icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Princess Knight

Bab 3 Chapter 3

Jumlah Kata:2551    |    Dirilis Pada: 06/01/2022

ali bertemu dengan anak saya, pasti ada saja acara pelukannya. T

an yang kesempatan banget memeluk-meluk si Merlyn. Tama kesal sekali. Enak sekali orang ini main peluk-peluk saja. Lah dia saja yang sudah bertahun-tahun menjadi pengawal

al 212 KUHP yang berbunyi ; Barangsiapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan kepada seseorang pegawai negeri yang melakukan pekerjaannya yang sah, atau melawan kepada orang yang waktu membantu pegawai negeri itu karena kewajibannya menurut undang-undang atau karena permintaan pegawai negeri itu, dihukum

ng polisi pasti mati ini kalau kalian keroyok bertiga. Ayah apa tahan tidur di hotel Rodeo eh Oreo sendirian selama dua belas tahun? Bang Tian, Bintang pasti kawin lagi kalau dianggurin selama dua belas tahun. Dan Ban

ngnya dan juga Tama. Galih mendengus. Tinggi badan gadis ini bahkan tidak mencapai bahunya. Tetapi lagaknya sudah seperti seorang Wonder Women saja. Ia tidak sudi ber

ng kamu pakai br

gini saja Abang tidak ingat. Bagaimana mau menangkap penjahat coba?" Merlyn menjawab dengan pandangan seolah-olah ia suda

k milik orang lain dengan cara apapun, itu sudah melanggar Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi E

Lembaga Permasyarakatan itu biasa di sebut dengan nama hotel Prodeo, bukan Rodeo apalagi Or

masuk akal! Kuota yang dipakai tidak seberapa tapi dendanya nauzubillah. Pemerasan ini namanya!" Merlyn mencak-mencak mendeng

nya pada Anda, Pak Chris. setelah saya menjelaskannya, baru Anda boleh berasumsi. Tapi demi Tuhan, biarkan

===========

ya yang sedang memegangi selembar kertas dan terus saja komat kamit membaca dan sepertinya mencoba menghafalnya. Mer sudah berganti paka

di hukum. Kalau bundanya ada disini, biasanya bundanya akan mencoba membelanya mati-matia

jarkan kamu untuk menjadi seorang pecundang. Ingat, tangan mencencang, bahu memikul. Sekarang jelaskan!" Chris duduk berhadap-hada

i lagi kertas yang terus dia tulis dan coret sedari tadi. Berkomat-

takan kronologis kejadian kenapa kamu berbohong pada Tama dan pulang basah kuyub dengan bapak polisi

tat semua biar nggak ada kalimat yang terlupa atau ketinggalan, Yah." Merlyn menjawab bingung. Lah pan tadi mintanya vers

ing untuk diceritakan. Dan yang paling penting, jangan menutup-nutupi kejadian yang

kebingungan dan ketakutan sedari tadi. Istimewa bundanya tidak ada. Merly

enyuruh saya masuk ke dalam mobil patroli karena men

ah ngomong gu

arkoba, pasti sudah bangkrut itu bandarnya karena anak buahnya tertangkap melulu. Asumsi Anda sama sekali t

ng pilih. Semua orang sama kedudukannya di dalam hukum. Putri Anda tadi berada di lokasi penangkapan gembong nar

ti berantem lagi sama Karina gara-gara Mer. Makanya Mer bilang kalau Mer nanti pulangnya dijempu

aterenya, eh baru sejam kemudian sudah padam. Pake hape yang lumayan sedikit dong, Mer. Kamu ini peli

n air sampai 2 meter, tahan debu, ios 12 lagi. Baterenya juga ngga

n iphon* yang Aban

ik onengnya ini mengerti apa mengerti mas

itu cuma satu. Nggak bisa download game ata

meningkat tajam. Tian speechless. Ia tidak tahu lagi harus mena

re, Mer. Karena khusus untuk iphon* aplikasi itu semua bisa di akses di APP store

menghadapi cara berfikir sederhananya Merlyn. Cara Galih menjelaskan sesuatu itu sangat runut dan terkesan tidak

" Merlyn mengangguk-anggukkan kepalanya sendiri. Dia puas kar

u Mer mau neduh di halte, Mer mendengar ada suara tembak-tembakan. Mer pikir lagi shooting film eh rupanya beneran," selama Mer

Ingat, kamu ini

angan gembong narkoba. Tapi akhirnya nggak jadi karena Abang Polisi bilang Mer nggak

ninggi. Lebih baik gadis ini segera beristirahat. Entah mengapa ia selalu jatuh kasihan setiap melihat si Merlyn ini dalam kesulitan. Saudara bukan, teman bukan, pacar apalagi. Tetapi entah ken

hipotermia. Makanya saya, maaf memeluknya sepanjang perjalanan dengan lengan kiri saya selama saya menyetir. Saya berusaha membagi panas tubuh alami saya kepada putri Bapak yang untungnya berhasil. Putri Bapak tertidur di sepanjang perjalanan dalam maaf, pelukan saya. Itulah pen

