icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ayahku, Penjahat Terbesarku

Bab 14 Di ruang latihan

Jumlah Kata:2251    |    Dirilis Pada: 24/10/2025

dibersihkan, dan sistem keamanan diperkuat. Lampu-lampu hologram menyala, menampilkan peta kota dan lokasi-lokasi y

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ayahku, Penjahat Terbesarku
Ayahku, Penjahat Terbesarku
“Ada banyak orang yang mencoba menarik perhatiannya, tapi tidak satu pun yang berhasil menembus dinding hatinya. Hingga suatu malam, di sebuah pesta megah yang dipenuhi lampu gemerlap dan musik berdentum, matanya tertumbuk pada seorang gadis yang menari dengan liar dan penuh semangat di tengah keramaian. Zayden Alaric Veyra, pemuda tampan yang namanya kini menjadi buah bibir di kalangan pebisnis dan investor. Meski masih muda, ia telah berhasil memperluas kerajaan bisnisnya hingga ke luar negeri, memikat semua orang dengan kepintaran dan ketajaman strateginya. Banyak yang mengagumi wajah tampan dan ketegasan sikapnya, namun tidak ada satu pun yang tahu bahwa di balik semua itu, Zayden adalah sosok yang ditakuti di dunia gelap-pemimpin sebuah organisasi kriminal internasional dengan julukan 'Raven'. Tubuhnya tinggi dan atletis, rahang tegasnya menandakan keteguhan, sementara sorot matanya yang dingin mampu menembus kebohongan siapapun. Wanita-wanita cantik telah ia rangkul dalam berbagai malam yang singkat, tapi hatinya tetap kosong. Hingga malam itu, di tengah musik yang memekakkan telinga dan lampu yang menari-nari di sekelilingnya, ia merasakan sesuatu yang berbeda ketika melihat gadis itu. Gadis itu, dengan rambut hitam panjang yang tergerai dan mata yang berkilau penuh misteri, tampak bebas, mengekspresikan dirinya di lantai dansa seakan dunia miliknya sendiri. Ia memiliki aura yang tak bisa dijelaskan, dan Zayden merasa hatinya ditarik tanpa bisa menolaknya. Namun kenyataannya, keduanya sama-sama menyembunyikan identitas asli mereka. Gadis itu, yang dikenal di lingkaran tertentu sebagai Kaela Seraphine, bukan sekadar pengunjung pesta biasa. Ia juga berasal dari dunia gelap yang sama dengan Zayden. Tidak ada yang tahu bahwa Kaela tengah menjalankan misi untuk memburu sosok yang selama ini dikenal sebagai 'Raven'-dan Zayden-lah targetnya. Takdir mempermainkan mereka ketika suatu misi membawa mereka bersua tanpa sengaja. Kejar-kejaran, konfrontasi, dan kebenaran yang perlahan terbuka membuat keduanya berada di persimpangan yang rumit: di satu sisi mereka sudah merasakan getaran perasaan yang nyata; di sisi lain, dunia mereka memaksa mereka untuk saling membunuh. Bagaimana jika rasa ketertarikan dan rahasia gelap ini bertabrakan? Akankah mereka menyerah pada perasaan ataukah identitas mereka akan menghancurkan segalanya sebelum sempat memulai?”
1 Bab 1 menikmati malam yang dipenuhi tawa2 Bab 2 instingnya mengatakan sesuatu yang berbahaya3 Bab 3 meninggalkan gedung4 Bab 4 foto seorang anak perempuan kecil5 Bab 5 Kau datang tanpa memberitahu6 Bab 6 Dia baru saja lolos dari jebakan7 Bab 7 menangis di tengah ruangan8 Bab 8 ada sesuatu di aura pria itu yang membuat tubuh Callista merinding9 Bab 9 kepercayaan diri10 Bab 10 menahan rasa cemas11 Bab 11 Kau bukan manusia biasa12 Bab 12 memikirkan rencana13 Bab 13 Aura gelap yang semalam tampak samar14 Bab 14 Di ruang latihan15 Bab 15 Tahan energi kalian!16 Bab 16 Rasa takut17 Bab 17 Bagaimana jika aku gagal18 Bab 18 membuktikan sesuatu malam ini19 Bab 19 lebih licik20 Bab 20 membahayakan teman-teman21 Bab 21 rencana22 Bab 22 perasaan yang selalu hadi23 Bab 23 Apapun yang terjadi