icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Membakar Habis Rumah Empat Kekasih Gadunganku

Bab 4 

Jumlah Kata:469    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

radaanku hanyalah pion dalam permainan Damian untuk mengamankan masa depannya sambil menenan

embantuku masuk ke mobil. Aku berjalan melewati tangannya yang terulur t

g tersenyum. Orang yang baru saja men

an kembali ke Menara Barata, menceritak

ajahku terasa sep

" tanyanya, suaranya lembut.

saja," kataku

ke pusat perbelanjaan mewah yang baru buka? Beli sesuatu yang cantik untu

ampan dan khawatir, dan merasakan ge

elah melakukan beberapa investasi yang sangat sukses." Dia sedikit menco

ajahku untuk pertama kalinya dalam bebera

ah hati, aku akan membiarkannya. Aku akan mengam

ang sunyi. Aku sedang memeriksa tas Birkin edisi terb

. Aku tahu, dengan kepastian mutlak,

ku. Lalu dia menatap mataku dan menunduk, ekspresi ragu-ragu di wajahnya. "Oh, Alina. Kamu mau? Maaf sekali, aku akan lihat

agai saudari yang murah

nya sebuah tas. Kenapa tidak kau biarkan dia memilikinya? Ak

las dan tajam, "kau harus belajar untuk mendapatkannya dengan tanganmu sendiri. Dan satu nasihat: kau mungkin ingin

gan tatapan jijik murni yang ditujukan padaku, dia merebut tas Birkin dar

uaranya geraman rendah. Itu adalah penghinaan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Membakar Habis Rumah Empat Kekasih Gadunganku
Membakar Habis Rumah Empat Kekasih Gadunganku
“Aku Alina Barata, satu-satunya pewaris sebuah kerajaan bisnis global. Ayahku membesarkan empat anak yatim piatu untuk menjadi pelindung sekaligus calon suamiku, tapi hatiku hanya untuk satu orang: Damian Adiputra. Tapi dia tidak mencintaiku. Dia mencintai Luna, seorang anak magang yang dia minta untuk kubiayai. Dia berjanji pada Luna bahwa menikahiku hanyalah sebuah kesepakatan bisnis untuk mengamankan warisanku. Untuk membuatku lebih bergantung padanya, dia merancang sebuah kecelakaan di mana sebuah lampu gantung raksasa nyaris menimpaku. Pelindungku itu terlalu sibuk menenangkan Luna sampai tidak menyadari aku dalam bahaya. Tiga pria lain yang kuanggap saudara justru memihak mereka, menyebutku perempuan jahat yang gila karena cemburu. Setelah nyaris mati itu, cintaku pada mereka lenyap tak bersisa. Aku akhirnya menyerah. Jadi di pesta malam di mana mereka berencana untuk mempermalukanku untuk terakhir kalinya, dengan menyiarkan video rahasiaku yang merindukan Damian, aku tidak menangis. Aku tersenyum. Karena mereka tidak tahu aku punya rekaman pengintaianku sendiri, dan aku akan membongkar semua rahasia kotor mereka satu per satu.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 2021 Bab 2122 Bab 2223 Bab 2324 Bab 24