icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menjadikanmu milikku

Bab 5 4. Teman Lama

Jumlah Kata:1409    |    Dirilis Pada: 26/01/2022

eman

*

ggak pernah tahu, ya?" Desi bertanya dengan an

unya tengah berkumpul di ruang ke

olan ringan dengan sang mertua untuk menyel

dan temannya memasuki ruang kerja Papanya

ng bernama Tasya hanya tersenyum simpul mendengar penuturan dari Des

antik di sekolah. Banyak yang menyukai dia, man

Tasya. "Tidak meragukan sih mema

a, pas waktu semester dua, saya harus ik

amu sekarang sudah jadi menantu saya." Tasya semakin merasa tidak en

. "Rasya. Ajak keliling rumah gih, Tasya. Siapa tahu dia merindukan

Zizi yang semakin membu

biasa saja. Buktinya dia bangkit dan mengul

k mau Tasya pun meneri

lu. "Zizi menunggu Kafka saja, ya?" Peremp

*

bantu Bi Rumi yang sedang men

?" Bi Rumi yang sedari tadi diam kini bertanya. Meski

ke sini?" Ava melirik Bi Rumi dengan tangan ya

uga memang Neng Ava tidak berkenalan dengan mereka?" Ava mengerti dari

a sama Ava?" Raut kesedihan kini muncul dari wajah Ava

pun mengelus pundak Ava

ingnya. Setelah selesai ia mengeringka

i ruang keluarga. Sosok perempuan bernama Zizi tidak salah dengar akan dijodohkan dengan

at Ava mengingat masih ada satu lagi wanita yang berada

suami saat melihat wanita itu datang, dan tan

i. Sifat dirinya yang tidak suka berpikiran negatif pada orang lain, membuat perempuan berm

Tasya, Ava hanya berusaha berpikir positif. Itu

di sebelah rak buku penyekat ruangan. Ia menat

hal itu ia tidak dapat melakukan apa-apa. Hanya berdiri me

mah hanya berdua?" Pertanyaan dari tamu sang mertua membuyarkan lamu

mpai mereka bertengkar lalu bercera

ng ia menyampaikan keinginan seperti itu pada orang lain. Seolah pe

rai." Ava melihat betul ucapan itu disertai senyuman yang terkesa

Kalau menantunya tidak bisa memberi cucu? Aku, k

angan Ava terangkat menyentuh dada yang terasa berdenyut nyeri, menahan sesa

ul?" Ava mencoba menulikan pendenga

tidak mandul apa namanya." Tatapan Desi kini beralih pada gadis yang duduk di sa

imang cucu. Kalau anakmu ini mau menikah d

nanti akan iri. Jadi, aku mau mendekatkan Rasya sama Tasya

dari ibu mertuanya. Tidak ingin sakit lebih dal

ihat suaminya tengah asyik mengobrol di taman belakang rumahnya dengan t

p gadis yang saat ini tengah bersamanya. Tanpa beban Rasya menggandeng ta

nyiksa. Memutuskan untuk pulang sendiri tanpa sang suami. Ava m

u, ya?" ucapnya dengan m

hati, Ava masih mempunyai sikap sopan santu

api bisa sendiri, kan? Rasya masih Mama suruh menemani Tasya so

ya lagi, Ava pun dengan segera ingin berlalu.

a Ava mengembuskan napas lega. Baru saja ia kan

Ava hanya mampu men

dia minum." Tatapan Rasya kini beralih

ang, Mas" ja

Ava hanya mampu diam. Mana mungkin jika ia akan menja

lang," ucap Rasya ketika mel

asya keliling, Sya?" tanyanya cepat-cepat. Tidak ingin

ng akan menghampiri Ava. Pria itu menoleh pada perempuan ya

bilang mau pulang sendiri. Mau memberi kamu quality time ber

va sangat berharap kalau Rasya ak

" Napas Ava tercekat dan matanya terpeja

in jika sang suami akan menuruti

am batu besar, keputusan Rasya begitu menyakitinya. Meski Rasya sempat mem

dari pada mengantar dirinya pulang. Ava dapat melihat

a yang entah kenapa tidak juga mau berhenti mengalir. Ava memutuskan untuk mencari taksi dengan jar

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menjadikanmu milikku
Menjadikanmu milikku
“Kafka harus merelakan perempuan yang ia cintai menikah dengan kakaknya. Menyerah adalah pilihannya. Namun, ketidaksengajaan di malam pertama sang kakak dan kakak ipar yang menjadi miliknya membuat Kafka membulatkan tekat untuk mendapatkan perempuan yang ia cintai kembali. Meski harus merebut dari sang kakak. Aku yang mencintaimu lebih dulu, dengan siapa pun kamu saat ini, kamu akan tetap menjadi milikku.”