/0/3877/coverbig.jpg?v=e0c4b40b2a80fe023ea706c3ecd88f77&imageMogr2/format/webp)
ni merupakan hari pertamanya masuk sekolah disalah satu sekolah negri di Jakarta. Di benakn
yang ada di kelas itu. Tentunya dengan tatapan yang menghakimi, mulai dari rambut sampai kaki. Sasa han
tau gimana selanjutnya tanya sama Ibu in
ik
emakin riuh. Bisa dipastikan seis
rhatiannya ke sini sebentar. Kalian dap
dia dong Bu yang kenalkan sendiri..." cel
enalakan dirimu sendiri Nak
di tertuduk. Dia menghela nafasnya, melempar pandangan
ua..." s
semua siswa ya
Shakira Dwita Wijaya, b
.." celetuk laki-l
a hanya bisa terdiam, dugaannya benar kalau hari ini
ya pada jam istirahat ya. Sasa kamu bisa duduk di barisan b
ki, wajahnya tidak terlalu bersahabat dan terkesan tidak peduli dengan yang terjadi di kelas. Sasa berjala
a seorang murid perempuan ya
a," ujar Sas
semeja dengan Sasa. Wajah murid laki-laki itu acuh, tidak peduli dengan ke
aku Sa
ara di depan. Buat apa diulang lagi? Aku
gira kalau respon dari laki
a? Sombong amat jad
hati. Dion memang orangnya
n di dalam hatinya sangat kesal. Sasa membuka tas
ng!" tegur Dio
n. Sampai pulang sekolah, tidak ada perbincangan antara Sasa dan Dion
ng ke arah man
ah Jakarta S
arah dong. Ma
jemput kok De
luan ya Sa. Sampa
Del
di sekolah itu. Wajahnya yang manis, dengan tubuh yang tinggi semampai dan kulitny
uh, sekitar 8 tahun. Sekarang Nino sudah bekerja, tepatnya membuka distro miliknya sendiri. Melihat N
ketika satu motor melewati tubuhny
ngendalikan motornya dengan baik, nyari
g lihat-lihat dulu!" bentak penge
iam. Pengemudi motor itu juga langsung tancap gas. De
pa Sa?" tanya N
gga
li hati-
ya
hat ada motor sebesar itu lagi jalan. Tel
in terus. Aku juga gak mau kok k
bilanging pa
ku juga syok tadi. Sudah d
asa iba. Nino memang paling tidak bisa melihat wajah adiknya cemberut, dia sangat sayang pada S
cemberut, jele
," jawab S
g kamu kenal sama y
gga
atu sekolah kamu,
a, baru juga hari pertama masuk sekolah,"
u, terus gimana hari
seperti Abang
h mendengar
par gak Sa? Ki
elirik
bisa makan sepu
en
ar l
ang aku. Makan sepuasny
kan sepuasnya
elin!" Sasa c
kan di luar deh. Sudah
terse
di sekitaran Jakarta Pusat. Begitu sampai di sana
h Sa?" ta
bawa pulang Bang," ja
lakukan adik kandungnya itu. Tapi dia tidak melarang
sesuatu gak sama kamu?" tanya
Tentang a
ng Tan
Eva? Si
ah," jawab
p wajah Nino. Seolah tidak perc
/0/3877/coverbig.jpg?v=e0c4b40b2a80fe023ea706c3ecd88f77&imageMogr2/format/webp)