icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cincin Kawin Berukir Nama Lain

Bab 4 

Jumlah Kata:397    |    Dirilis Pada: 08/12/2025

nda

rmadi yang sedang bersiap-siap. Dia baru saja m

tar sedikit. "Biarkan aku bantu,"

pantulan cermin, sen

ngan rapi. "Aku akan ik

a akan merapikan dasinya, berhenti di

k akan marah pada Zara," kata

aku menumpahkan minuman ke gaun Zara karena cemburu. Atau dua tahun lalu,

a gila yang merebut tunangan adiknya. Tapi sebenarnya,

ia tidak bisa menolakku,

Tapi setelah itu, kita harus kabur diam

ngguk. "T

anya agar aku tidak mengganggu Zara. Dia menjadikan aku bayangan, agar Zar

keributan. Aku datang untuk mengucapkan selamat tinggal. Selamat tingga

mpu berkelap-kelip, musik mengalun keras. Par

enar luar biasa! Sudah hamil, dinominasikan pengha

il dengan biola khusus itu mala

alu bisa menipu semua orang. Dia tamp

anganku," katanya, suaranya manja. "Lagu

otak yang dulu aku kira adalah hadiah untukku. Kotak yang

lelang yang Permadi ikuti. Aku berpikir itu akan menjadi ha

inkan!" seru para

a itu, senyum kemenanga

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cincin Kawin Berukir Nama Lain
Cincin Kawin Berukir Nama Lain
“Di ulang tahun pernikahan ke-7, suamiku membatalkan nominasi penghargaan musikku demi adik angkatku yang 'hamil'. Saat aku memeriksa cincin kawin kami, terukir nama wanita lain di bagian dalamnya: Zara. Malam itu, aku memutuskan untuk 'mati' dalam kecelakaan pesawat agar bisa menghancurkan mereka semua. Selama tujuh tahun, aku hidup dalam kebohongan, menjadi penulis bayangan bagi Zara, membiarkannya mencuri jiwaku di bawah sorotan lampu panggung. Aku mengira Permadi adalah pelindungku, namun ternyata dia hanyalah sipir penjara yang manis. Tugasnya hanya satu: memastikan aku tetap diam dan terus berkarya untuk kekasih sejatinya, adik angkatku sendiri. Dia bahkan memberikan lagu cinta yang kuciptakan khusus untuknya kepada Zara, membiarkan wanita itu memainkannya sebagai miliknya sendiri. Ketika dia meninggalkanku sendirian di puncak gunung yang dingin demi panggilan telepon Zara, hatiku akhirnya membeku. Cintanya adalah palsu, pernikahanku adalah rekayasa, dan aku hanyalah alat. Jadi, aku merancang panggung terakhirku. Berita kecelakaan pesawat itu mengguncang dunia, bersamaan dengan video bukti plagiarisme Zara yang terunggah otomatis tepat setelah 'kematianku'. Sekarang, saat Permadi menjadi gila mencari jasadku di antara puing-puing dan Zara hancur dihujat publik, aku tersenyum melihat kehancuran mereka dari jauh dengan identitas baruku.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10