icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istrinya yang Tak Diinginkan: Sang Jenius Teknologi Tersembunyi

Bab 3 

Jumlah Kata:617    |    Dirilis Pada: Hari ini13:44

t gedung apartemen mewah itu, roda kopernya m

l taksi menu

engangkat koper berat itu ke bagasi sendiri, membant

ke luar jendela. Cakrawala Manhattan yang berkilauan dan mewah-"s

berhenti di depan sebuah bangunan

oridor sempit yang remang-remang hingga dia me

ntel paritnya dan mengeluarkan ku

itu berputar dengan bunyi klik yang berat dan

pu sorot bergaya industri yang hangat berke

ra dipenuhi aroma menenangkan dari kain

esar, dikelilingi oleh mesin jahit kelas ata

di sudut ruangan. Jari-jarinya bergerak cepat di atas keyboard, men

buka. Dia dengan hati-hati meraih ke dalam dan m

enyegel pembukaan dan menu

ur keluar. Itu adalah gelar Ph.D. dalam Ilmu

ibusana edisi terbatas yang asli. Setiap halaman memiliki tanda ta

engan ujung jarinya. Tatapan kosong tanpa kehidupan di matanya per

kayu dan membuka laptop lama yang rusak ya

oard, melewati protokol keamanan dan masuk langsung ke

l baru dan mulai menyusu

ukulan fisik, memutuskan satu lagi ikatan den

pekerjaan dukungan teknis yang tidak berguna yang telah dia

Dia berbalik dan melihat sebuah foto

berdiri di samping desainer adibusana l

selnya dan menggeser ke nomor yang

"Tante Klema. Aku sudah memikirkannya

dia bisa membangun kehidupan yang sempurna dengan caranya sendiri. Kini, fantasi naif itu tela

i layar selama tiga detik pe

pesan yang terkirim bergema jela

ergetar. Untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun

il dan sederhana di sudut studio, d

dan kayu, dia menutup matanya da

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Istrinya yang Tak Diinginkan: Sang Jenius Teknologi Tersembunyi
Istrinya yang Tak Diinginkan: Sang Jenius Teknologi Tersembunyi
“Di malam perayaan ulang tahun pernikahan yang ketujuh, asisten Cornelius mengabarkan bahwa pria itu sedang rapat bisnis penting dan tidak bisa pulang. Namun, sebuah berita gosip di ponsel mengarahkan langkah Cassandra ke sebuah restoran mewah. Di sana, dia melihat suaminya sedang tertawa bahagia bersama cinta masa kecilnya, Halle, dan putra kandung Cassandra yang berusia tujuh tahun. Dari celah pintu, Cassandra mendengar suara nyaring putranya. "Mama sangat membosankan, aku berharap Tante Halle adalah mama kandungku." Cornelius tidak membela istrinya sama sekali. Dia malah tersenyum penuh kasih dan mengacak-acak rambut putra mereka, membenarkan ucapan kejam itu. Lebih hancur lagi, saat Cassandra membongkar robot usang pemberian suaminya, dia menemukan sebuah rekaman tersembunyi dari tujuh tahun lalu. "Kenapa kau tiba-tiba menikahi mahasiswi miskin itu, Cassandra?" "Karena dia mudah dikendalikan, tidak punya daya tawar. Dia hanya tameng sementara yang sempurna sampai Halle mau menetap." Darah Cassandra terasa membeku. Selama tujuh tahun, dia rela membuang gelar Ph.D. dari MIT dan menyembunyikan identitasnya sebagai desainer adibusana legendaris hanya demi menjadi vas bunga pajangan di Keluarga Wijaya. Ternyata, sejak detik pertama, pernikahan ini hanyalah jebakan jahat yang terencana. Malam itu juga, Cassandra melepas cincin berliannya dan pergi dari rumah itu. Dia mentransfer satu juta dolar hasil jerih payahnya sendiri ke pengacara perceraian paling kejam di New York, lalu mengunci foto-foto perselingkuhan suaminya di server awan terenkripsi. Sudah waktunya sang istri pajangan ini mengambil kembali hidupnya dan menghancurkan mereka.”