icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Cinta yang Kupikir Abadi, Ternyata Bohong

Cinta yang Kupikir Abadi, Ternyata Bohong

Penulis: Endarwati
icon

Bab 1 Putra tunggal

Jumlah Kata:1518    |    Dirilis Pada: 23/10/2025

amu rumah megah milik keluarga Delvane. Di balik kaca itu, seorang pria berd

c Del

al dunia dua bulan lalu. Di pundaknya kini tertumpuk beban bes

bisnis. Malam itu, ia baru saja menerima pesan singkat dar

n kita bicara, Ric. Tentang kita... dan

a yang dulu menolaknya karena ia tak lagi punya apa-apa. Kini, setelah ia

ing, meneguk scotch

ketika langkah kaki lembu

sih bekerja?" suara

berwarna putih berdiri di ambang pintu. Rambut hitamn

rin

k yang dinikahinya setahun lalu

dek, menaruh gelas di mej

ofa, duduk sambil memeluk lutu

idak l

bilang hal yang sama sema

n keduanya. Hanya sua

adanya-karena pernikahan ini menyelamatkan nama baik keluarganya dan mengembalikan sebagian sa

enuh bahwa tidak akan ada cinta di a

tahu itu s

ata Keira berubah. Ada sesuatu di sana-rasa yang tak bera

wal," katanya, mencoba memutus kehenin

uk, suaranya nyaris

selalu tampak tenang tapi penuh kesedihan.

ak tahu apa. Dan seperti malam-m

eninggalkan Keira sendirian di ruang

Di matanya, genangan air tampak berkilat

setiap hari terasa seperti berdiri di pinggir

it cerah. Rumah besar

putih dan celana bahan, siap berangkat ke galeri kecil tempatnya bekerja. Ia tidak mau hanya me

ki sesuatu yang bisa di

Ketika ia hendak mengambil tas, matany

ic di bagian depan

etar saat memb

ei

mudah bagimu. Tapi seperti yang pernah kita sepakati, begitu

perceraian setelah semua

at bagianmu ses

ldr

as itu lama, sebel

aktunya s

datang, tapi tetap saj

i kesepakatan," gumamnya pelan.

