“Aku tumbuh besar bersama Asher sejak kecil. Dia pernah menyelamatkan nyawaku dengan melawan serangan yang seharusnya untukku, dan aku diculik serta diperlakukan dengan kejam karenanya. Semua orang di lingkaran kami tahu bahwa aku, putri keluarga Dixon, adalah pusat dunia Asher. Namun, ketika dia kembali setelah dua tahun membangun cabang di Segitiga Emas, dia membawa pulang seorang wanita muda yang berpakaian putih bersih. Dia tampak polos, tapi tatapannya menggoda. "Nicola, itu hanya kecelakaan antara aku dan Asher, tapi dia ngotot mau tanggung jawab. Tolong hentikan dia." Aku melihat tangannya yang bertumpu pada perutnya dengan cincin Asher melingkari jarinya, menandakan hubungan mereka. Jari-jariku bergetar sedikit. Saat berikutnya, pengawal di belakangku menekan laras pistol dingin ke pelipis wanita muda itu. Aku berbalik kepada Asher, yang mengepalkan tangannya dengan erat. Aku berkata dengan dingin, "Jika kamu bersikeras menikahinya, maka tinggalkan keluarga Dixon selamanya."”