icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri

Bab 3 jantungnya seakan berhenti

Jumlah Kata:1014    |    Dirilis Pada: 19/08/2025

n-dokumen kantor. Suasana malam itu dingin, dan aroma tanah basah memenuhi udara. Namun, bukan hujan yan

ngin bicara. Tolong

kembali, membangun kekuatan baru dari reruntuhan masa lalu, dan kini pesan it

kembali ke masa lalu yang menyakitimu," bisiknya pada diri sendiri. Namun hatinya tetap tak nyaman

elisahan, tapi pekerjaan selalu menjadi pelarian yang aman. Ia mulai menata dokumen-do

jar Pak Bram, kepala divisi,

menatap pria itu dengan

mpin. Mereka menyebutkan adanya ketidakkonsistenan, dan ada rumor

gganggu hidupnya. Namun, ia menahan amarah dan kecewa. "Pak, saya akan selesaikan masalah ini s

n, setiap kali ia mencoba fokus, bayangan Darren dan Maya terus menghantui pikirannya. Ia bertanya-tanya, bagaim

um hangat. "Hai, Lara. Bagaimana kabarmu hari ini

ih, Reyhan. Aku... baik, hanya sedikit sibuk," jawab

rius. "Aku tahu kau masih berjuang, Lara. Tapi ingat, ka

an yang tidak pernah ia rasakan sejak kehilangan dan pengkhianatan itu. Meski ia masih be

k dari manajemen perusahaan. Di sana, ia bertemu dengan Maya, yang kini tampak lebih percaya diri dan

nyum dingin. "Aku dengar kau b

jatuh. "Aku baik, Maya. Terima kasih atas perhatiannya," jawa

"Semoga kau tetap kuat, Lara. Dunia i

gingat bahwa dunia mereka dipenuhi intrik dan pengkhianatan. Lara menelan ludah, menatap Maya d

an diri. Tiba-tiba, Reyhan muncul di belakangnya, menyodorkan payung kar

i semua tentang pekerjaan dan... beberapa oran

banyak kata. "Kau tidak perlu menghadapi semuanya se

ri luka lama tidak akan mudah. Darren dan Maya mungkin telah menghancurkan masa lalunya, tapi ia tidak

harapan. Ia menulis tentang Reyhan, tentang bagaimana kehadirannya perlahan membawa kehangatan dan ketenangan. Ia menuli

uatkan tubuh, mengikuti kelas seni untuk menenangkan pikiran, dan bahkan mencoba memasak sendiri,

enatap anak-anak bermain dan orang-orang yang tertawa. "Lara, kau pernah meras

Tapi aku mulai belajar bahwa meski berat, aku bisa bertaha

lembut. "Aku senang mendengar itu. Kau k

m sepenuhnya sembuh, ada rasa aman dan harapan baru. Ia sadar bahwa meski Darren d

i, Maya mungkin akan terus mengincarnya, dan dunia profesional selalu penuh tantangan. Tapi u

, dan bintang-bintang mulai muncul. "Aku akan kuat... aku akan melangk

kebahagiaan. Perjalanan untuk sembuh dan menemukan cinta baru masih panjang,

lik antara Lara dan Darren/Maya, sekaligus memperlihatkan L

aku lanju

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri
Cintaku Direbut Sahabatku Sendiri
“Lara hancur ketika suaminya, Darren, ketahuan berselingkuh dengan sahabatnya sendiri, Maya, yang selama ini dia anggap seperti saudara. Pernikahan mereka yang masih seumur jagung langsung berakhir ketika Darren tega menjatuhkan talak demi hubungannya dengan Maya. Dalam kepedihan yang tak tertahankan, Lara meninggalkan rumah dan mengalami kecelakaan yang membuat hidupnya semakin terpuruk. Di rumah sakit, Lara mendapat berita paling menyakitkan: ia mengalami keguguran. Dunia yang tadinya penuh harapan kini runtuh seketika. Lara adalah wanita yang cintanya dikhianati, kepercayaannya dihancurkan, dan hidupnya dipenuhi penderitaan. Meski kemudian ia menemukan cinta baru, cobaan dan masalah terus menghampirinya. Pertanyaannya kini: apakah masih ada kebahagiaan yang tersisa untuk Lara, ketika semua sumber kebahagiaannya telah sirna?”
1 Bab 1 Hati yang hancur2 Bab 2 Tak mudah disembuhkan3 Bab 3 jantungnya seakan berhenti4 Bab 4 rasa sakit yang tak sepenuhnya sembuh5 Bab 5 Aku ingin bicara6 Bab 6 kehadiran Reyhan di sisinya7 Bab 7 menguji ketenangan Lara8 Bab 8 hidupnya mulai membaik9 Bab 9 apartemennya10 Bab 10 harus lebih waspada11 Bab 11 sibuk seperti biasanya12 Bab 12 menyiapkan diri13 Bab 13 menghadapi sisa hari yang menuntut14 Bab 14 semakin berani15 Bab 15 menuju kantornya16 Bab 16 taruhannya17 Bab 17 ketidakpastian18 Bab 18 reputasi19 Bab 19 menyerang secara langsung20 Bab 20 Beberapa hari terakhir21 Bab 21 Waktu pagi kembali22 Bab 22 masuk ke dalam kamar23 Bab 23 ujian baru datang24 Bab 24 ancaman25 Bab 25 Setibanya di kantor26 Bab 26 Secara perlahan27 Bab 27 minggu terakhir28 Bab 28 lebih bahagia29 Bab 29 bukan hanya kecerdikan30 Bab 30 menyimpan31 Bab 31 keyakinan