icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Batas Kesabaran Seorang Wanita

Bab 2 Ketika Hati Memilih

Jumlah Kata:1805    |    Dirilis Pada: 20/10/2025

memberi ketenangan, hatinya justru bergejolak. Darren kembali muncul dalam pikirannya, kali ini lebih mengganggu daripada sebelu

mikirkanmu. Aku ingin memperbaiki s

Ia tahu Darren menyesal, tapi ia juga tahu bahwa hatinya su

p pintu untuk Darren, terutama karena ada rasa penasaran yang tak bisa ia jelaska

k Terduga di

tuk menenangkan diri. Hujan rintik-rintik turun, menciptakan suasana yang sendu dan romantis. Saa

vi

Suaranya terdengar hangat, m

um kopi sebentar," jaw

n. Tak ada kata yang terburu-buru, hanya keheningan yang nyaman dan saling memahami. Alvin tetap mena

letih," kata Alvin tib

l," jawab Sera lirih. Ia menunduk,

lembut. "Kau tidak perlu memikul semu

alam tiga tahun terakhir, ia merasa aman. Hatinya, yang sebelumnya di

ng Semaki

u, ponselnya bergetar lagi. Darren mengirim pesa

ubah. Aku menyesal dan aku me

tapi ia tahu ia tidak bisa kembali ke lingkaran emosional

Tapi hatiku tidak lagi untukmu. Aku me

g masih ada. Darren mungkin menyesal, tapi hatinya kini perlahan me

ack Ma

an hujan. Kenangan tiga tahun lalu kembali menghantui pikirannya. Hotel mewah itu, Darren

tiba muncul di saat ia menangis tanpa daya. Alvi

tukmu, Sera. Tidak ada

menghapus luka masa lalu, tapi kehadiran Alvin mengajarkannya bahwa cin

ang Membuat

n di taman kota, pergi ke kafe kecil, atau sekadar duduk di bangku taman

ng-burung beterbangan dan air yang tenang memantulka

aksa hatimu. Tapi aku ingin kau tahu,

... aku merasa aman bersamamu, Alvin.

nya dengan lembut. "Aku hanya ingin

nta sejati bukan sekadar kata-kata manis atau obsesi,

g Tidak Ma

oba menarik perhatiannya. Setiap kali itu terjadi, Sera merasakan dilema yang membingungkan. Ia marah, tapi

i apartemen Sera. Ia mengetu

alah, aku menyesal, dan aku... menci

napas. "Darren... sudah terlam

p mencoba. "Aku akan menunggu. Aku aka

nya bergetar, tapi ia tahu ia tidak

n yang M

di sebuah taman bunga yang penuh warna. Mereka duduk di bangku

membuat keputusan

vin... aku memilihmu. Aku ingin mencoba me

nya erat. "Aku tidak akan mengecewa

Ia menyadari bahwa cinta sejati bukan tentang penyesalan, obsesi, atau masa lalu y

usnya menenangkan, namun hatinya masih bergejolak. Darren semakin agresif mencoba mendapatkan perhatiannya.

u tidak bisa terus-terusan seperti ini," bisiknya pelan. "Dar

kembali bergetar. Sebua

k bisa berhenti memikirkanmu. Tolong

rasakan kegelisahan seperti sebelumnya. Ada keteguhan baru di hatinya-keteguhan

Aku menghargai penyesalanmu, ta

nya lega. Kali ini ia benar-benar merasa mampu m

at kota. Ia membutuhkan suasana berbeda untuk menenangkan pikirannya. Saat ia mel

melangkah mendekat. "Aku tidak

nya berdebar. "Aku juga tidak.

terasa lembut dan hangat, membuat Sera merasa nyaman. Ia menyadari bahwa perasaan yang ia rasak

