icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pengantin Paksa Tuan Kejam

Bab 10 tubuhnya terbungkus gaun tidur

Jumlah Kata:975    |    Dirilis Pada: 22/08/2025

r utama mansion Arvandre, Nayara duduk di tepi ranjang, tubuhnya terbungkus gaun tidur satin berwarna biru tua yang

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pengantin Paksa Tuan Kejam
Pengantin Paksa Tuan Kejam
“Almira Safira, seorang gadis yatim piatu yang kini tinggal bersama neneknya di sebuah gubuk tua di tepi hutan, harus menghadapi cobaan hidup yang penuh luka dan penderitaan. Sejak kedua orang tuanya meninggal secara tragis karena dibunuh orang tak dikenal, Almira terpaksa hidup dalam bayang-bayang ketakutan. Ia tidak pernah tahu apa sebenarnya penyebab kematian mereka, hanya bisikan-bisikan samar dari penduduk desa yang tak berani blak-blakan. Karena sebuah fitnah yang dilontarkan orang berkuasa, Almira dan neneknya diasingkan jauh dari kehidupan desa. Orang itu adalah **Rangga Prakoso**, seorang tokoh terpandang sekaligus lelaki yang sangat ditakuti di wilayah tersebut. Rangga yang dikenal kejam, berusaha menjadikan Almira istri keempatnya. Namun, nenek Almira dengan segenap keberanian masih bisa menunda niat busuk itu dengan alasan menunggu Almira cukup umur. Sampai pada suatu malam penuh mencekam, ketika mereka tengah merencanakan pelarian, tiba-tiba seorang lelaki muda terkapar berlumuran darah di depan pintu belakang gubuk. "Nenek...!" teriak Almira dengan wajah pucat pasi. Jantungnya berdetak kencang, panik melihat sosok asing yang tergeletak tak berdaya. Siapa lelaki itu? Apa hubungannya dengan misteri kematian kedua orang tua Almira? Dan mampukah Almira melawan ambisi gelap Rangga Prakoso yang ingin memilikinya?”
1 Bab 1 Malam itu hening2 Bab 2 dililit kain lusuh3 Bab 3 hanya menunggu waktu4 Bab 4 Malam itu langit terlihat begitu kelam5 Bab 5 terbaring lemah6 Bab 6 meneteskan rembesan kecil ke lantai tanah7 Bab 7 pagi kali ini berbeda dari biasanya8 Bab 8 Nenek Wati sudah terjaga9 Bab 9 kejadian semalam10 Bab 10 tubuhnya terbungkus gaun tidur11 Bab 11 menyimpan rahasia12 Bab 12 halaman rumah13 Bab 13 perbukitan14 Bab 14 mengusir rasa kantuk15 Bab 15 tampak mendung16 Bab 16 terutama tatapan mata pria itu17 Bab 17 lega karena semalam18 Bab 18 penuh misteri19 Bab 19 tidak sepenuhnya nyenyak20 Bab 20 Malam tadi21 Bab 21 tidak mengucapkannya22 Bab 22 Jantungnya berdetak tak menentu23 Bab 23 Semalam ia dan Leonardo tidak berbicara banyak24 Bab 24 menyiapkan kopi25 Bab 25 memenuhi ruangan26 Bab 26 menghapus semua masalah27 Bab 27 semalam terasa gelisah28 Bab 28 kegelisahan29 Bab 29 belum terselesaikan30 Bab 30 memberanikan diri31 Bab 31 Matanya sembab32 Bab 32 Kenapa kau di sini 33 Bab 33 malam sebelumnya dengan Isabella34 Bab 34 Pesan singkat itu berbunyi35 Bab 35 Isabella tidak akan berhenti36 Bab 36 Isabella siap melancarkan serangan37 Bab 37 manfaatkan38 Bab 38 dibuktikan dengan rekaman39 Bab 39 merasakan ketenangan40 Bab 40 sedikit waktu41 Bab 41 menyusun rencana42 Bab 42 lebih personal43 Bab 43 aura berbeda44 Bab 44 mengubah arah kehidupan45 Bab 45 Waktu seakan berlari46 Bab 46 kalangan bisnis47 Bab 47 Malam itu langit gelap pekat48 Bab 48 pertarungan terakhir49 Bab 49 tumbangnya musuh50 Bab 50 merasakan ikatan baru yang menguatkan51 Bab 51 Waktu sudah lewat tengah malam52 Bab 52 Setelah masa pemulihan53 Bab 53 Waktu seolah melambat54 Bab 54 keputusan diambil55 Bab 55 mundur darinya56 Bab 56 membuatnya merasa aman