ya akhirn

pi karena kehilangan harapan yang

etir. "Baiklah, Aldric Delvane. Kalau ini yang k

Keira benar-benar

apa pun. Ia hanya meninggalkan cincin pernikahan mere

a aroma masakan, tak ada langkah lembut di lantai marmer, t

kehe

incin

a kecil itu lama, d

ustru sebaliknya. Ada ruang hampa d

is perasaan it

" katanya dalam hati. "Se

ur malam itu, suara lembut Keir

pa makan,

pa justru kata-kata itu mem

ahun b

s. Ia dikenal sebagai CEO muda yang ambisius, berka

, kuasa, dan wanita yan

satu hal yang tidak pernah ben

rti dua orang yang saling menggunakan. Mira mendapatkan status dan kemewahan,

ata Mira, yang ia lihat bukan

mbutnya. Senyum samar yang

ari yayasan sosial yang bekerja sama dengan perusah

ung ke lokasi, sebuah kota

an aneh. Tapi ketenangan itu hanya bertahan sampai ia melihat sosok perem

hnya t

ah berhent

tnya diikat, senyumnya lembut. Ia mengenakan kemeja polos dan celana

ir

dan berjarak. Tapi ada sesuatu yang baru da

alik memandang ke arah Aldri

t tua yang dalam, sama per

c ter

egitu menyayat. Ia seperti melihat

Keira akhirnya sada

mereka

ang begitu saja-malam-malam hening, tatapan tanpa kata, surat

suara Ald

ama, tanpa ekspres

terasa seperti pisau

rmal. Beg

ocah kecil di samping Keira yang kini bers

kepala bocah itu dengan

pa us

s, tapi tatapannya d

c mem

satu tahun setela

an yang perlahan menusuknya. Tapi satu pan

tes DNA untuk

dalah

a Aldric akhirnya, suar

"Untuk apa? Semua sudah

mulai memanas. "Kau menyembunyikannya da

an hak untuk menyebutnya 'anakmu' sa

enusuk lebih ta

gemetar di tangannya. Ia tak pernah berniat membuat pe

dric," bisiknya. "Aku

gan pandangan campur adu

ribuan hal, tapi tak

erasa t

a tidak akan membiarkan dirinya keh

di depan sekolah sederhana di tepi laut itu, kisa

tentang dendam, tapi tentang kesempat

empat ia menginap. Di bawah sana, ombak berdebur

-mata itu, senyum itu, bahkan cara ana

diri

alam hidupnya, Aldric m

benarnya sudah lama menjadi mili

n untuk pertama kalinya dalam wa

u kesempatan memp

emandangi Liam yang tertidur di pangkuannya

lama baru saja

lum siap mengh

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta yang Kupikir Abadi, Ternyata Bohong
Cinta yang Kupikir Abadi, Ternyata Bohong
“Aldric dan Keira menikah bukan karena cinta, melainkan karena kesepakatan antara dua keluarga besar. Bagi Aldric, pernikahan itu hanyalah langkah strategis demi mendapatkan kembali perusahaan keluarganya yang hampir bangkrut. Sementara bagi Keira, pernikahan itu satu-satunya cara menyelamatkan ibunya dari hutang dan tekanan yang menghancurkan. Keduanya menandatangani perjanjian: mereka akan hidup bersama selama dua tahun, tanpa ikatan emosional, tanpa campur tangan satu sama lain, lalu bercerai ketika tujuan masing-masing tercapai. Namun, takdir sering kali berbuat iseng. Di balik semua kesepakatan dingin itu, perlahan tumbuh sesuatu yang tak seharusnya tumbuh-rasa nyaman, perhatian, bahkan cinta yang tak diinginkan. Sayangnya, ketika rasa itu mulai muncul di hati Keira, Aldric justru semakin menjauh. Ia mulai kembali dekat dengan mantan kekasihnya, Mira, seorang wanita ambisius yang dulu meninggalkannya karena status. Kini, setelah Aldric kembali kaya dan berkuasa, Mira datang membawa janji manis tentang cinta lama yang belum padam. Ketika kabar bahwa perusahaan ayah Keira telah diselamatkan dan hutang-hutang lunas, Aldric pun memutuskan untuk menepati bagian akhir perjanjian mereka: perceraian. Ia berpikir itu langkah terbaik-agar bisa menikahi Mira, wanita yang selama ini ia yakini sebagai cinta sejatinya. Keira menerima keputusan itu tanpa perlawanan. Hanya satu syarat yang ia minta-agar Aldric tak mencari atau mengganggunya lagi setelah berpisah. Ia pergi jauh, meninggalkan semua kenangan, membawa luka yang hanya ia tahu dalamnya. Lima tahun berlalu. Aldric hidup dengan kesuksesan, tapi hatinya kosong. Mira memang bersamanya, tapi ada jarak yang tak bisa dijembatani. Hingga suatu hari, sebuah proyek sosial membawanya ke sebuah kota kecil di tepi laut. Di sanalah, takdir mempertemukannya lagi dengan Keira-bersama seorang anak laki-laki berusia empat tahun yang memiliki mata dan senyum yang... sama persis dengannya. Dunia Aldric seketika berhenti. Rasa bersalah, marah, dan penyesalan bertubrukan dalam dadanya. Ia baru menyadari betapa banyak hal yang ia abaikan selama ini-terutama seorang anak yang ternyata adalah darah dagingnya sendiri. Kini pertanyaannya bukan lagi soal warisan, atau cinta lamanya pada Mira. Tapi tentang apakah Aldric berani memperjuangkan kembali Keira dan anak mereka, ataukah ia akan kembali menjadi pria pengecut yang hanya tahu melarikan diri dari tanggung jawab dan perasaan.”
1 Bab 1 Putra tunggal2 Bab 2 Lima tahun lalu3 Bab 3 Kehadiran pria itu4 Bab 4 Kamu nggak boleh jatuh lagi5 Bab 5 kesayangannya6 Bab 6 ruangan seakan bertolak belakang7 Bab 7 Senyumannya menandai awal8 Bab 8 seseorang yang mencoba mendekati9 Bab 9 belum datang10 Bab 10 misterius11 Bab 11 apa yang harus kita lakukan 12 Bab 12 bermain dengan boneka13 Bab 13 perbatasan14 Bab 14 Dua hari berturut-turut15 Bab 15 kelahiran16 Bab 16 Setelah pengungkapan rahasia17 Bab 17 dia akan masuk ke rumah kita18 Bab 18 fokus pada dirimu sendiri19 Bab 19 Bagaimana kita bisa melindungi20 Bab 20 Tubuh anak itu terlihat rapuh21 Bab 21 reruntuhan22 Bab 22 Kau selalu bisa23 Bab 23 kegelisahan24 Bab 24 hancur oleh diri mereka sendiri25 Bab 25 merasakan hal yang sama