icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Suamiku adalah menantuku

Bab 4 Awal Derita

Jumlah Kata:1399    |    Dirilis Pada: 25/11/2021

*

Toh, ini yang terakhir bagi kami. Kesepakatan aku dan Romeo berjalan dengan baik. Menantuku mulai mempe

ntuku menggenggam tangan istrinya, berbisik lembut kepada putriku. Mereka kelihatan harmonis. Aku menyaksikan Olivia terisak, mel

sang istri. s"Suami putrimu sangat romantis

ng pria romantis." Momen kebersamaan aku dan menantu terlintas di kepalaku. Kenang

ngatakan sesua

g tahu apa yang sudah aku lakukan kepada putriku. Tadinya kupikir aku mam

? Olivia tidak mengatakan

O

an? Kamu sembunyikan

embunyikan sesuatu. Aku tidak tahu apakah Meida percaya pad

ip cucuku sebentar padanya saat mau ke kamar inap Olivia. "Ibu engg

ke musholla agar aku bi

beneran enggak apa

apa-ap

alkan aku dan putriku. Pria itu membawa Aryan pergi sehingga di dalam kamar inap Olivia hanya ada aku dan dia. Suasana tegang terjadi di seke

a mawar pemberian suaminya, tanda bahwa hatinya perlahan luluh menerima suaminya kembali. "Maafin Mama ya, Liv," bisikku sambil mengambil duduk di dek

erbuatan Mama. Apa Mama enggak punya rasa malu?" Olivia mengamatiku, "Maafin Oliv sudah bicara ka

lam. Aku cukup memahami sakitnya dikhianati. Jika aku berada di posisi Olivia, mungkin aku

i bertengkar. Bukannya menyatukan kami, Mama justru merebut suamiku. Aku kecewa sama Mam

ak yang ia pendam telah terla

" pang

kuh dari Mama. Terus kenapa Mama biarkan aku terluka? Romeo suamiku, Ma. Apa pantas Mama berhubungan dengan

ak segampang yang

n berdua. Mama dekati Romeo, menasihati dia. Kamu tidak tahu kalau suamimu pernah melecehkan Mama. Saat

itu perlahan berubah, semua yang aku lalui amat berat. Olivia mendelik namun dia tidak berkomentar. Aku berharap putrik

li-kali, Liv. Mama merasa su

ecehan seksual merupakan hal sensitif. Ketika kita salah menjelaskan maka lawan

Kalau Mama memang benci Romeo sejak awal, Mama tidak akan biarkan dia

sikan kesedihannya. Ya, putriku ada benarnya. Aku bersalah karena menyembunyi

jur, Liv. Mama

isa memahami keadaanku. Entah bagaimana lagi aku harus berbahasa. Kata-kata di dalam kepalaku

Kalau kamu di posisi Mama.

ungkapkan itu ke orang-orang karena Mama menyukai perbuatan Romeo. Mama menikmatinya itulah sebabnya Mama tidak cerita. Jika Mama

eka mengerti sedikit bagaimana berada di posisiku. Apa yang orang-orang pikirkan tidak segampang seperti ya

eo. Suamimu tidak akan mendua lagi. Mama

sudah duga ini terjadi." Aku menggeleng keras. Mengapa semua yang aku lakukan selalu salah? Aku sudah merelakan

seperti

Mama mohon jangan bilang ke siapa pun soal kejadian yang menimpa kamu ya. Mama enggak m

an bahas soal hubungan gelapku dan Romeo. Tetapi aku salah. Ini baru permulaan.

n sesuatu kepada kali

. "Jangan, Liv

ia bergantian. Dokter dan perawat masuk ke dalam ruangan putriku. Ada banyak

? Apa Mamamu

kepalaku. Aku masih ingat jelas saat Olivia berusia lima tahun, aku memarahi putriku karena dia us

Wahyu murka. Tidak cuma menampar pipiku. Dia juga memukuli diriku dengan balok kayu. Bekas perbuat

kan padaku, apa yang sudah kaulakukan dengan putriku?" tanya

akan!" bent

n mengapa aku minum racun. Gara-gara Mama aku begin

ataku berair, aku menunduk sebentar. Aku melirik Dokter, perawat, i

at. Badan kecilku terhempas cukup jauh di lantai. Sudut bibirku robek, berdarah. Aku pantas

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka