icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
PENYESALAN

PENYESALAN

Penulis: TrianaR
icon

Bab 1 1. Pulang Malam

Jumlah Kata:1408    |    Dirilis Pada: 02/12/2021

a mogok di tengah jalan. Mau dibawa ke bengkel

mas ada dimana?"

ulu teleponnya ya. Kamu gak usah khawatir, mas pasti pulang, cuma agak telat. Ini mas

i dinding, jam bundar itu sud

. Detik jam terus merayap, suasana malam kian sepi. Lagi lagi aku berjalan mo

ungi Keysha, namun ponselnya tidak aktif. Sebenarnya apa yang terjadi pada gadis itu? Ta

erpaut 12 tahun dengan Mbak Niah. Jadi saat Mbak Niah berumur 12 tahun, aku baru lahir. Seiring berjalannya waktu, kami tumbuh bersama. Sifat Mbak Niah yang keib

dia ada diluar rumah saat kebakaran terjadi. Dia sangat shock dan terpukul harus kehilangan kedua orang tuanya beserta rumah dan harta bendanya di usianya yang masih belia. Aku, sebagai saudara satu-

umur kami hanya terpaut 8 tahun. Umurku saat ini 28 tahun sedangkan umur Keysha menginjak 20 tahun. Y

k Niah sangat berjasa terhadapku. Mas Rizki pun menyetujui

uamiku dan Keysha selalu pulang telat. Banyak alasan yang dia lontarkan. Ia bilang minggu ini sedang banyak pekerjaan, jadi

nnya aku tak percaya, tapi aku memang menaruh curiga, mereka selalu k

Tok..

ha sedang berdiri dengan gelisah. Akupun membuka kunci d

ante," sapanya samb

. Kulihat wajahnya kelelahan dan ada tanda merah di lehernya. Aku mengerutkan kening, apa

a itu denga

nutupi sebagian lehernya de

uat tante khawatir

aku garukin sampai merah," jawabnya gugup, lalu d

mua itu. Lagi pula aku bukan anak kecil lagi yang dengan mudahnya dibohongi. Aku tahu

jebak dalam pergaulan bebas, kalau tidak dia ak

eysha bisa jaga diri,

g baik, tapi sifatnya pendiam dan te

tante masak sambel goreng ati kesu

nyang, tadi sudah makan bar

amu gak

ik-baik saja. Tante

ranku mulai kalut. Apa sebenarnya yang dilakukan gadis

memikirkan suamiku ya

ku sudah hafal dengan suara mobilnya. Kubuka pintu, kulihat

ia pulang kerja. Ada yang berbeda dengan aroma tubuhnya. Wangi parfum perempuan begitu melekat di ke

" tanyanya sam

itu habis dari mana?"

ntor lah

gok? Tapi ini kenapa kem

ya kenalan orang bengkel, jadi mas telpon sa

roma par

gkel bawa parfum? Aroma parfum wanita lagi! Kenapa mendengar jawaban itu, suamiku terkesan mengada-ada. Jangan-jangan dia berboh

langsung tidur, capek banget,"

kan? Biar ak

ah makan di kantor," jawabny

i keluar dari kamar mandi. Aku menatapnya taja

gaanku menyeruak begitu saja. Melihat mereka pulang dalam waktu yang ham

ku dengan tatapan y

ke ranjang dan berbaring di sampingku. Dia meraih

ga baru pu

sambil terus menat

h di lehernya, mas. A

Udah kamu gak usah khawatir, kamu kayak gak pernah muda aja," timpal Mas Rizki

ngan apa yang kukatakan. Kenapa kali ini kau berbeda? Seakan tak mau menanggapi ucapanku. Kuli

a dikunci, aku tidak tahu kode untuk membuka layar ponselnya. Dan

adis itu chat suamiku? Kalau ada apa-apa kan bisa tanyakan padaku! Namun sayangnya aku tak bisa membuk

*

k ada. Jam yang bertengger di dinding masih menunju

ngkan rasa dahaga di tenggorokan. Tak sengaja samar-sama

t dengan debaran jan

il gimana?" suara manja kepon

om akan bert

lakukan? Ingin kuketuk pintu namun urung k

om akan me

saya

e Nadia, b

kedua. Om masih mencintai Tante Nadia, hanya saja dia tak kunjun

, om

ank

ngikis hatiku. Sakit rasanya. Jantungku berdetak sangat cepat, emosiku membuncah. Butiran bening

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PENYESALAN
PENYESALAN
“Nadia memergoki Rizki, sang suami berselingkuh dengan keponakannya sendiri, hingga sang keponakan hamil. Ia menolak dimadu dan memilih bercerai. Nadia bangkit, memulai bisnis kuliner sendiri hingga dipertemukan dengan seseorang yang pernah mewarnai kehidupannya dulu. Hasbi, sang mantan tunangannya yang dulu menghilang. Bagaimana kisah selanjutnya? Akankah kisah cinta mereka kembali terulang?”