icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Back To School

Bab 5 Tanggal Merah

Jumlah Kata:1034    |    Dirilis Pada: 07/12/2021

malam juga menebar kerinduan untuk mereka yang sedang jatuh-jatuhnya. Malam mampu menc

k bertemu dengan Argan. Dia ingin semua hari tetap hari Rabu, hari dimana mereka berdua bisa d

eeekk....." suara gorden dibuka p

ma mily terdengar samar. "AYO, cepet bang

enoleh jam dindingnya yang bergam

rgegas bangun sambil menanyakan se

buru-buru mandi?" tan

am segini, sih, duuuuh." Mily ngedumel dan mengerucutkan bibirnya. "Mi

a liat, tuh, kalender sebelah pintu." Uc

sah bercanda. Ngga

ya ni, mau sekolah tanggal merah." Sambil te

ya sekarang tidak lagi ke kamar mandi, diteliti satu pe

nggal merah." Mily menggaruk-garuk kepalanya ya

iasanya, Mily, girang banget kalo ada hari

dari depan kalender, sekarang Mily balik menuju kamarnya

h bu Emil. Yang perintahnya cuma dij

n menjadi pengganggu, dia juga memberikan pagi yang palsu. Bukannya cerah, yang diterima Mily justru ungkapan "ah". Matanya gersang, tidak bisa memberikan air untuk telaga bibir yang kering.

pi tau porsi. Ibarat gedung pencakar langit. Jika pondasinya tidak kokoh dia akan roboh. Begitupun, dengan keinginan.

an rasa ketika dengan Argan, kenapa laki-laki yang dia temui hanya sekali, sudah seperti bertemu berkali-kali bahkan tidak terhitung hari. Saat ini, ingin sekali saja Mily memandang senyum yang sama, tidak berubah saat pertama bertemu, saat mereka saling be

terjun, terbang lagi, bahkan bebas, berkibar di dalam relung hatinya

mengusir, tapi yang datang semakin ramai. Tidak ribut, ti

an sebentar. Mengingat, pertemuannya dengan Argan tidak sempat menanyakan bebera

r edges, all your perfect imperfections." Suara nada dering pon

dan Tari. Mereka menyambungkan video call whatsapp di Mily.

aaaaaang." Serempak m

ly menyembunyik

berapa jam tidak bertemu, ditambah lagi tanggal merah hari ini, tak enak ras

g, sih. Ini hari libur loo?"

ah dukun!! Lagi Mily mema

ok tau. Huuuuu.." sahaba

a. Gimana kemarin sama, Kak Argan? Jangan bilang, lo, udah jatuh cinta. Jangan bil

tnya tidak curiga, "Apaan, sih. Nggak lah. Gue, cuma ngobrol biasa aja, ngobrolin kalo mau ada

Imbuh Diwi. "Udah, jujur

ng lagi jatuh tapi sen

i dan Tari. "Gue, nggak

seketika, "Nah, terus maksudny

tu jatuh cinta." Ucap Lani

nggak jelas, woi." Diwi mengha

. Gue, cuma belum mandi, terus laper aja. Sema

sih penasaran dengan ekpresi yan

ipta. Dibarengi dengan tertawa bareng, saling ejek, saling kagum dan saling-saling yang lain. Kemudian obrolan yang semakin memb

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Back To School
Back To School
“Digawangi oleh Diwi, Tari, Lani, dan yang paling kecil, Emily. Mereka berempat tergabung dalam geng "Prit..Prit..Can" ke empat cewek itu memiliki dedikasi yang tinggi untuk tidak mencintai kakak kelas mereka. Jika mengingkari, akan ada punishment. Apa itu? Menumpas ketidakjelasan, kejanggalan-kejanggalan, dan ketidakadilan, sampai menyebut diri mereka dengan sebutan "detektif hiperaktif". Tetapi, SMA Siliwangi mematahkan visi-misi mereka, ada cinta yang tumbuh. Hingga akhirnya mereka menemukan masalah yang sangat besar. Harus mengorbankan perasaan masing-masing, Apa jadinya jika ke empat cewek itu memiliki perasaan yang sama pada satu cowok yang mereka taksir?”
1 Bab 1 10.15 WIB2 Bab 2 UKS3 Bab 3 Pandangan Pertama4 Bab 4 Sepasang Mata5 Bab 5 Tanggal Merah6 Bab 6 Curi-curi Pandang7 Bab 7 Petuah Mama Lani8 Bab 8 Datanglah Pertolongan9 Bab 9 Pertandingan Pertama10 Bab 10 Tawaran Ditolak11 Bab 11 Tawaran Ditolak 212 Bab 12 Galau13 Bab 13 Mulai Tumbuh14 Bab 14 Azzura dan Tim Volly Cewek15 Bab 15 Diskusi Tim Volly16 Bab 16 Emosi17 Bab 17 Kena' Batunya18 Bab 18 Dihukum Lagi19 Bab 19 Ada Marco20 Bab 20 Azzura Licik21 Bab 21 Kekecewaan22 Bab 22 Pengakuan23 Bab 23 Membersihkan Nama Baik24 Bab 24 Titik Terang25 Bab 25 Beda Dari Biasanya26 Bab 26 Kejujuran27 Bab 27 Atur Strategi28 Bab 28 Melancarkan Aksi29 Bab 29 Pertikaian30 Bab 30 Kesurupan