icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri

Bab 5 Aku ingin bicara

Jumlah Kata:985    |    Dirilis Pada: 19/08/2025

emetar. Sebuah email masuk dari Darren, isinya

Ini penting. Tolong

, mencoba menenangkan diri. "Tidak, Lara. Jangan tergoda. Kau sudah bangk

pasti ada maksud tertentu. Dengan kepala dingin, Lara memutuskan untuk menunda membalas email itu. Ia menaruh pon

i hangat dan senyum hangat yang selalu menenangkan. "Pagi, Lara. Kau

u baik, Reyhan. Hanya sedikit pikiran," jawabnya, m

Tapi kau tidak harus menghadapi semuanya sendirian. Aku di s

enyadari bahwa luka lama boleh tetap ada, tapi ada ruang untuk cinta baru, untuk

provokasi klien agar meragukan kompetensi Lara. Namun, Lara belajar menghadapi setiap serangan dengan kepala dingin.

rdering. Nomor asing muncul di layar, tapi Lara mengenal suara di s

di ujian besar baginya. "Ya, Darren. Ada a

. Aku tahu kau marah, tapi tolong beri aku k

ar bahwa menghadapi masa lalu adalah bagian dari proses penyembuhan. "Baiklah, Darren. Kita bert

Darren terlihat lelah, penuh penyesalan, sedangkan L

usnya berselingkuh. Aku menghancurkanmu, dan

, Darren. Kau tidak hanya mengambil cintaku, tapi

Tapi aku ingin kau tahu, aku benar-benar menyesal. A

sa sakit yang ia alami. "Menyesal tidak cukup, Darren. Aku sudah belajar untuk

ng Darren sebabkan. Lara tetap tegar, meski air matanya hampir jatuh berkali-kali.

ah menutup satu bab yang menyakitkan dalam hidupnya. Darren tetap menjadi bagian

uk sekadar berjalan santai dan menikmati udara sore. Mereka duduk di

ta Reyhan lembut. "Apa kau sudah mera

t oleh kemarahan atau dendam. Aku belajar bahwa hidup harus terus

ut. "Aku senang mendengar itu. Kau

ang-bintang berkelap-kelip, dan udara yang sejuk mengisi paru-parunya. Ia tersenyum

antor, sementara Darren sesekali muncul, seolah ingin membuktikan sesuatu. Tetapi Lara

a, mulai menata apartemennya, dan membuka hatinya sedikit demi sedikit untuk Reyhan

ek penting. Ini adalah kesempatan besar bagi Lara untuk menunjukkan kemampuan dan profesionalismenya. I

fesional. Klien terkesan, dan manajer proyek memberikan anggukan puas. Keberhasilan ini membuat Lara tersenyum dalam hati. Ia tah

han menunggunya dengan senyum hangat. "Kau hebat, Lara. Aku ta

. "Terima kasih, Reyhan. Tanpa dukunganmu, aku

dirinya sendiri, "Aku akan terus maju... aku akan menemuka

cinta baru semakin jelas. Dunia mungkin penuh ujian, tapi Lara telah belajar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri
Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri
“Lara hancur ketika suaminya, Darren, ketahuan berselingkuh dengan sahabatnya sendiri, Maya, yang selama ini dia anggap seperti saudara. Pernikahan mereka yang masih seumur jagung langsung berakhir ketika Darren tega menjatuhkan talak demi hubungannya dengan Maya. Dalam kepedihan yang tak tertahankan, Lara meninggalkan rumah dan mengalami kecelakaan yang membuat hidupnya semakin terpuruk. Di rumah sakit, Lara mendapat berita paling menyakitkan: ia mengalami keguguran. Dunia yang tadinya penuh harapan kini runtuh seketika. Lara adalah wanita yang cintanya dikhianati, kepercayaannya dihancurkan, dan hidupnya dipenuhi penderitaan. Meski kemudian ia menemukan cinta baru, cobaan dan masalah terus menghampirinya. Pertanyaannya kini: apakah masih ada kebahagiaan yang tersisa untuk Lara, ketika semua sumber kebahagiaannya telah sirna?”
1 Bab 1 Hati yang hancur2 Bab 2 Tak mudah disembuhkan3 Bab 3 jantungnya seakan berhenti4 Bab 4 rasa sakit yang tak sepenuhnya sembuh5 Bab 5 Aku ingin bicara6 Bab 6 kehadiran Reyhan di sisinya7 Bab 7 menguji ketenangan Lara8 Bab 8 hidupnya mulai membaik9 Bab 9 apartemennya10 Bab 10 harus lebih waspada11 Bab 11 sibuk seperti biasanya12 Bab 12 menyiapkan diri13 Bab 13 menghadapi sisa hari yang menuntut14 Bab 14 semakin berani15 Bab 15 menuju kantornya16 Bab 16 taruhannya17 Bab 17 ketidakpastian18 Bab 18 reputasi19 Bab 19 menyerang secara langsung20 Bab 20 Beberapa hari terakhir21 Bab 21 Waktu pagi kembali22 Bab 22 masuk ke dalam kamar23 Bab 23 ujian baru datang24 Bab 24 ancaman25 Bab 25 Setibanya di kantor26 Bab 26 Secara perlahan27 Bab 27 minggu terakhir28 Bab 28 lebih bahagia29 Bab 29 bukan hanya kecerdikan30 Bab 30 menyimpan31 Bab 31 keyakinan