sholat di masjid, Devit merapikan teras depan yang sudah dipenuhi rumput dan tanama

na pun perkataan ibunya pasti menyakiti Juwi. Devit mengambil dompet dan ponselnya, kem

am enam seperempat Salsa sudah datang pertama kali. Salsa selalu ingin diajarkan baca iqro' paling pertama. Namun jam sudah menunjukkan pukul s

g selalu memanggilnya papa datang. Sampai adzan isya berkumandang dan mereka sholat berjamaah, tak ada tand

mah Juwi sambil m

yo masuk." Bu Nur

engan perasaan berdebar,

ak?" tanya Bu

Bu," dalihnya, padahal ia i

kan lagi Nak, ga

sahut Devit, sambil menyerahk

apa, Bu?" ta

g ...," jawab

... g

agi sambil tertawa. Devit jadi salah tingk

u?" tanya

sama Juwi, sedang no

bicara denga

Ibu pang

elan tiga buah koyo cabe di keningnya. Bau balsem juga menyeruak begitu Juwi keluar kam

ngan malas. Ibu ke dapur me

na sekarang? sudah ke dokte

inya, malas meladeni.

aaf soal kemaren,

utnya datar kemudian berdiri hendak kembali

, mendekati Devit yang juga tersenyum manis

ya, bukan papa, om Devit bukan

a aja!" rengek Salsa

menuntun tangan Salsa

elum kakinya masuk ke dalam kam

, tidak perlu khawatir

nda, tapi saya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kepincut Janda Tetangga
Kepincut Janda Tetangga
“Devit adalah seorang dosen yang akan segera menikahi mahasiswinya, tetapi saat ia terpaksa mengontrak di rumah petakan, Devit malah bertemu dan jatuh hati dengan seorang janda muda bernama Juwi. Bagaimanakah dengan rencana pernikahan Devit? Baca langsung keseruan mereka yuk!”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Mencari Kontrakan3 Bab 3 Tidak Bisa Memasang Gas4 Bab 4 Memperhatikan dari Jendela5 Bab 5 Guru Mengaji6 Bab 6 Juwi Merajuk7 Bab 7 Perhatian Devit untuk Juwi8 Bab 8 Tidak Mungkin Ia Cemburu9 Bab 9 Cemburu Beneran10 Bab 10 Kabar Itu Sampai Pada Sarah11 Bab 11 Jalan-jalan12 Bab 12 Alhamdulillah SAH13 Bab 13 Jono14 Bab 14 Dinodai15 Bab 15 Tidak Sengaja Berciuman16 Bab 16 Cie ... Pengantin Baru!17 Bab 17 OTW Malam Pertama18 Bab 18 Pengantin Baru 19 Bab 19 Menonton Tutorial di Youtube20 Bab 20 Pengantin Baru yang Berkeringat21 Bab 21 Romansa Pengantin Baru22 Bab 22 Percobaan Bunuh Diri23 Bab 23 Pernikahan Sarah24 Bab 24 Tragedi di Pasar25 Bab 25 Tamu tidak Diundang26 Bab 26 Digrebek Warga27 Bab 27 Tragedi Sandal28 Bab 28 Papa Aryo29 Bab 29 Masa Lalu Pak Aryo dan Bu Nurmala30 Bab 30 Sahur31 Bab 31 Berpisah Sebentar32 Bab 32 Begal Sandal33 Bab 33 Menikah Ulang34 Bab 34 Video Akad Nikah Juwi35 Bab 35 Sarah dan Ibunya36 Bab 36 Juwi Terluka37 Bab 37 Melaporkan Sarah ke Polisi (21+)38 Bab 38 Dibawa ke Kantor Polisi39 Bab 39 Kehadiran Jono40 Bab 40 Sarah dikembali ke rumah orang tuanya41 Bab 41 Ke Rumah Mertua42 Bab 42 Sarah Merayu Jono(21+)43 Bab 43 Usaha Sarah Mendapatkan Maaf Jono44 Bab 44 Juwi Belum Juga Hamil45 Bab 45 Terjatuh di Kamar Mandi46 Bab 46 Fitnah dari Mertua47 Bab 47 Fitnah Mertua Bagian 248 Bab 48 Saling Memaafkan(Ending)