icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pewaris yang Dicampakkan: Menikahi Taipan Tak Tersentuh

Bab 6 

Jumlah Kata:819    |    Dirilis Pada: Hari ini13:45

eti mati. Alisha menatap kosong ke tempat ia berdiri tadi, pikirannya berputar-terlalu cepat, semuanya terjadi terlalu cepat. J

kar, lalu membungkuk ke depan dan meraih menu kertas yang kusut untuk mengipasi pipin

kan dari dekat. Alisha-kau yakin? Menikah dengannya ter

gin itu membakar tenggorokannya, nyaris tidak meredakan api yang berkobar di nadinya. Secara naluriah, ia menyentuh pinggangnya-bayangan cengkeraman panasnya dar

enajam seperti pisau, bebas dari getaran sebelumnya. "Ya cepatnya? Itu membuktikan d

p dengan suara tumpul yang terasa seperti ancaman. Ia duduk di kursi kulit mewah, menyes

imana rasanya, Bos? Dilamar oleh pewaris yang patah hati yang mengira kau... yah, impo

rak naik turun karena gugup-meskipun matanya masih berkilat dengan humor yang sulit ditahan. Tanp

ak terbantahkan," perintahnya begitu Prasetyo mengangkat te

ti, Bapak Wijaya. Haruskah saya menggunakan p

adanya gelap dan selembut beludru, berb

matanya-Adit membiarkan seluruh kekayaan pribadinya rentan terhadap Alisha. Bagi seorang pria yang

iki hati-hati, mencondongkan tubuh ke d

ya dingin, kilatan obsesi di matanya yang membuat darah Kiki berdesir dingin. "Bawa aku ke kantor MK Holdings di New York."

rinya bergerak cepat saat ia membuka persyaratan izin menikah N

ihat bagaimana kau mengubah trau

untuk mendapatkan keringanan yudisial." Ia mengetik email yang singkat dan formal kepada asistennya

eo singkat, terlalu singkat: Semua keringanan y

uatu yang tidak beres. Seolah-olah keringanan itu sudah siap sebelum ia bahkan setuju. Ia mengabaik

Emilia, menariknya kembali ke kenyataan.

a, dokumen dana perwalian yang bisa menjatuhkan Bagus dan Fino, semuanya tersembuny

keras. "Untuk terakhir kalinya. Aku harus mendapatkan

h tasnya. "Kau tidak seharusny

us melepaskan diri dari cengkeraman mereka-untuk selamanya." Perencana strategis itu tel

memancarkan bayangan panjang dan tajam yang seolah-olah meraih mereka. Alisha memeluk

tidak ia ketahui adalah bahwa "rencana" Adit tidak ada hubungannya dengan PR-atau bahkan Bagus dan Fino. Keringanan yudisia

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pewaris yang Dicampakkan: Menikahi Taipan Tak Tersentuh
Pewaris yang Dicampakkan: Menikahi Taipan Tak Tersentuh
“Aku memberikan tiga tahun masa mudaku untuk Fino, bahkan menolak tawaran karier di Eropa demi mempertahankannya. Namun, saat aku menunggunya di bandara, notifikasi dashcam mobilku tiba-tiba menyala. Di layar ponsel, aku melihat tunanganku sedang mendesah hebat, bercinta dengan adik kandungku sendiri, Shanti, di kursi belakang mobilku. Saat aku memutar video perselingkuhan menjijikkan itu di ruang keluarga, reaksi mereka justru membuat darahku membeku. Paman dan bibiku tidak marah pada mereka, melainkan menunjuk wajahku dan memakiku habis-habisan. "Ini semua salahmu! Kau terlalu dingin dan gila kerja, wajar jika Fino mencari kehangatan dari adikmu!" Tanpa rasa bersalah, pamanku langsung mengalihkan status pertunangan itu kepada Shanti demi menjaga harga saham perusahaan, sementara Fino menyeringai dan menawariku uang tutup mulut. Mereka bersekongkol membuangku seperti sampah, memutarbalikkan fakta, dan bersiap merampas habis dana perwalian peninggalan kakekku. Tiga tahun kesetiaan dan pengorbananku untuk keluarga ini dibalas dengan tikaman dari punggung oleh orang-orang yang paling kupercayai. Mereka pikir aku wanita lemah yang akan menangis memohon dan hancur tanpa nama besar keluarga. Tapi mereka salah besar. Malam itu juga, aku mengemas semua dokumen rahasiaku, melangkah keluar dari rumah beracun itu, dan langsung menemui Aditya Wijaya-paman kandung Fino, sang miliarder kejam yang paling ditakuti di Wall Street. "Aku butuh nama besarmu, mari kita menikah," tawarku padanya. Jika mereka pikir bisa menginjak-injakku, maka aku akan kembali sebagai bibi mereka dan meratakan seluruh keluarga ini ke tanah.”