icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pembalasan Pamungkas Mantan Istri

Bab 8 

Jumlah Kata:393    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

nik swasta kecil. Jaket keluarga Aditama tersampir di tubuhnya.

pelayan, yang berdiri tanpa ekspre

jawab kepala pel

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pembalasan Pamungkas Mantan Istri
Pembalasan Pamungkas Mantan Istri
“Hal terakhir yang diberikan suamiku selama dua puluh tahun, Baskara Aditama, adalah surat bunuh diri. Surat itu bukan untukku. Surat itu untuk Bunga Lestari, adik angkatnya, wanita yang telah menjadi hantu yang menghantui pernikahan kami sejak awal. Dia menembakkan peluru ke kepalanya, dan dengan napas terakhirnya, dia memberikan seluruh kerajaan teknologi kami-hasil kerja kerasku seumur hidup-kepada Bunga dan keluarganya. Selalu saja dia. Dialah alasan anak kami mati, membeku kedinginan di dalam mobil mogok sementara Baskara bergegas menolongnya karena Bunga menciptakan krisis palsu lagi. Seluruh hidupku adalah perang melawannya, perang yang sudah telak aku kalahkan. Aku memejamkan mata, lelah luar biasa, dan ketika aku membukanya lagi, aku sudah menjadi seorang remaja. Aku kembali ke panti asuhan, tepat di hari ketika keluarga kaya Aditama datang untuk memilih seorang anak untuk diasuh. Di seberang ruangan, seorang anak laki-laki dengan mata penuh siksaan yang kukenali sedang menatap lurus ke arahku. Baskara. Dia tampak sama terkejutnya denganku. "Eva," bisiknya tanpa suara, wajahnya pucat pasi. "Maafkan aku. Kali ini aku akan menyelamatkanmu. Aku janji." Sebuah tawa getir nyaris lolos dari bibirku. Terakhir kali dia berjanji akan menyelamatkanku, putra kami berakhir di dalam peti mati kecil.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10