hnya. Masalah apakah ayah gadis itu mempercayainya atau tidak, itu bukan

n bentuknya. Saya harap Anda tidak akan mengulanginya lagi. Putri saya ini istimewa sekali cara berpikirnya. Dia tidak akan mengerti kalau ia itu dimodusi atau dimanfaatkan sek

ancam. Ada keteguhan dan keseriusan yang nyata di sa

la polisi. Pandangan Chris kini beralih pada Tian. Ada

Nasib baik dia tadi bertemu dengan seorang polisi. Ayah tidak tahu nasibnya akan seper

wa putrinya ke sana. Karena sejujurnya ia takut hatinya nanti akan luluh apabila ia melihat cucuran air mata putrinya. Semua kesalahan memang harus ada konsekuensinya bukan? Bukan masalah hukumannya point utamanya. Akan

man, Yah. Ini pakai ini aja ya, Yah. Mer sudah pilih yang paling lebar dan paling tipis kulitnya. Libas aja Mer pakai ikat pinggang

a tahu konsekuensi dari sebuah kesalahan. Mulai dari berdiri satu kaki, menulis berlembar-lembar dengan kata-kata saya tidak akan mengulangi kesalahan lagi, dicambuk ikat pinggang dan yang terakhir, disekap di gudang bela

au Bapak menghukumnya dengan cara-cara yang lebih manusiawi? Membersihkan rumah, bakti sosial atau menjadi tenaga honore

pun sambil nangis kejer seperti itu kepada ayahnya. Galih yakin sampai di rumah pun dia tidak akan bisa t

a. Anda mau pulang sekarang atau mau saya mutilasi kecil-kecil!" Chris mengamuk ka

lakang rumah. Sesaat sebelum Merlyn menghilang dari ruangan, mereka berdua saling bertatapan. Ada permintaan tolong tak terucap dari kolam air matanya untuk Galih. Hanya sa

lepon seseorang. Untuk pertama kalinya Galih me

or ponsel Marilyn Diwangkara dan alamat

ktif. Akhirnya dalam keadaan hujan deras pada pukul 01.45 dini hari, Galih mendatangi rumah Madeline Nainggolan untuk menemui Marilyn Diwangk

k buahnya tahu akan kelakuan absurdnya ini, entah mau ditaruh di mana mukanya. Ia yang selalu saja menasehati para a

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Princess Knight
The Princess Knight
“Merlyn Diwangkara-si Princess irit dengan tingkat keonengannya yang hakiki-ingin lepas dari bayang-bayang nama besar Diwangkara's. Kehidupannya yang selama ini bagaikan burung dalam sangkar emas, membuatnya bertekad untuk menunjukkan pada dunia, kalau ia mampu hidup mandiri di atas kakinya sendiri. Sementara itu, Galih Kurniawan Jati-polisi galak namun berprestasi negeri ini-selalu saja ketiban sial setiap kali bersinggungan dengan gadis berpemikiran 'minimalis' ini. Alih-alih menghukumnya, Galih malah acap kali menjadi kesatria berbaju zirahnya. "Anda ini bahkan tidak bisa membedakan mana kucing dan mana serigala. Bagaimana mungkin, Anda bisa survive hidup sendirian di luar sana?" -Galih Kurniawan Jati "Mungkin saya memang tidak bisa membedakan mana kucing dan mana serigala. Tapi, saya tahu apa persamaan mereka ; sama-sama makhluk ciptaan Tuhan. Saya benar, kan, Pak Polisi?" -Merlyn Diwangkara”
1 Bab 1 Chapter 12 Bab 2 Chapter 23 Bab 3 Chapter 34 Bab 4 Chapter 45 Bab 5 Chapter 56 Bab 6 Chapter 67 Bab 7 Chapter 78 Bab 8 Chapter 89 Bab 9 Chapter 910 Bab 10 Chapter 1011 Bab 11 Chapter 1112 Bab 12 Chapter 1213 Bab 13 Chapter 1314 Bab 14 Chapter 1415 Bab 15 Chapter 1516 Bab 16 Chapter 1617 Bab 17 Chapter 1718 Bab 18 Chapter 1819 Bab 19 Chapter 1920 Bab 20 Chapter 2021 Bab 21 Chapter 2122 Bab 22 Chapter 2223 Bab 23 Chapter 2324 Bab 24 Chapter 2425 Bab 25 Chapter 2526 Bab 26 Chapter 2627 Bab 27 Chapter 2728 Bab 28 Chapter 2829 Bab 29 Chapter 2930 Bab 30 Chapter 3031 Bab 31 Chaptet 3132 Bab 32 Chapter 3233 Bab 33 Chapter 3334 Bab 34 Chapter 3435 Bab 35 Chapter 3536 Bab 36 Chapter 3637 Bab 37 Chapter 3738 Bab 38 Chapter 3839 Bab 39 Chapter 3940 Bab 40 Chapter 4041 Bab 41 Chapter 4142 Bab 42 Chapter 4243 Bab 43 Chapter 4344 Bab 44 Chapter 4445 Bab 45 Chapter 45 (END)46 Bab 46 Extra Part47 Bab 47 Extra Part 2