icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menikahi Penculik

Bab 4 Pembunuhan Mental

Jumlah Kata:1028    |    Dirilis Pada: 25/01/2022

mat p

ng bahunya. Di depan Amber, Lucy sudah berdiri dan

r bangkit dari tempat tidu

anita jalang menjadi ibu rumah tangga yang baik. Lucu sekali. Tapi Amb

akan lalu pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Apa yang dilakukan Amber persis dengan apa yang di atur ole

mandi. Senyuman tidak henti-henti muncul di wajah wan

k berhenti untuk tersenyum. Wajahnya semakin terlihat mengerikan. Persis sepert

di. Pablo tidak pernah menyiapkan sarapan. Mungkin, kehadiran Lucy bisa membuat rumah ini st

lah Amber duduk, Lucy segera mengikat gad

k Amber. Tubuh gadis itu mencoba ber

l

lagi tersenyum. Wajahnya memerah karena marah. "Berani

hanya

in kau mau mendapatkan hadiah tambahan

gi. Gadis itu sudah kalah. Amber pasrah a

ut manja di bahu Pablo. Pablo tersenyum ke arah istrinya. Pasti pria itu merasa

mata Amber dan mata Pablo tak sengaja bertabrakan. Amber mengirimkan sinyal yang lain yang sampai ke dalam hati Pablo. Sr

pergi." Pablo merasa p

Wanita itu ingin kekasihnya ikut be

ablo beralasan. Pria itu segera pergi da

dadanya sesak karena ketakutan. Rasa panik juga akan memberi efek sakit dua

asakan pisau tajam mengkilat itu di kulit wajahnya. Sangat dingin dan terasa tajam. Amber memejamkan mat

membuang waktu. Kita mulai saja permai

lahap. Meskipun kondisinya terikat, dia tidak akan menolak makanan. Amber kesulitan untuk mendapatkan m

lezat?" tanya Lucy sambil tersenyum l

n memperburuk keadaan. Pisau dapur yang tajam masih ada di samping L

h. Rambut pendek pirang Lucy dengan senyuman lebarnya. Lucy mirip seperti ibu yang baik. T

ucy sedang menyuapi Amber dengan hat

menikmati sarapan pagimu, Sayang." Lucy men

sanya?" tanya

ya sakit akibat ikatan yang kuat. Lucy melirik anak tirinya yang

menunggu. Amber mebatap dapur yang tidak lagi terawat. Ingatannya kembali ke masa lima tahun yang lalu. Saat dirinya beranjak remaja, Dapur ini sangat

erubah segalanya. Seperti permainan

s. Lucy merasa air yang diminumnya sangat amis. Tapi dia mencoba mengha

kain. "Baiklah. Permainan selesai," uc

a aku memasaknya sangat lama agar kau menikmatinya. Aku juga menambahkan banyak

rbalik kembali ke dalam lambung. Sebab Lucy sudah mengikat mulut Amber dengan kain. Amber merasa sangat pu

enderitaan. Air mata yang keluar dari m

inum tadi. Sebab itu adalah air mandi para tikus sebelum kumasak dan masu

ih menyiksa daripada cambukan lima puluh kali yang biasa diberikan Pablo. Lucy benar-benar membuatnya be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka