icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Tujuh Tahun Menikah, Hanya Sia-Sia!

Tujuh Tahun Menikah, Hanya Sia-Sia!

Penulis: Iman Nurdin
icon

Bab 1 wanita yang ia cintai

Jumlah Kata:683    |    Dirilis Pada: 17/08/2025

, bagi Aksara Sanjaya, pemandangan itu terasa hampa. Di usianya yang ke-31, sebagai CEO dari perusahaan yang ia bangun dari

bahtera rumah tangga dengan janji-janji manis, impian tentang keluarga, dan tawa yang mengisi setiap sud

yang sama, tapi jiwa mereka terpisah ribuan mil. Komunikasi di antara mereka hanya sebatas urusan logistik-siapa yang akan menghadiri acara sosial, tagihan ma

ena ia tidak ingin tubuhnya yang sempurna rusak oleh proses kehamilan dan melahirkan. "Tubuhku adalah asetku, Aksara. Aku tidak mau ada stretch mark atau perut

anak-anaknya, melihat mereka tumbuh, dan merasakan cinta tanpa syarat yang hanya bisa diberikan oleh seorang anak. Namun, i

menatap kosong ke luar jendela, sementara tumpukan berkas di mejanya terus bertambah. Ia melupakan rapat

dengan ketenangannya yang luar biasa dan otaknya yang brilian, selalu bisa membaca situasi. Saat Aksara melamun, Rumi akan dengan sigap

lu menyampaikan pesan dukungan. Setiap pagi, Rumi akan menyiapkan kopi kesukaan Aksara persis seperti yang ia suka. Setiap kali Aksara terlihat lelah, Rumi aka

membuat suasana semakin melankolis. Nareswari tidak menelepon, tidak juga mengirim pesan. Aksara

angkir teh hangat. "Ini untuk Anda, Pak Aksara. Hujan deras, jadi sa

an, hanya perhatian murni. Malam itu, mereka mengobrol santai. Mereka membicarakan pekerjaan, impian, dan hal-hal kecil

Rumi, mencari alasan untuk berinteraksi dengannya. Ia bahkan mengundangnya makan malam, aw

usnya tidak ia lewati. Namun, kekosongan di hatinya begitu besar, dan kehadiran Rumi adalah satu-satunya hal yang bisa mengisinya. Di luar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tujuh Tahun Menikah, Hanya Sia-Sia!
Tujuh Tahun Menikah, Hanya Sia-Sia!
“Aksara Sanjaya, 31 tahun, adalah CEO di Sanjaya Corp. Ia sudah tujuh tahun menikah dengan Nareswari, namun sayangnya mereka belum juga memiliki keturunan. Pernikahan yang sudah terasa hampa, dengan minimnya perhatian dan hilangnya kata cinta, membuat Aksara yakin ia takkan memiliki anak dari Nareswari. Alasan Nareswari tak masuk akal baginya: ia tidak mau tubuhnya rusak karena proses kehamilan dan menyusui. Saat pikiran dan hatinya dipenuhi kegelisahan tentang rumah tangganya, Aksara sampai melalaikan tugasnya sebagai pemimpin. Beruntung, ia memiliki sekretaris yang sangat cerdas bernama Rumi Kamila. Rumi selalu bisa diandalkan, bahkan sering kali mengambil alih peran Aksara. Seringnya mendapat perhatian dari Rumi, Aksara melakukan hal yang tak seharusnya ia lakukan dengan sekretarisnya sendiri.”
1 Bab 1 wanita yang ia cintai2 Bab 2 Perhatian kecil Rumi3 Bab 3 Ciuman itu menjadi awal4 Bab 4 Kebisuan yang mencekam5 Bab 5 Kemarahan6 Bab 6 Rumi tidak lagi hanya seorang sekretaris7 Bab 7 Setelah mengundurkan diri8 Bab 8 Kelahiran Aksara Junior9 Bab 9 Kepergian Nareswari10 Bab 10 tidak hanya ingin menjadi CEO11 Bab 11 Aksara dan Rumi sudah pensiun12 Bab 12 meninggalkan duka13 Bab 13 bangun dengan susah payah14 Bab 14 Amira dan Bintang15 Bab 15 Setelah pulih sepenuhnya16 Bab 16 pertama kali bertemu17 Bab 17 tidak pernah melupakan18 Bab 18 mereka tinggalkan19 Bab 19 pernikahan20 Bab 20 Cinta Aksara dan Rumi21 Bab 21 harapan dan janji22 Bab 22 memahami perasaannya23 Bab 23 berita yang mengejutkan24 Bab 24 Setelah Amira sembuh25 Bab 25 meresmikan26 Bab 26 Aksara dan Rumi kembali ke rumah27 Bab 27 Pada suatu malam28 Bab 28 menyiapkan sesuatu29 Bab 29 rumah besar30 Bab 30 suasana rumah31 Bab 31 tidak pernah bosan