Bi
ema seperti tembakan pistol da
, rasa percaya dirinya go
" katanya, suaranya sedikit be
aku celemekku dan mengeluarka
rwarna hitam dengan hanya sat
h menggunakanny
ekan no
u berderi
h suara berat da
maw
ah
am," kata
n hening
i?" ta
Lounge
atu
lokasi. Personel terancam.
bergesekan dengan lantai
ter
nku. Rasanya berdenyut, ku
" ka
serigala-serig
ap. "Aku mau Cakra di sini. S
er
a. Bawa Dokume
menit, Tu
gan te
itu ke atas meja ko
cel, yang meringkuk di sudut,
ya mulai ber
sakan tawa yang terdengar rapuh. "Kau pikir ka
dan duduk, dengan sengaja ti
kataku. "Kau hanya menyewa tempat di
imuti, terasa ber
at ke dinding, menyaksik
ampingku, tangannya
ersih berisi es. Dia t
ya berj
dian, pintu belakan
l ter
berputa
obos masuk
gat berbintik-bintik di da
saja menatap ke dalam jurang dan m
eisi ruangan
lihat
lihat
ian dia m
ngku. Menempelka
ang-orangnya... mereka ada di luar. Mereka tela
nya, mencengkeram leng
i sini! Dia mengancamku!
cengkeramannya, matanya t
engapa Sindikat Sanja
berd
sengaja, aku me
kannya jatu
or dan bernoda-satu-satunya ha
u hanyalah d
l, Cakra,
nya, suaranya meni
ian
terayun te
langkah
rapi, sepatu hak tingginya berderap
uh dua kali lebih besar dari Adrian,
k memanda
lan lurus
menyerahkan sebuah po
a menjadi
ah surut da
i Lina ke arahku,
utri?"
rlutut," kataku, m
n portofolio i
dengan bunyi debuk
giliranmu
/0/36658/coverbig.jpg?v=c61eba4cc6f8d7340b7ac4db2ed4a77b&imageMogr2/format/webp)