icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
DIONESA

DIONESA

icon

Bab 1 Hari Pertama Sekolah

Jumlah Kata:1033    |    Dirilis Pada: 22/01/2022

ni merupakan hari pertamanya masuk sekolah disalah satu sekolah negri di Jakarta. Di benakn

yang ada di kelas itu. Tentunya dengan tatapan yang menghakimi, mulai dari rambut sampai kaki. Sasa han

tau gimana selanjutnya tanya sama Ibu in

ik

emakin riuh. Bisa dipastikan seis

rhatiannya ke sini sebentar. Kalian dap

dia dong Bu yang kenalkan sendiri..." cel

enalakan dirimu sendiri Nak

di tertuduk. Dia menghela nafasnya, melempar pandangan

ua..." s

semua siswa ya

Shakira Dwita Wijaya, b

.." celetuk laki-l

a hanya bisa terdiam, dugaannya benar kalau hari ini

ya pada jam istirahat ya. Sasa kamu bisa duduk di barisan b

ki, wajahnya tidak terlalu bersahabat dan terkesan tidak peduli dengan yang terjadi di kelas. Sasa berjala

a seorang murid perempuan ya

a," ujar Sas

semeja dengan Sasa. Wajah murid laki-laki itu acuh, tidak peduli dengan ke

aku Sa

ara di depan. Buat apa diulang lagi? Aku

gira kalau respon dari laki

a? Sombong amat jad

hati. Dion memang orangnya

n di dalam hatinya sangat kesal. Sasa membuka tas

ng!" tegur Dio

n. Sampai pulang sekolah, tidak ada perbincangan antara Sasa dan Dion

ng ke arah man

ah Jakarta S

arah dong. Ma

jemput kok De

luan ya Sa. Sampa

Del

di sekolah itu. Wajahnya yang manis, dengan tubuh yang tinggi semampai dan kulitny

uh, sekitar 8 tahun. Sekarang Nino sudah bekerja, tepatnya membuka distro miliknya sendiri. Melihat N

ketika satu motor melewati tubuhny

ngendalikan motornya dengan baik, nyari

g lihat-lihat dulu!" bentak penge

iam. Pengemudi motor itu juga langsung tancap gas. De

pa Sa?" tanya N

gga

li hati-

ya

hat ada motor sebesar itu lagi jalan. Tel

in terus. Aku juga gak mau kok k

bilanging pa

ku juga syok tadi. Sudah d

asa iba. Nino memang paling tidak bisa melihat wajah adiknya cemberut, dia sangat sayang pada S

cemberut, jele

," jawab S

g kamu kenal sama y

gga

atu sekolah kamu,

a, baru juga hari pertama masuk sekolah,"

u, terus gimana hari

seperti Abang

h mendengar

par gak Sa? Ki

elirik

bisa makan sepu

en

ar l

ang aku. Makan sepuasny

kan sepuasnya

elin!" Sasa c

kan di luar deh. Sudah

terse

di sekitaran Jakarta Pusat. Begitu sampai di sana

h Sa?" ta

bawa pulang Bang," ja

lakukan adik kandungnya itu. Tapi dia tidak melarang

sesuatu gak sama kamu?" tanya

Tentang a

ng Tan

Eva? Si

ah," jawab

p wajah Nino. Seolah tidak perc

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DIONESA
DIONESA
“Berawal dari pindahnya Sasa ke sekolah baru mempertemukannya dengan Dion. Seorang siswa dingin dan tidak bersahabat dengan siswa perempuan manapun. Sikap dingin Dion membuat Sasa merasa tersiksa, terlebih karena mereka duduk satu meja. Kekacauan yang dialami Sasa ternyata tidak hanya di sekolah, di rumah Sasa juga dihadapkan dengan masalah Papahnya yang sudah memiliki pacar baru. Hal ini membuat Sasa dilema dan murung saat di sekolah. Dion yang diam-diam memperhatikan perubahan Sasa, iba dan mulai mengubah sikapnya. Mereka mulai dekat dan menjadi teman untuk saling berbagi cerita. Dion yang tidak pernah menceritakan siapa dirinya sebenarnya, mulai terbuka pada Sasa. Berawal dari rasa nyaman sampai saling memendam perasaan dihati mereka masing-masing. Cover design by PosterMyWall.com”