icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cincin Kawin Berukir Nama Lain

Bab 2 

Jumlah Kata:421    |    Dirilis Pada: 08/12/2025

nda

Aroma masakan dari dapur mulai tercium samar. Dia menarik

gema di dadaku. "Zara hamil! Dan itu belum semua, dia j

hamil? Dan dinominasikan penghargaan? Aku menelan ludah

Aku sudah minta dia untuk tidak terlalu lelah," lanjutnya. "

song ke depan. Pesta? Merayakan kehamila

menghela napas. "Mungkin kau sebaiknya di rum

an? Penghargaan apa?" tanyaku,

"Penghargaan Musik Nasional. Buka

"Aku sudah mengirim demo l

nya begitu lembut, begitu menenangkan. Seperti dul

ntuk membatalkan pendaftaranm

, tidak percay

a kita sekarang. Kita sudah tujuh tahun menikah, sudah sa

di bibirku. Anak? Aku menutup mata,

engutarakan keinginanku, Permadi selalu menolaknya. "Kita masih muda, sayang. Ayo

uk membatalkan pendaftaranku? Alasan yang sam

ku meraih panggung yang sama, tidak ingin aku menyaingi adik angkatku yang rapuh itu. Zara adalah segalanya ba

mpul yang mengoyak-ngoyak jiwaku. Aku tahu, ikatan kami sud

alah bayangan di hidupnya. Aku hanyalah pe

g dia miliki, perhatian yang dia berikan, semuanya untuk Zara. Aku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cincin Kawin Berukir Nama Lain
Cincin Kawin Berukir Nama Lain
“Di ulang tahun pernikahan ke-7, suamiku membatalkan nominasi penghargaan musikku demi adik angkatku yang 'hamil'. Saat aku memeriksa cincin kawin kami, terukir nama wanita lain di bagian dalamnya: Zara. Malam itu, aku memutuskan untuk 'mati' dalam kecelakaan pesawat agar bisa menghancurkan mereka semua. Selama tujuh tahun, aku hidup dalam kebohongan, menjadi penulis bayangan bagi Zara, membiarkannya mencuri jiwaku di bawah sorotan lampu panggung. Aku mengira Permadi adalah pelindungku, namun ternyata dia hanyalah sipir penjara yang manis. Tugasnya hanya satu: memastikan aku tetap diam dan terus berkarya untuk kekasih sejatinya, adik angkatku sendiri. Dia bahkan memberikan lagu cinta yang kuciptakan khusus untuknya kepada Zara, membiarkan wanita itu memainkannya sebagai miliknya sendiri. Ketika dia meninggalkanku sendirian di puncak gunung yang dingin demi panggilan telepon Zara, hatiku akhirnya membeku. Cintanya adalah palsu, pernikahanku adalah rekayasa, dan aku hanyalah alat. Jadi, aku merancang panggung terakhirku. Berita kecelakaan pesawat itu mengguncang dunia, bersamaan dengan video bukti plagiarisme Zara yang terunggah otomatis tepat setelah 'kematianku'. Sekarang, saat Permadi menjadi gila mencari jasadku di antara puing-puing dan Zara hancur dihujat publik, aku tersenyum melihat kehancuran mereka dari jauh dengan identitas baruku.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10