icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ciuman Sang Ular: Balas Dendam Seorang Istri

Bab 8 

Jumlah Kata:1028    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

epon dan berjal

merah darah yang melekat di tubuhku. Brooklyn yang lama menyukai warn

itu sud

alam hidupku. Bukan kehidupan pert

ra, semuanya mengenakan tuksedo yang dijahit sempurna. Dan Keira, tentu saja, dalam gaun

matanya terbelalak. "Kau

terasa seperti

intensitas yang membuat kulitku merinding. "Apa kau akhirnya ak

, begitu yakin pad

ibir yang lambat dan mister

olls-Royce-nya untukku, tapi k

belakang," katanya dengan cemb

menggendongnya, memeluknya seolah

ir, aku memega

a," Andra menjelaskan padaku, tidak men

kang mobil Brama dan Andra, wajahku topeng ket

ke kota, dihiasi dengan bunga favoritku, lili stargazer. Air mancur sampanye yang menjulang tinggi berki

iku, berdengung dengan spekulasi. Mereka semua di sini untuk mel

t air mancur sampanye keti

yumnya semanis racun. Dia mengulurkan sebuah

a, tidak bern

"Buka. Aku memilih

kemudian, dengan satu sentakan pergelang

ar terbang keluar dari k

terhuyung mundur dan

ang hancur, tergeletak potongan-poto

. "Oh, Brooklyn! Aku tahu kau tidak suka had

i ballroom meno

akku ada di sana, mengeli

Baskara, matanya terpaku pa

iah pada Brooklyn," isak Keira, "dan

gkap. Itu adalah kata-katanya melawan kata-kataku

am. "Kau sengaja melakukan ini, kan? Kau hanya

reka bahkan tidak menanyakan ve

aku, suaraku nya

. "Selalu ada saja ulahmu,

upakan ini," desah Andra, seolah-

ai lebih dari hidupku sendiri. Mereka melihatku sebagai pen

suaraku semakin kuat. "Dan

mencintaiku, Brooklyn. Kau selalu mencintaiku. Akui saja

gannya l

an kau," kataku, kata-k

a dan Andra, yang mencoba membujukku untuk t

ereka dariku. Sentuh

ya. Dia mencengkeram lenganku

Jika kau tidak mau melakukan ini dengan cara mu

, ekspresi keja

akan aku camb

erumunan

pada anak laki-laki ketika mereka masih muda dan tidak pa

luh tahun, tampak ngeri. "Tuan Baskara, Tuan, ini hari u

k dari tangan pelayan yang gemetar. "Dia sudah p

mbuk dipegang dengan m

merendahkan. "Dan sebentar lagi, aku akan menjadi

angkat c

mata, bersiap m

mengenai

tu membuatku sesak napas. Aku jatuh berlutut, sutra

g lebih gelap. Aku belum pernah dipukul seumur

anjing yang tidak pa

n dan kemarahan m

dahku melalui gi

gkat cambu

tang!" sebuah suara mem

u berhent

ak, penglih

dang berjalan ke

engesankan dalam setelan gelap yang di

elam

melonjak

atap, sejen

dari lantai, punggungku menjerit protes, dan ber

rasakan rasa aman yang tidak perna

enatap langsung ke kerumunan yang te

membuat pengumuman," kataku, suar

angan dan mengamb

emilih suamiku. Aku memi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ciuman Sang Ular: Balas Dendam Seorang Istri
Ciuman Sang Ular: Balas Dendam Seorang Istri
“Di kehidupanku yang pertama, aku adalah putri angkat kesayangan keluarga Adhitama. Tiga kakakku yang sempurna menghujaniku dengan kasih sayang, dan Baskara, cinta pertamaku, menjanjikanku seluruh dunia. Tapi semua itu bohong. Saat mereka membakar rumah mewah kami, mereka hanya berdiri di halaman dan melihatku terbakar hidup-hidup. Aku bisa mendengar tawa mereka di sela-sela kobaran api. "Dia cuma anak yatim piatu," kata mereka. "Pura-pura menyayanginya selama ini benar-benar melelahkan." Satu-satunya orang yang berlari ke dalam api untukku adalah Gilang Adhitama-paman yang dingin dan jauh, yang kata semua orang membenciku. Dia memelukku saat atap runtuh, berbisik, "Aku bersamamu." Dia mati untukku. Duniaku dibangun di atas kasih sayang mereka, sebuah kebohongan yang sempurna dan mengerikan. Sekarang, aku terbangun lagi, kembali di kantor pengacara, satu minggu sebelum kebakaran itu. Untuk mewarisi kekayaan triliunan rupiah, surat wasiat itu mengatakan aku harus menikahi salah satu dari tiga kakakku-para pembunuhku. Jadi, ketika pengacara menanyakan pilihanku, aku tersenyum. "Aku memilih Gilang Adhitama."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 18