icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Grafiti Dinding Hati

Grafiti Dinding Hati

Penulis: Citta Jnana
icon

Bab 1 Prolog

Jumlah Kata:831    |    Dirilis Pada: 18/11/2021

ini akan menjadi salah satu hari yang bersejarah dalam hidup Citta. Pada hari ini Citta akan dikukuhkan sebagai guru besar di universitasnya. Selain predikat sebagai guru besar, akan ada "gelar" t

i pengakuan rektor atas pencapaian ge

eraih tingkat tertinggi dalam jabatan fungsional di dunia akademik. Citta berhasil menjadi guru besar di usia yang terbilang sangat muda, yakni tiga pu

a menggugah Citta dari lamunannya. Dengan perlahan ia berdiri dan memosisikan dirinya

menghadap ke arah datangnya serombongan orang yang memakai toga

awa acara. Citta kemudian menoleh ke sisi kanannya. Johan Rustenburg, ayah mertua Citta, setia mendampinginya di sana. Sesekali Joh

sisi kanan Johan yang kosong. Sedianya kursi di samping kanan Citta adalah untuk William, suaminya. Dan kursi kosong di sisi kanannya lagi adalah untuk Johan. Namun,

William menggenggam tangannya, mengalirkan ketenangan melalui sentuhan jemarinya yang lembut. Seandainya William menyaksikan dirinya memberi pidato pengukuhan, tentu lelaki it

." Johan yang tetiba bersuara kontan

atanya berkaca-kaca. Ia menyadari bahwa dukungan

mbuh Citta sambil berkali-kali memperbaiki pos

masuk." Ujar Citta lirih. Johan iba melihat menantunya. Dalam hati,

arkan pertanyaan yang tidak bisa dijawab Johan. Daripada menjawab pertanyaan Citta, Johan memilih unt

n berdiri." Suara pembawa acara sukses menyingkirkan kecamu

buh. Pandangannya lurus ke depan dengan sedikit mengangkat dagu. Citta kini terlihat

asal dari Belanda. Namun lebih dari empat puluh tahun bermukim di Indonesia membuat Johan sudah seperti orang Indonesia asli. Satu hal yang membua

aru saja dikukuhkan sebagai guru bes

Citta mengedarkan pandangannya yang kini lebih leluasa, menyapu seluruh hadirin yang datang. Untuk beberapa detik lamanya

adalah mustahil. Dengan memaksakan sebuah senyum getir, pandangan Citta

dirin yang mendengar. Kecuali Johan. Ya, Johan tahu jika Citta sangat menantikan kehadiran William. Sorot mata Johan yang tak henti terarah pada Citta menangkap bulir bening yang ter

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Grafiti Dinding Hati
Grafiti Dinding Hati
“Ini adalah kisah tentang pengabdian, pengorbanan, dan cinta yang terlambat hadir. Magang menjadi sekretaris kedua William Rustenburg memang tidak mudah. Citta Buwana harus rela menjadi sasaran amarah William karena dianggap tidak cakap dalam bekerja. Di mata William, semua pekerjaan yang dilakukan Citta adalah salah. Amarah William semakin menjadi ketika ia mengetahui rencana perjodohan yang telah dibuat oleh papanya bersama sahabatnya. Sebagai bentuk protes, tak jarang William memarahi Citta di hadapan Johan. Namun bukan Johan namanya jika ia tidak bisa menaklukkan putra semata wayangnya, William. Akankah William dan Citta tunduk pada perjodohan yang telah diatur oleh orang tua mereka?”
1 Bab 1 Prolog2 Bab 2 Dua Sahabat3 Bab 3 Kejutan4 Bab 4 Keinginan5 Bab 5 Rencana Para Ayah6 Bab 6 Magang7 Bab 7 Sekretaris Kedua8 Bab 8 Kesalahan9 Bab 9 Pindah10 Bab 10 Parah11 Bab 11 Jodoh yang Telah Diatur12 Bab 12 Kompak Menolak13 Bab 13 Marah Luar Biasa14 Bab 14 Takjub15 Bab 15 Janji16 Bab 16 Selamat Jalan17 Bab 17 Tumpukan Duka18 Bab 18 Sengit19 Bab 19 Apartemen20 Bab 20 Cinta yang Lain21 Bab 21 Tunduk dan Patuh22 Bab 22 Apa Boleh Buat23 Bab 23 Persiapan Pernikahan24 Bab 24 Kejutan Setelah Wisuda25 Bab 25 Pesta Pernikahan26 Bab 26 Nikah di Bawah Tangan