o
nyaksikan bentuk Maybach yang mungil dan ramping melaju
g pintu, meremas-remas tangannya di celemeknya. "Nyonya Gunaw
di dekat lemari. Koper itu tampak seperti benda asing, penyusup di ru
ap
kata Auli
ipis. Aulia berdiri, terengah-engah. Dia harus keluar. Dia tida
ngga servis sepanjang tiga puluh lantai. Kakinya terasa terbakar,
otomatis menuju deretan restoran di Kawasan Elit Timur. Dia mendapati dirinya berdiri di seberang jalan
at favorit Clar
menarik kerahnya ke atas. Melalui kaca, restoran itu ber
sana
Meja t
berwarna darah segar, payetnya menangkap cahaya lilin. Dia menyandarkan kepalanya ke belakang, tertawa m
mereka, seorang ratu k
annya kepada Clara. Clara membuka mulutnya lebar-lebar, menerimanya dengan rakus, coke
sempurna. Seorang ibu, se
a adalah wani
ebuah notifikasi. Adelia Dwi Prakos
kunci layar. Dia mengetuk cincin berwapandang Adelia di meja. Kamera fokus pad
ra Adelia mendesis dari speak
! Tante Adelia seribu kali lebih baik dari Mama. Mama
menatap mereka dengan seringai santai dan memanjakan. "M
itu be
ponselnya. Duni
ha
a begadang memegang tangan Clara saat demam sementara Baskara "sedang konferensi." D
u adalah penindasan. Kelalaian
merasa mual. Dia berbalik dari jendela, terhuyung-huyu
i!" benta
ri sampai paru-parunya terasa terbakar, melarikan d
angsung masuk ke ruang kerja Baskara. Bau cerutunya mengg
an. Jari-jarinya memutar kombinasi. 10-14-05. Ulang tahunnya. Baskara telah menga
terasa sep
. Di dalamnya, tersusun di bawah akta dan obli
ulang tahun pernikahan mereka untuk pergi ke pesta kapal pesiar Adelia. D
menyalakan lampu baca kuningan. Cahaya m
af 4, Klausul B. Hak asuh bersama dimin
up pena. Tinta it
lara. "Seribu kali l
an pengacara Baskara, dia akan kalah. Dan bahkan jika dia menang, Clara akan membencinya.
tas. Air mata akhirnya lolos, pan
garis hitam tajam me
an tunjangan. Dia men
galkan mereka satu sama lain. Itu satu-
erkedip dan berbunyi bip-hadiah dari Baskara. Di sudut, berdebu, a
aru yang dia beli untuk malam ini. Dia berjalan
Dentang
hantam dasar bergema
onselnya bergetar lagi. Sebu
rima kasih sudah membiarkanku mencuri perhatian di hari ul
tidak mengetik balasan.
ntuk mem
menatap balik-mata kering, rahang mengeras. Wan
-
/0/34537/coverbig.jpg?v=8b8d0110cb910c8ee2887e6a1372d162&imageMogr2/format/webp)