icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pengkhianatan Tak Disengaja Ke-34-nya

Bab 7 

Jumlah Kata:686    |    Dirilis Pada: 29/10/2025

karena hujan deras yang tiba-tiba. Rumah

uduk di ruang

berjalan melewatin

k di sekelilingku dari belakang. "Kamu basah kuy

an. Aku menepis tangannya, kuli

nemukannya menunggu di kamarku

katanya. "Nanti

u melakukan hal yang benar, memenuhi tugasnya. Dulu aku

k kecil. "Pernikahannya dua minggu lagi," katanya, su

diam, hatiku mati, d

ernikahan. Aku a

dan mengajukan visa. Saat aku hendak p

an di sini?" tanyanya, kila

s surat-suratnya," aku berbohong d

ku mungkin akan meninggalkannya, bahwa aku mungkin punya ke

as agar aku bergabung dengan mereka untuk makan

ilih resto

pada Brama untuk membawaku ke tempat hot pot selama bertahun-

na Kayla suka," celetuk salah satu resi

ta apa-apa, men

reka. Aku mendapat kursi barisan depan untuk melihat pengabdiannya. Aku melihatnya mengikatkan celemek untuk Ka

ku begitu erat hingga b

mengambil sepotong makanan dari panci dan menjatuhkannya ke man

akanan yang membuatku

menyingkirka

kan dengan kepala tertunduk, m

Kayla tiba-tiba, matanya terpaku pada

tin itu dengan p

belahku mengulurkan tangan dan merebut k

iakku, menerjang

tajam, alisnya berkerut kesal kar

itu, tapi Kayla "tidak sengaja" menyenggo

dan mendarat dengan desisan d

upkan tanganku ke dalam k

ar ke lenganku. Aku berteriak, menarik ta

g lahir dari ketergantungan bertahun

buk dengan Kayla, yang menangis karena

lembut mengambil tangan Kayla dan meniup titik merah kecil itu, m

nggalkanku di sana, tanganku

a. Ketika aku akhirnya sadar, restoran itu

ku dari panci. Liontin itu melengkung karen

. Larut menja

h mengambil ibu

u. Aku merosot ke lantai, rasa sakit di tanganku terlup

ingin dan kosong i

pernah, sekalip

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pengkhianatan Tak Disengaja Ke-34-nya
Pengkhianatan Tak Disengaja Ke-34-nya
“Tunanganku, dokter bedah terbaik di Jakarta, selalu merawatku dengan sangat baik. Itulah sebabnya pernikahan kami sudah ditunda tiga puluh tiga kali. Lalu, suatu malam di rumah sakit, aku tidak sengaja mendengar percakapannya dengan seorang teman. Dia mengaku bahwa dialah dalang di balik tiga puluh tiga "kecelakaan" yang kualami. Dia jatuh cinta pada seorang dokter residen baru bernama Kayla, dan tidak sanggup menikahiku hanya karena kewajiban keluarga. Kekejamannya semakin menjadi-jadi. Saat Kayla memfitnahku telah menamparnya, dia mendorongku kembali ke tempat tidur dengan kasar dan memakiku gila. Saat Kayla berpura-pura mau bunuh diri di atap gedung, dia bergegas menyelamatkannya, membiarkanku terjatuh dari tepi atap tanpa menoleh sedikit pun. Saat aku terbaring lumpuh di ranjang rumah sakit, dia menyuruh orang memukuli ibuku di penjara sebagai hukuman, dan ibuku meninggal karena luka-lukanya. Di hari pemakaman ibuku, dia malah mengajak Kayla menonton konser. Aku adalah tunangannya. Ayahku telah mengorbankan kariernya untuk menyelamatkan ayahnya. Keluarga kami telah mengikat kami bersama. Namun, dia menghancurkan tubuhku, ibuku, dan suaraku, semua demi seorang wanita yang baru saja dikenalnya. Akhirnya, dia membiarkan Kayla, wanita yang dicintainya, melakukan operasi pada tenggorokanku. Dan Kayla sengaja menghancurkan pita suaraku, melenyapkan kemampuanku untuk bernyanyi selamanya. Saat aku terbangun, tanpa suara dan hancur lebur, dan melihat senyum kemenangan yang licik di wajahnya, aku akhirnya mengerti segalanya. Aku mematahkan kartu SIM-ku, berjalan keluar dari rumah sakit, dan meninggalkan semuanya. Dia telah merenggut suaraku, tapi dia tidak akan bisa merenggut sisa hidupku.”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 1011 Bab 1112 Bab 1213 Bab 1314 Bab 1415 Bab 1516 Bab 1617 Bab 1718 Bab 1819 Bab 1920 Bab 20