Sera
tai atas akh
untuk acara puncak, mata mereka ter
k berada
mereka, di ruang bawa
rat tua dan pemutih k
ngan di tengah lan
i dekat pintu b
dia menggulung lengan kemejanya secara met
kayu di sudut, dengan
i sekitar kata-katanya. "Untuk pencurian. Untuk ras
berl
e ke pipa air dingin yang membentan
aun hitam mahal itu telah disobek ter
sebilah tali k
i belakangnya, men
atanya berbinar dengan ra
anya, suaranya melengking dan m
sejenak dan men
ahnya, suaranya datar. "Ini buruk.
di sini," sungutnya
liklah," perintahny
lindungi kepol
dak mengulit
lan ke be
dak me
dak me
iku pada embun di pipa din
a
am kulitku dengan bunyi
seluruh bahuku, panas
u
i
menemuka
is. P
ang prof
dia tidak melakukan ini karena mara
ya terasa se
uh, aku tidak bisa lagi memb
pi tanpa henti yang
ubuhku. Aku mendengar tetesan *tik-t
sampai merasakan temba
memberi merek
Aku memikirkan tiket London
yang lepas landas, me
awan yang tampak sep
uluh se
a p
berh
engah-engah
uhkan tali
i lantai dengan debu
askan abu dari celananya. "Biarkan dia di sini
u dari sabuknya dan
ngsung
ak mampu m
lantai yang bas
njalar dari tulang belakang
i di atasku
dan meracau, kukira aku me
tangannya melayang seola
amanya dari pintu, suaran
ah selesai? Kembang
menarik tanga
," katanya, suarany
pergi tanpa men
erat itu terb
gan bunyi klik ter
ian dalam
a
uk waktu yang lama, mengg
u kegelapan
u tidak
hal yang tidak bisa mereka hilangka
i lantai ke sudut tempat per
urah yang disembunyikan para
tak jahit di dal
n menuangkan vodka ke pung
u. Suara serak dan liar yang memantul
g ke jarum dengan jaisa menjang
njahit apa
dalam keremangan, dengan tangan gem
bergeta
, layarnya menerang
suk dari
ebuah
rdiri di bawah le
ang men
di milikku,* bunyi
atap la
merasaka
merasakan
merasaka
ti di lantai beton itu, terhany
ghapus
yimpan
yang dingin, jarum masih
lagi menun
nggu kes
/0/36681/coverbig.jpg?v=fd078a63f8ccf3b0bbbcebc446ade530&imageMogr2/format/webp)