icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Aku Dokter Ibumu, Bukan Pembantumu, Mas!

Bab 4 PERTEMUAN TAK TERDUGA

Jumlah Kata:1281    |    Dirilis Pada: 17/07/2025

n asal injak kaki orang. Kaki sama o

*

kamu siapa? Kamu nggak selevel sama saya. Kam

u masih terngiang

seperti pisau,

k melarikan diri dari rumah secep

mah sakit, ia langs

sapa Ayu sambil m

datang? Shift mala

abat sekaligus

Rin. Biasalah ... si-biang

ketnya, lalu meng

pak keruh-ada beb

ikirin Ibu dan harus nyia

rik napa

keluar dari rumah itu. Ngek

h. Air yang sejak tadi d

in

gan, dan Ayu langsung

pecah, ter

k punggung sahaba

u. Semua bakal ad

enal sejak lama. Tak ada

ran perlu disekolahin

a. Kalo ketemu, pengen b

h isaknya. "Hiks ... h

ang," canda Rina sambil mengu

rtawa kec

Ayu merasa bisa berna

... semua harus

Ibu Lestari yang sudah ia a

ang dan bisa menguasai diri, Rina memb

tanya rumah sakit ini k

cepat, sedik

ura 'orang kaya'-nya terpancar dari cara jalan sampai cara ngomongnya. Dan yang paling heboh ... jabatan

osip hangat yang ba

k pelan. "Bagus dong, sem

m selesai. Ia

mi dekat sama cowoknya. Lo bayangin, Yu. Rela pindah kerja,

kat alis, a

nya luar biasa, ya? Ka

ungkin bener kata lo. Cinta bis

mencoba menc

uper ganteng dan tajir. Sampai

igh class banget," jawab Rina sambil t

kita ya, Rin?" ucap

jelata," sahut Rina deng

lau dalam hati ada s

'Princess' itu d

kal ada penyambutan resmi dari pihak rumah s

bukan orang sembarangan," kata Ayu

. Laporan semalam semua udah ad

alkan Ayu yang masih merenung sambil membayangkan ... s

pasien-pasien rawat inap, memastikan setiap makanan yang diberikan sesuai dengan kondisi

juga nggak ada masalah," gumam Ay

dapur untuk berkoordinasi dengan

an yang lebih lunak, karena pencernaannya masih belum kuat. Tapi yang ini sudah boleh

enunjuk tabel dan catatan reko

ya ya, Pak. Tapi tetap dalam bata

engangguk pen

. Sudah sa

it dulu, ya?" Ayu menu

ang ketua dapur sambil berdiri da

bali ke kantornya, l

pok staf rumah sakit tengah menyambu

ng di rumah s

ut perempuan yang baru dat

agak jauh,

benar ka

memang mencu

Pembawaannya tenang tapi berwibawa. Setiap ge

eneran ada ya ... c

u film-film aja. Tapi sekarang ...

, tak bisa menyembu

r, ia berb

urna

lah usai. Ayu segera merapikan

alu memutuskan mampir ke minimarket di seber

Sambil menunggu giliran di kasir, dua anak kecil tiba-tiba berlarian di dekatnya.

terdengar suara seseo

epatu

engar kesal-su

hak sepatunya tanpa sengaja me

mengangkat kakinya d

ucapnya cepat-cepat, menco

saling bertemu, keduanya

kamu ada

ang sam

menjauh. Tapi Tama masih menyahut s

n asal injak kaki orang. Kaki sama o

rese!" desi

t semalam. Ayu langsung menyelesaikan pembayarannya, lal

menghampiri satpam

" tanya satpam ramah sambil m

belum pulang? Mas

Sore ini

ya, Pak. Jangan lupa makan,

nyalakan motor, satpam itu

kayak Dokter Ayu, b

an kening. "M

t. Di sana terlihat seorang wanita anggun

dari kata baik. Kalo kita sapa, nggak dibalas. Senyum pun ng

m mende

an rumah sakit, dia peluk-pelukan sama cowokny

tipis. Tapi matanya memperhatikan s

i Ayu ... tapi ada s

rbalik, Ayu reflek

Napasnya tercekat.

dia

*

karena itu dapat mempengaruhi k

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Aku Dokter Ibumu, Bukan Pembantumu, Mas!
Aku Dokter Ibumu, Bukan Pembantumu, Mas!
“"Dinikahi pria yang membencimu, demi menyelamatkan ibunya? Aku pernah." Ayu hanya ingin membalas budi. Merawat sahabat mamanya adalah bentuk terima kasih-bukan bagian dari rencana hidupnya. Tapi takdir berkata lain. Tanpa sepengatahuannya, ia dijodohkan dengan Tama-anak ibu Lestari yang sudah punya pacar dan tak pernah menyukainya. Ketika sakit sang ibu memburuk karena stres, Tama akhirnya menyerah-dan menikahi Ayu. Kontrak. Dingin. Tanpa cinta. Namun, siapa sangka... Cinta tumbuh diam-diam. Dan luka lama mulai terobati-justru oleh wanita yang awalnya tak diinginkan. Antara hutang budi, pernikahan palsu, dan hati yang diam-diam tak ingin pergi.”
1 Bab 1 EMOSI YANG MELEDAK2 Bab 2 MARAH YANG TAK TERKATAKAN3 Bab 3 JODOH YANG TAK DIHARAPKAN4 Bab 4 PERTEMUAN TAK TERDUGA5 Bab 5 NGGAK MAU IKUT CAMPUR6 Bab 6 PERBEDAAN PERLAKUAN7 Bab 7 MEMPERKENALKAN CALON MANTU8 Bab 8 PERDEBATAN SENGIT9 Bab 9 DIRAWAT10 Bab 10 MENIKAHLAH DENGANKU11 Bab 11 KESEPAKATAN YANG ALOT12 Bab 12 Surat Perjanjian13 Bab 13 MEMINTA IZIN14 Bab 14 TERLAMBAT15 Bab 15 FITTING16 Bab 16 CURIGA17 Bab 17 DIPANTAU18 Bab 18 PULANG LEBIH DULU19 Bab 19 KEDATANGAN TAMU20 Bab 20 CANDAAN RINI21 Bab 21 PERNIKAHAN22 Bab 22 KEJUTAN YANG MENGEJUTKAN23 Bab 23 MEMINTA MOMONGAN24 Bab 24 PERASAAN LAIN25 Bab 25 AKSI TAMA26 Bab 26 AKSI FERRY27 Bab 27 TRIK TAMA28 Bab 28 KEMARAHAN NADYA29 Bab 29 CEMBURU30 Bab 30 PROYEK BARU31 Bab 31 NIAT FERRY32 Bab 32 KONTRAK KERJA33 Bab 33 AYU MENJADI GOYAH34 Bab 34 PENGAKUAN TAMA35 Bab 35 JAWABAN AYU36 Bab 36 PEMBUKTIAN37 Bab 37 RAPAT BULANAN38 Bab 38 ARISAN IBU39 Bab 39 MEMPERKENALKAN MANTU40 Bab 40 JAMU DARI KAMPUNG41 Bab 41 ULAH NADYA42 Bab 42 AKHIRNYA43 Bab 43 TAK HARUS MEMILIKI44 Bab 44 NADYA MARAH45 Bab 45 TERKEJUT46 Bab 46 SIASAT NADYA47 Bab 47 PEMBELAAN TAMA48 Bab 48 AYU SALAH PAHAM49 Bab 49 NADYA MALU50 Bab 50 HAPPY DONG