icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pelaminan Tanpa Mempelai

Bab 10 Budak yang Dipasung

Jumlah Kata:822    |    Dirilis Pada: 09/02/2022

lagi pingsan dengan keadaan sangat menyedihkan. Bagaikan mayit hidup. Tubuhnya kurus kering, rambutnya berantakan tidak pernah

ki itu memindahkan tubuh Siwi ke kursi kayu, lalu dia sibuk melepas kain alas kasur yang sangat berbau Pesing. Tubuh Siwi sama sekali t

a menyusahkanku saja!" umpat

r, lalu ia tutupi kain sarung milik Siwi yang ia cari di dalam koper. Kakinya beranjak menuju da

r

r

Katanya mau ngajak aku

a sore ini ada janji bersama Rena dan calon mertuanya u

i ya. Aku masih ada meeting untuk showroom baru di

banget batalin. Aku s

a depan kita. Tolong ngertiin aku ya. Aku janj

ah kalau

uk kamu makan malam sam

akasih,

abu lah mentransfer uang. Raka tersenyum senang. Setelah telur cukup matang, Raka pun mengupas kulitnya, lalu memotongnya

alam kamar dan mendapati

! Ba

u

u

u

wi masih saja diam tidak berkutik. Raka menghela napas kasar, lalu meletakkan gelas teh d

gantuk dan tertidur cukup pulas di kursi kayu. Lelaki itu men

agai tak bertulang. Dengan pandangan samar, Siwi menatap sekeliling kamar. Mata itu berhenti pada Raka yang sudah tidur pulas

Siwi turun dari ranjang dengan gerakan sangat pelan. Kain sarung yang tadinya menutupi bagian atas tubuhnya saja, kini ia pakai dengan betul. Ia gulung hingga memutar, lalu ia se

uran dengan sangat deras. Di dalam hatinya merapal doa, agar Tuhan membiar

at melihat telur rebus di atas piring kecil. Ia menyambar makanan itu dengan hat

ak dikunci, ataupun kunci masih menggantung di sana, seperti sebelum-sebelumnya. Dengan langkah pelan, Siwi be

kunci menggantung di pintu. Walau dari kejauhan, Siw

r

oleh ke belakang, karena begitu takut. Jangankan menoleh, bernapas pun ia sangat takut saat ini. Siwi memilih menahan napas sejenak. Pelan ia m

engan jemari sudah memegang handle pintu d

k

k

ee

u

r

r

r

Berhe

hasil melarikan

*

n nulisn

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pelaminan Tanpa Mempelai
Pelaminan Tanpa Mempelai
“Sequel dari novel 'Enam Tahun Tanpa Malam Pertama' Dosa masa lalu orang tua, kini berbalik menimpa dirinya. Ditinggalkan di hari pernikahan oleh sang Kekasih, tetapi malah menikah dengan anak dari musuh besar kedua orang tuanya. Pernikahan seperti apa yang akan ia jalani?”
1 Bab 1 Pelaminan Tanpa Mempelai2 Bab 2 Mengabaikan Nasihat Orang tua3 Bab 3 Samarinda4 Bab 4 Permainan Raka5 Bab 5 Raka Mengambil Paksa Haknya6 Bab 6 Raka Tidak Waras7 Bab 7 Permainan Semata8 Bab 8 Kelaparan9 Bab 9 Siwi yang Malang10 Bab 10 Budak yang Dipasung11 Bab 11 Berhasilkah Siwi 12 Bab 12 Pernikahan Raka13 Bab 13 Kehilangan Semuanya14 Bab 14 Anak Cantik Mirip Raka15 Bab 15 Gila16 Bab 16 Edwin Babak Belur17 Bab 17 Mencari Jejak Siwi18 Bab 18 Menjumpai Raka19 Bab 19 Raka Tidak Waras20 Bab 20 Tangisan Ayumi21 Bab 21 Pertemuan Mengharukan22 Bab 22 Karet Rambut Helo Kity23 Bab 23 Mencari Raka24 Bab 24 Kecelakaan25 Bab 25 Raka Kritis26 Bab 26 Talak27 Bab 27 Memulai Hari yang Baru28 Bab 28 Kenal Tak Kenal29 Bab 29 Membuka Hati30 Bab 30 Dua Wanita dalam Satu Tempat31 Bab 31 Foto Syur32 Bab 32 Jebakan Raka33 Bab 33 Lamaran34 Bab 34 Ciuman Raka35 Bab 35 Menyelidiki Evan36 Bab 36 Apakah akan Rujuk 37 Bab 37 Raka Mengalah38 Bab 38 Mencari Keberadaan Siwi39 Bab 39 Parang yang Menghunus40 Bab 40 Pesan Raka pada Edwin41 Bab 41 Malangnya Erlan42 Bab 42 Rena Melarikan Diri43 Bab 43 Tertangkap44 Bab 44 Permintaan Siwi45 Bab 45 Ketuk Palu Hakim46 Bab 46 Pesta Ulang Ayumi47 Bab 47 Hari Pernikahan48 Bab 48 Malam Pengantin (Ending)