icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cinta Terlarang Di Rumah Kakak Ku

Bab 4 Perjalanan

Jumlah Kata:1051    |    Dirilis Pada: 04/10/2025

dingin. Udara di sekitarnya terasa tebal dan panas, seperti asap dari gairah yang baru saja mereda. Ia mena

amai kecepatan napasnya. Rasa bersalah yang brutal datang menyergap, menusu

merencanakan hari yang normal. Sementara di sini, di kamar mandinya, Kinan b

ah terjadi. Ia segera melangkah masuk ke bawah siraman air hangat, membiarkan uap panas menyelimutinya. Air itu terasa seperti pemurnian ya

bahaya itu memberinya kejutan yang tidak pernah ia rasakan dalam hubungan-hubungan bebasnya di Eropa. Bahwa Liam, pria yang

Cukup. Tidak ada waktu untuk larut dalam penyesalan atau fantasi. Ia h

u lemari. Ia mengeluarkan tas pakaian khusus untuk sesi pemotretan har

ya. Dress itu memeluk dadanya yang penuh, membuat payudaranya yang besar terlihat menonjol dan menggoda. Bagian belakangnya yang ketat menonjolkan bokongnya yang besar

tegas, dan lipstik merah anggur yang tebal. Cermin memantulkan sosok yang sama sekali berbeda dari Kinan yang tadi pagi berd

risi perlengkapan kerjanya, dan mengambil napas terakhir sebelum membuka

tiletto, ia tidak ingin terpeleset lagi, apalagi sampai menimbulkan drama baru

rsihkan meja makan, meno

rgi ke peragaan busana?" tanya Airin, tercengang m

ofesional. "Ini untuk pekerjaan, Kak. Aku ada pe

mewarnai di sofa, mendon

ng," Kinan melambai

mengenakan setelan jas abu-abu yang rapi, membawa tas kerjanya. Matany

pa sedikit kain yang menutupi tubuh Kinan. Pandangan Liam menyapu dari wajah Kinan, terhenti pada belahan dada yang berani, dan turu

?" tanya Liam, suaranya tenang, seolah me

h," Kinan membalas,

m sepuluh, Kina

Aku akan pesan taksi online sek

ntor kamu kan di pusat kota, dan studio Kinan itu pasti searah, ata

alah pandangan singkat, tetapi sarat ak

i," Kinan mencoba menolak. Ia tidak yakin bisa berada d

konyol. Kalian harus mulai akrab lagi. Liam, kamu kan tahu rute tercepat

kan penolakan emosional. "Baiklah. Tidak masalah. Lokasi studio it

bawah permukaan, jantungnya berdebar kencang. Setidaknya empat puluh menit sendirian,

Kalian berangkat. Hati-hati di

at. "Ayo, Kinan. Jang

mengikuti langkah lebar Liam menuju pintu depan.

obil sedan hitam mewahnya, dan memasukkan koper Kinan. Lalu, ia

in yang familiar dari tubuh Liam di kamar mandi, langsung menyergap in

an mesin, dan suara bass dari mesin mobil

Di luar, rumah Airin dan Luna perlahan me

ningan yang kini terasa jauh lebih tegang daripada percakapan apapun yang bisa mereka lakukan. Perjalanan ini terasa seperti uji

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cinta Terlarang Di Rumah Kakak Ku
Cinta Terlarang Di Rumah Kakak Ku
“Kinan, desainer fesyen sukses yang baru kembali dari Milan, pulang ke rumah kakaknya di Jakarta setelah lima tahun. Apa yang dimaksudkan sebagai kunjungan singkat untuk bersilaturahmi justru berubah menjadi pertemuan yang penuh ketegangan? Di rumah hangat yang dipenuhi tawa dan keceriaan Luna, putri kecil kakaknya, Kinan harus menghadapi sosok pria tampan dan maskulin yang belum pernah ia kenal secara langsung: Liam, suami Airin. Bagaimana mungkin sebuah pertemuan yang sederhana antara tante dan keponakan bisa berubah menjadi momen yang begitu mendebarkan dan... berbahaya? Ketika Kinan hampir jatuh, Liam menahannya dengan gerakan cepat dan... sebuah ciuman singkat namun membara terjadi. Apakah ini sekadar kecelakaan atau awal dari perasaan yang tak seharusnya muncul? Bagaimana mereka akan menghadapi garis tipis antara ketertarikan, godaan, dan loyalitas keluarga yang kini telah teruji?”
1 Bab 1 sebagian karena pilihan2 Bab 2 Tawaran Tempat Tinggal3 Bab 3 Jebakan Shower4 Bab 4 Perjalanan5 Bab 5 Kinan tahu bahwa fokus itu hanya topeng6 Bab 6 Kinan memasuki studio pemotretan7 Bab 7 Tawaran Pekerjaan8 Bab 8 Malam Pertama9 Bab 9 Menenangkan10 Bab 10 kebutuhan yang tidak terpenuhi11 Bab 11 merapikan penampilannya12 Bab 12 Perjalanan Pulang yang Membara13 Bab 13 Rencana Pelarian14 Bab 14 Pagi yang Berisiko15 Bab 15 Sandiwara16 Bab 16 Hukuman17 Bab 17 Kinan terengah-engah18 Bab 18 Kinan kembali ke ruang kerjanya19 Bab 19 Jebakan Makan Malam20 Bab 20 Pengkhianatan dibawah meja21 Bab 21 Kinan berhasil menahan22 Bab 22 Pelanggaran Perintah23 Bab 23 Godaan Sang Istri24 Bab 24 Kinan terbangun dengan seluruh tubuhnya sakit25 Bab 25 Kinan tiba di lobi26 Bab 26 Jam menunjukkan pukul dua belas siang27 Bab 27 Kinan membersihkan kantornya28 Bab 28 Kinan terbaring di kasur hotel29 Bab 29 perjalanan dari hotel30 Bab 30 Kabar buruk31 Bab 31 kesempatan terbaik32 Bab 32 Lima Bulan Kebohongan33 Bab 33 Kinan terikat kuat