icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bayangan Luka di Balik Seragam Putih

Bab 5 Penyelidikan

Jumlah Kata:1069    |    Dirilis Pada: 12/08/2025

jan turun pe

knya terdengar jelas di atap seng markas bengkel t

basah menyatu dala

mengepal, matanya menatap kosong ke ara

u te

sah di bahu, wajahnya terliha

hal," kata Rio langs

Rio, Aldian langs

Kata Aldian

narik sebuah map lusuh da

alaman demi halaman hasil penelusura

ta resmi soal suaminya. Gak ada surat kematian, gak ada akta cerai. K

engernyi

" Lanju

ndung?" Tanya Al

gangguk

nya menyantumkan nama Ratih sebagai ibu.

titas ayah anaknya se

a." Rio menjentikkan s

bikin gue merinding.

Aldian, penuh

di pinggiran kota, satu apartemen kecil di Jakarta, dan satu tan

ipitkan mat

beli segitu banyak prop

Rio menja

etujui keher

gajar bimbel pun tetap gak masuk logika. Gue juga nemu catatan transfer dana besar dari

?" Sahut

isa dua- duanya.

rik napas

nggal. Adiknya dua orang, tapi satu tinggal di luar negeri

n ter

a makin

betapa 'rapi' hidup yang selama ini ditampilkan Bu Ratih- nam

ini valid?" Kata

tau lah. Cek mutasi rekening dan data

enganggu

ng ini ba

temu. Tapi satu hal yang bi

p Aldian d

sebersih itu di luar kalau di dalamnya

ldian, satu ka

a dia hidup dalam kemewah

AK

k ruangan itu menggelegar sa

njak kaget, sementara debu beterbangan

rat di lengannya mencuat, wajahnya memerah

ng ke arah tembok seolah membayangkan

itu hasil dari... ngerampas hak orang lain?" suaran

mpan berkas- berkas hasil penyeli

ari jalur yang mencurigakan. Dan itu dimulai nggak lama

ebuah tawa pendek tapi penu

ERASA SAKITNYA. BAKAL GUE ROBEK S

ya bertumpu di atas meja yang nya

ang, menahan gelombang am

tiap tarikan udara adalah percika

Ratih," gumam Aldian ding

asain perih yang sama kayak yang adik

benar bahwa kata- kata i

r balas dendam. Ini adalah perang, dan Aldi

ra mereka setelah kema

erkas yang tadi ia buka, tapi kini tera

n, Di," ujar Rio pelan, sua

dah kita angga

geng mereka yang selama ini dikenal

rong. Bahkan waktu kita lagi kelaperan, dia nggak pernah ngeluh. Dia

esak- mengingat sosok gadis kecil yang dulu selalu had

kali ini bukan karena marah, melainkan k

a bagian dari kalian. Gue ng

t, menepuk pund

sa bantu. Lo cuma tinggal bila

langsung meng

tap tajam ke

a marah, tapi karena

mua. Ini dendam gue. B

lah satu teman mereka yan

potong Ald

Gue udah siap tanggung semuanya sendiri. Ini harg

ali mengis

sunyi yan

hu, Aldian tak bisa dicegah. Tapi mereka juga tahu, dalam diam, m

li muncul. Tapi kali ini tak lagi sebagai kenangan yang menyaki

. Sampai keadilan ben

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bayangan Luka di Balik Seragam Putih
Bayangan Luka di Balik Seragam Putih
“"Kau tahu rasanya kehilangan seseorang yang berarti... lalu mengetahui kebenaran bahwa dia tak pernah benar- benar diperjuangkan untuk hidup?" Aldian kehilangan adik perempuannya dalam tragedi yang dibungkus oleh fitnah dan kebohongan. Sebuah catatan harian membawa Aldian pada satu nama: wali kelas adiknya - sosok wanita terhormat di mata sekolah, namun menyimpan rahasia kelam yang menghancurkan hidup seorang remaja. Dalam pencariannya akan kebenaran, Aldian bertemu Aluna - anak wali kelas tersebut. Seorang gadis cerdas, terkurung dalam jadwal dan ambisi ibunya untuk mengirimnya ke luar negeri. Aluna hidup sempurna di permukaan, tapi jiwanya terikat rantai yang tak kasat mata. Aldian memulai rencana balas dendam. Namun seiring waktu, ia mulai melihat sosok Aluna bukan sebagai alat, melainkan manusia dengan luka yang sama. Ketika masa lalu, cinta, dan dendam saling bersilangan, Aldian dihadapkan pada pilihan: membiarkan dendam menelan segalanya, atau melepaskan kebenaran untuk menyembuhkan luka. Namun, tidak semua kebenaran datang membawa kelegaan. Dan tidak semua luka bisa disembuhkan oleh waktu. "Terkadang, untuk menyelamatkan satu jiwa, jiwa yang lain harus terluka."”
1 Bab 1 Surat Terakhir Aluna2 Bab 2 Tatapan yang Tak pernah Salah3 Bab 3 Penyelidikan Kembali4 Bab 4 Geng Preman5 Bab 5 Penyelidikan6 Bab 6 Menyelamatkan Luna7 Bab 7 Dirawat Luna8 Bab 8 Bara yang Mendidih dalam Dada9 Bab 9 Aluna khawatir10 Bab 10 Malam Pengamatan11 Bab 11 Sisi Lain Aluna12 Bab 12 Luka di lengan Luna13 Bab 13 Aldo14 Bab 14 Penyelidikan Aluna15 Bab 15 Bertemu Aldian16 Bab 16 Di tembak Aldian17 Bab 17 Hari Pertama dari Lima hari18 Bab 18 Taman Kota19 Bab 19 Meyakinkan Aluna20 Bab 20 Aluna Mulai Memberontak21 Bab 21 Aluna Gelisah22 Bab 22 Ketahuan Aldian23 Bab 23 Pertimbangan24 Bab 24 Bertemu Bu Ratih25 Bab 25 Pernah bertemukah 26 Bab 26 26. Aldian sebenarnya27 Bab 27 Siapa Aldian