. Dari kejauhan, Sera melihat sosok f

berhasil. Namun kali ini, ia tidak merasa takut seperti sebelumnya. Alvin menepuk tangannya, seakan m

alu menatap Darren dengan tenang. "Aku sudah mem

ngi Sera, mencoba memancing perhatian dengan berbagai cara. Sera merasakan dilema yang fami

penuh bunga. Matahari mulai meredup, menciptakan cahaya ke

pernah memaksa hatimu. Tapi aku ingin menjad

. "Alvin... kau membuatku meras

nya dengan lembut. "Aku hanya ingin

nta sejati bukan sekadar kata-kata manis atau obsesi,

malam, ia muncul di apartemen Sera,

. Aku menyesal, dan aku... ak

napas. "Darren... sudah terlam

mencoba memohon. "Aku akan menunggu. Aku

nya bergetar, tapi ia tahu ia tidak

uasana nyaman, aroma kopi menguar, hujan rintik-rintik di luar

buat keputusan yang pa

vin... aku memilihmu. Aku ingin mencoba me

nya erat. "Aku tidak akan mengecewa

Ia menyadari bahwa cinta sejati bukan tentang penyesalan, obsesi, atau masa lalu y

bunga ke apartemen Sera, menunggu di luar kafe, bahkan mengirim pesan panjang se

rkan masa lalumu mengha

arren sekali dan untuk selamanya. Ia menelepon

perlu bicara,"

elepon. "Sera... aku bisa menjelaska

dijelaskan lagi. Hatiku sudah memilih jalannya. Aku h

n Darren menghela napas panjang. "Aku.

untuk benar-benar memutuskan masa lalunya tidak mudah, tapi ia m

aman bunga yang tenang. Mereka duduk di bangku sambil menatap

apa pun yang terjadi, aku aka

alam hatinya. "Alvin... terima kasih. Aku merasa a

bayangan masa lalu, hatinya kini telah menemukan tempat yang benar-di sisi Al

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Batas Kesabaran Seorang Wanita
Batas Kesabaran Seorang Wanita
“Sera merasa kelelahan menghadapi perubahan sikap Darren, yang tiba-tiba mulai menunjukkan perhatian berlebihan padanya. Pria itu tampak semakin terobsesi sejak mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan Sera-bahwa ia tidak pernah menyerah pada godaan Darren di hotel tiga tahun lalu. Namun, sayangnya bagi Darren, waktu sudah tidak berpihak padanya. Kehadiran seorang pria baru, Alvin, yang dulu pernah menolong Sera di saat paling rapuhnya, mulai membuka pintu hatinya. Kehangatan yang diberikan Alvin bukan sekadar perhatian biasa, tapi cinta tulus yang selama ini dicari Sera. Perlahan, Sera mulai menyadari bahwa cinta sejati bukan tentang obsesi atau penyesalan, melainkan tentang rasa aman, dihargai, dan dicintai sepenuh hati. Kini, Sera berdiri di persimpangan pilihan: mengejar Darren yang kini menyesal, atau membiarkan hatinya terbuka untuk Alvin, pria yang membawa kehangatan sejati dan rasa aman yang selama ini ia dambakan.”
1 Bab 1 menandakan bahwa pria itu kembali2 Bab 2 Ketika Hati Memilih3 Bab 3 masa lalu4 Bab 4 hatinya tetap tegas5 Bab 5 mengirim paket misterius6 Bab 6 menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan7 Bab 7 menghantui perlahan terangkat8 Bab 8 Hatinya terasa ringan9 Bab 9 ruangan yang hangat10 Bab 10 mendapatkan kebahagiaan11 Bab 11 Aku tahu kamu masih sayang aku12 Bab 12 Rasa yang dulu nyaris mustahil13 Bab 13 Semuanya tanpa izin14 Bab 14 bercampur menjadi satu15 Bab 15 kecemasan16 Bab 16 Sera tidur lelap di pelukan17 Bab 17 Hatinya sudah tidak tenang18 Bab 18 menggunakan segala cara19 Bab 19 apapun yang harus ia lakukan20 Bab 20 aku akan hentikan dia21 Bab 21 Napasnya tersengal-sengal22 Bab 22 dia salah besar23 Bab 23 kebebasan dari rasa takut24 Bab 24 menghantuinya25 Bab 25 Bukan hanya karena keberadaan26 Bab 26 belum bisa ia jelaskan