icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menikahi Paman Mantan yang Seorang Miliarder Berkuasa

Bab 3 

Jumlah Kata:594    |    Dirilis Pada: Hari ini13:38

dan sempit. Hardian menekuk le

ya menyentuh kain jas pesanan khusus miliknya. Panas tubuhn

pukulan fisik. Otaknya salah fungsi.

berputar, berubah menjadi jalanan New York yang mem

knya. Keluarga Wijaya telah mengusirnya tanpa sepese

embeku. Dia ingat mendengar suara Seraphina yang manis d

suara. Mati saja di jalan, Anissa.

Dadanya sesak. Dia tidak bisa bernapas.

ngkeram pinggangnya, memegangnya erat. Dia menarik

muruh tepat di telinganya,

ris rahangnya yang tajam dan sem

g di atas tubuhny

kamar mayat yang steril. Dia telah melepas mantel wolnya

ribadinya menyerbu Kediaman Wijay

Long Island, mengadakan pemakaman untuk seorang wanita

dia kembali? Alam semesta telah memberinya kesempatan kedua, pembalikan nasib yang ajaib yang menentang semua logika. Dan dalam kehidupan baru ini, satu-satunya pria yang dia tahu bisa dia percayai adalah pria yang telah menunj

a mencengkeram lengannya.

rentanan itu jauh ke dalam perutnya dan menggele

ya," bisiknya, suaranya mengeras seperti baja.

ahan samar di sudut matanya. Kegelapan yang ke

dio. "Tuan. Layar aula utama su

epi kerudung renda miliknya. Kelembutan sentuhannya benar-bena

ara serak rendah, "kau adalah Ratu Sosialita Manhattan.

udian, akord megah dan mengesankan dari pa

buka oleh dua petugas. Cahaya putih menyilaukan da

ya, matanya berubah menjadi kepingan es. Dia tampak

nis denganmu,

nya berkedut. Senyum sinis yang ge

disusun sekarang," Hardian mengorek

ribu mata dan lensa kamera l

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menikahi Paman Mantan yang Seorang Miliarder Berkuasa
Menikahi Paman Mantan yang Seorang Miliarder Berkuasa
“Di hari pernikahanku, tunanganku Connor meninggalkanku begitu saja di altar. Dia berlari keluar gereja dalam keadaan panik hanya karena mendengar kabar bahwa adik angkatku terkilir di lokasi syuting. Di kehidupan masa laluku, aku menangis sampai tenggorokanku berdarah, memohon padanya untuk tidak pergi dan mempermalukanku. Namun, keluargaku justru menyalahkanku. Ibuku memaki bahwa aku terlalu menyedihkan untuk menahan seorang pria, lalu mereka merampas semua aset perwalianku dan mengusirku tanpa sepeser pun ke jalanan New York yang bersalju. Di saat suhu dua puluh derajat di bawah nol, aku menelepon mereka dengan jari yang membeku. "Mati saja di jalan, jangan sampai berdarah di karpetku." Itu adalah pesan suara terakhir dari ibuku sebelum aku benar-benar mati kedinginan. Ironisnya, satu-satunya orang yang datang mengambil jasadku dan memberiku pemakaman yang layak hanyalah Hardian Prakoso, paman Connor yang dikenal sebagai tiran kejam di Wall Street. Sampai napas terakhirku, aku tidak mengerti mengapa darah dagingku sendiri begitu membenciku dan rela menghancurkanku hingga mati hanya demi seorang anak pungut. Ketika aku membuka mata kembali, aku mendapati diriku berdiri di depan cermin dengan gaun pengantin, tepat di hari Connor mengkhianatiku. Kali ini, saat dia berbalik untuk lari, aku tidak meneteskan air mata sedikit pun. Aku membiarkannya pergi, menampar wajah adik angkatku yang berpura-pura bersedih, lalu berjalan lurus meninggalkan keluargaku menuju ruang VIP gereja. Aku menatap pria paling berkuasa di ruangan itu dan menjatuhkan bom. "Connor meninggalkanku di altar. Sebagai gantinya, pamannya bisa menikahiku sekarang juga."”