icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Tak Terikat oleh Takdir

Bab 3 

Jumlah Kata:480    |    Dirilis Pada: 14/08/2025

tanpa ragu dan mulai m

, pakaian-pakaianku, dan perhiasan-perhiasa

u per satu, air mata

ikku berdiri. "Berhenti berkemas. Aku akan membelikanmu yang baru nanti. "Begitu Debbie p

mu ingin aku menjadi

tai. Berada bersama adalah hal yang alamiah. "J

an terus mengemasi

a Ron, aku tidak akan memil

g diucapkannya

menginjak-injak

dak dapat menemukan cincin itu. "Locke

intu sambil mengangkat tang

engan cahaya unik di

u untuk merebut k

ebbie terjatuh ke belakang. "Oh!

bisa menyelesaikannya, Lo

ibat pukulan kemarin, meninggalka

il di tanganku, tapi sekarang dia

antu Debbie berdiri. "Apa

ngat kontras dengan kemarahan

rpikir itu cantik." Dia berpura-pura melepasnya. "Maaf

nya, semakin besar pula keti

nnya padaku. Aku memiliki hak untuk me

ng lemah menarik pe

a darah menarik perhatiannya. "K

aku pikir aku melihat sekil

ngannya. "Locke, ini salahku. "

uknya erat. "Kamu bukan

ocke, aku bisa pergi, tapi tolong kembalikan cincin itu. Itulah sat

endahkan diriku sepe

askan semua hak istimewaku di suku." Aku mengge

aung tak percaya. "Kamu tidak

aannya, hanya memohon

ut di tanah untuk

elemparkan cincin itu ke kakiku. "Kelu

in itu kembali, dan

anku sebelumnya lenyap. "Locke, mulai sekarang, kita

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Tak Terikat oleh Takdir
Tak Terikat oleh Takdir
“Aku diculik oleh suku saingan dari pemimpinku. Saat itu terjadi, pemimpinku sedang menonton matahari terbit bersama pasangan yang ditakdirkan. Ketika dia menerima telepon, dia berbicara dengan penculik dalam nada yang dingin. "Jaga dia tetap terikat. Biarkan dia belajar dari kesalahannya dan berhenti menggangguku." Dalam momen hidup atau mati itu, aku tidak punya pilihan lain. Aku berpegang pada pemimpin suku saingan, suaraku gemetar. "Tolong... jangan bunuh aku. Aku akan melakukan apapun yang kamu minta." Ketika pemimpin ku akhirnya mengingatku, pemimpin suku saingan memandang wajahku yang tertidur dalam pelukannya dan tertawa kecil. "Terlambat. Sekarang dia tidak punya kekuatan untuk pergi bersamamu."”
1 Bab 12 Bab 23 Bab 34 Bab 45 Bab 56 Bab 67 Bab 78 Bab 89 Bab 910 Bab 10