icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PENYESALAN

Bab 2 2. Tak Rela Dimadu

Jumlah Kata:1321    |    Dirilis Pada: 02/12/2021

Tak kuhiraukan panggilan Mas Rizki dari balik

ntunya, dek! Ma

g dulu selalu mendamaikan hatiku, kini berbal

as mau bicara!" teriaknya l

kan lagi, mas. Aku sudah mende

k seperti yang

agaimana? Aku mendengar percakap

ham. Buka dulu pintun

mu masuk ke kamar Keysha tengah malam b

yang, kami lakukan itu a

a sama suka katanya? Astaghfirullah hal'adzim... Jadi mereka

salahku? Apa hanya gara-gara aku belum bisa memberikan anak seperti

k, Na

Aku tak mau menden

aimu. Tapi aku juga menci

ah nasehat yang diungkapkan oleh orang-orang. Kesetiaan istri diuji saat sang

u. Ah, bolehkah aku marah seperti ini? Hat

alik pintu sambil memeluk lutut. Rupanya hanya bualan belaka ketika dia bilang mencintaiku apa adanya

Keponakanku sendiri! Kejutan yang mereka berikan justru mena

Ah, rupanya aku ketiduran karena hatiku sangat lelah. Aku segera bergegas bangun untuk mel

ki masih suamiku. Oke, akupun harus membuatkannya sarapan, sebentar lagi dia akan

eka lakukan, sepertinya Mas Rizki sedang mengajari Keysha memasak. Sungguh menjijikkan, setelah aku tahu te

h bangun?" sapa Ma

resep-resepnya, ini sebentar lagi juga matang," ucapnya dengan

ang tadinya sangat polos dan manja. Kini dia menusukku dari belakang?? Bagaimana perasaanmu teman? Bagiku,

*

takan padamu," ucap Mas

ai strawberry. Tak Sudi aku memakan masakan Keysha,

i pertama kalinya dia memasak lho, harusny

n nasi plus lauk pauknya ke piring Mas Rizki.

Mas Rizki sambil terse

as Rizki terlihat

Harusnya tambah ga

nnya sendiri. Beh... Beh... Dia melepehkan makanannya un

f om

i ya sama Tante Nadia, lama-lama juga kamu aka

i! Dulu mungkin aku menginginkannya, tapi tidak sekar

," sahut

om sarapan ro

tapi genggaman tangannya

mas katakan padamu," tukasnya

uduk seperti

apkan hatiku untuk mendengarkan semuanya, meskipun sat

nikahi Keysha," pintan

berdentam-dentam hebat seperti letup

emuanya. Air mataku berderai tanpa henti. Sungguh aku malu pada diriku sendiri. Kenapa aku nangis di ha

g, aku mencintaimu. Aku t

nar cinta, tidak akan ada pengkhianatan d

kan tidak dilar

mertuaku datang dengan senyumannya yang sinis. Ya,

sud ibu?

ng Keysha yang masih menata

mau berterus terang padamu

ngnya seperti bersambut k

ya tahu. Kamu termasuk beruntung lho," ucapan ibu mertuaku sunggu

kesalahan justru dibela. Andai saja semalam aku tak memergoki hu

u dipoligami? Lagi pula, adik ma

dengan keponakan istri itu tidak diperbolehkan?! Kecuali sang istri diceraika

dipenuhi oleh nafsu. Aku menatap tajam ke arah Mas Rizki

ysha, silahkan saja, aku tidak melarang. Tapi maaf,

, Nad

un Aku tak mau dimadu, mas. Aku tidak r

bercerai dengan Rizki, Nadia?!" tuka

as Rizki. Tapi aku minta hak rumah ini ada padaku. Walau ba

ama ini kan kau tidak bekerj

Pembangunan rumah ini sebagian menggunakan uang tabu

apun aku tidak rela hasil j

terima dengan keputusan ini. Haruska

an baju-baju suamiku ke dalam koper

akan malah diusir terang-terangan

? Aku atau anakmu?" timpal

. Ia benar-benar tidak suka denganku. Apalagi saat aku meminta rumah ini m

n mantumu yang baru, aku tidak sud

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PENYESALAN
PENYESALAN
“Nadia memergoki Rizki, sang suami berselingkuh dengan keponakannya sendiri, hingga sang keponakan hamil. Ia menolak dimadu dan memilih bercerai. Nadia bangkit, memulai bisnis kuliner sendiri hingga dipertemukan dengan seseorang yang pernah mewarnai kehidupannya dulu. Hasbi, sang mantan tunangannya yang dulu menghilang. Bagaimana kisah selanjutnya? Akankah kisah cinta mereka kembali terulang?”