icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Tinggalkan Gadis Bisu, Kini Kau Menyesal

Tinggalkan Gadis Bisu, Kini Kau Menyesal

icon

Bab 1 

Jumlah Kata:819    |    Dirilis Pada: Hari ini17:47

tahun bagaikan sebuah persembahan suci, siap memberi

ar Josiah memberi tahu Underboss-nya bahwa aku t

bisa menjadi Don saat masih harus mengasuh hantu bisu. Lexi me

fia demi jalur perdagangan ayahnya

idak terjadi di ruang kerja itu. Itu te

pur yang merosot di bawah kami ke dala

dasar jurang. Lexi menjer

ara berucap "Maafkan ak

mengamankan aliansinya. Dia meninggalkan

bahwa pria yang bersumpah darah untuk melindungik

an itu akhirnya akan

sa

kuburan itu dan menghilang

bukan sebagai anak asuhnya yang hancur, melain

mpak hancur dan memohon pengampunan,

pat ke matanya

aimu telah mati di

a

Gr

kan dalam satu dekade di ujung lidah

dihadiahkan kepada pria yang

r dia memberi tahu sang Underboss bahwa aku tid

ikit terbuka, hanya te

kebenaran untuk menyelinap

ang, wajahnya berseri-seri penuh kebanggaan profesiona

ergi memberi kej

ewaris Vitiello itu

kata itu selama

sia

a na

ngan yang telah memenjarakanku sejak bom mobil merenggut o

Vitiello, meremas ujung gaunku

anganku

seberkas cahaya yang

ada d

ah Glock 19 dengan keanggunan mematikan yang terlatih

bawah komandonya, sed

nting mengenai botol kaca. "Dia ingin perluasan wilayah dise

ters

galih perh

ditariknya dari reru

anjikan lewat sumpah d

dak mendorong pin

an, Mark. Itu beban," Josia

embeku di

aman lembut yang kudengar saat dia m

itu

uara seorang

as pistol. "Aku tidak bisa menjadi Anggota Resmi saat masih mengasuh hantu. Don mengira aku

orong seke

a, tetapi tidak ad

ap minumannya perlahan. "Kirim dia ke fasilitas di S

menu

gu Josiah

engatakan bahwa ak

embali penutup la

k-kl

mang bikin pusing, tapi dia membawa kekuasaan. Grac

tert

wa yang singk

hat rongsokan," katanya sambil memeriksa bid

angkah

menimbulkan suara di

juga, aku ada

h tengg

di sana, terasa berat da

an ka

a sepe

yang kosong, melintas di bawah potret-potret pria ya

dak me

an untuk kesembuhank

ri Dokter E

erbicara kepada

erbicara kepadan

ang dia keluhk

ati di loro

pergi adalah seseorang y

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tinggalkan Gadis Bisu, Kini Kau Menyesal
Tinggalkan Gadis Bisu, Kini Kau Menyesal
“Aku membawa kata pertama yang kuucapkan dalam sepuluh tahun bagaikan persembahan suci, siap memberi kejutan pada pria yang telah menyelamatkan nyawaku. Namun dari balik celah pintu, kudengar Josiah memberi tahu anak buahnya bahwa aku tidak lebih dari seutas tali gantungan di lehernya. Dia memilih menikahi sang Putri Mafia demi kekuasaan, mencampakkanku sebagai rongsokan yang membebani. Pengkhianatan sesungguhnya terjadi di hutan saat sebuah penyergapan mematikan. Tanah longsor menyeret kami ke dasar jurang berlumpur. Aku terluka parah dan terjebak, sementara tunangan barunya menjerit di punggung bukit. Dengan peluru yang beterbangan, Josiah harus membuat pilihan siapa yang akan diselamatkan. Dia menatapku yang tak berdaya, tanpa suara berucap "Maafkan aku," lalu berbalik pergi. Dia menarik wanita itu ke tempat yang aman demi mengamankan aliansi politiknya, meninggalkanku mati sendirian di lumpur yang membeku. Aku terbaring dalam kegelapan yang dingin, menyadari bahwa pria yang bersumpah darah untuk melindungiku telah menukar nyawaku demi sebuah kursi kekuasaan. Dia mengira keheningan dan maut akan menelanku seutuhnya di dasar jurang itu. Dia salah. Aku merangkak keluar dari kuburan itu, membuang identitasku, dan menghilang sepenuhnya dari dunianya. Tiga tahun kemudian, aku kembali ke kota ini bukan sebagai anak asuhnya yang bisu dan hancur, melainkan sebagai seniman terkenal di dunia. Ketika Josiah muncul di pameran seniku dengan wajah hancur memohon pengampunan, aku tidak menggunakan bahasa isyarat. Aku menatap tepat ke matanya dan akhirnya berbicara dengan suaraku sendiri. "Gadis yang mencintaimu telah mati di jurang itu, Josiah."”