icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Aku Dokter Ibumu, Bukan Pembantumu, Mas!

Aku Dokter Ibumu, Bukan Pembantumu, Mas!

Penulis: ayudia
icon

Bab 1 EMOSI YANG MELEDAK

Jumlah Kata:1132    |    Dirilis Pada: 17/07/2025

baik dari kamu. Apakah kamu pikir hanya kamu yan

*

ah ini!" teriak Tama. Matanya liar, menengok ke kiri

elite-bangunan dua lantai bergaya kolonial

ar berbingkai kayu cokelat tua. Taman depan yang biasanya terawat ki

tal yang temaram. Lorong-lorong panjang, ruang tamu yang luas dengan s

hanya gema langkah kaki Tama yang terdengar menggema saat

a. Dinginnya bukan lagi karena AC yang menyala, melai

eras dulu baru kamu ngerti?!" suaranya semakin lantan

mah itu. Ia membuka satu per satu ruangan. Dapur kosong. Ruang b

lek

menangkap sosok Ayu yang sedang duduk di tepi ranjang. Ia tengah menyeli

ngan tatapan menusuk. "Keluar! Sekarang jug

pi ia tetap menjaga nada suaranya lembut, "Tolong pelan-pelan, M

rgelangan tangan Ayu dengan kas

elan-pe

ut ibunya Tama tidak tersingkap. Dengan tangan bebas

lek

a napas mereka yang terde

Ibu Lestari, Ayu menghentakkan tanga

tahu!" Ayu mengusap lengannya yang memerah, matan

m. "Ayu, kamu ngapai

," jawab Ayu tenang, berusaha tet

kali saya bilang sama kamu nggak usah ikut campur

sombong dan merendahkan. "Saya bisa cari pengganti kamu. Y

ma ia meminta Ayu meninggalkan rum

an wibawa. Kata-katanya yang biasanya terdengar tenang dan penu

tu. Kewibawaan yang biasa ia jaga, luluh la

, menahan amarah. Tapi ka

membantu ibumu. Aku di sini karena

. "Kamu pikir kamu siapa?! Bera

amu. Anak dari ibu yang sedang tertidur itu. Tapi aku nggak ngerti-ken

idak semua orang di dunia ini

ngannya, merasa har

ni! Kamu cuma dokter rendahan! Jangan s

ementara kamu? Datang-datang cuma bisa marah dan menyuruh orang pergi. Kapan terakhir kali kamu d

Tama tersentak. Namun,

. Sekarang juga, pergi dari rumah ini!"

u nggak akan pergi. Selama Ibu Lestari m

sekarang, aku akan pang

u di sini karena permintaan ibumu. Bukan kamu. Dan hanya Ib

, jarinya menunjuk

siapa aku sebenarnya! Dan saat penyesalan i

ak peduli," katanya dingin, l

gung Ayu dengan a

u menyesal seumur h

ntikanku," jawabnya lantang, lalu melangkah m

njang. Tangannya sibuk merapikan tempat tidur dengan sapu lidi, me

nggak pernah berubah. A rogan, pemarah, dan sombong. Sekarang

u menepuk-nepuk bantal

kit, kalau anaknya kayak gitu?" bisiknya lirih

kamar, tatapannya koson

anak bosnya aja pasti langsung mikir dua kali. Kalau bukan karena ja

bisa merasakan dadanya sesak. Ama

angkan dirinya sendiri. "Ini semua karena Mama ... dan dem

menarik napas tenang dan mengusir

Detik demi detik berlalu, suara jangk

r berderit pelan ...

elangkah ma

sisi tempat tidur Ayu. Tanganny

ejap, bantal itu diangkat tinggi, siap diteka

et

*

ri sendiri, jika tidak dikendalikan

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Aku Dokter Ibumu, Bukan Pembantumu, Mas!
Aku Dokter Ibumu, Bukan Pembantumu, Mas!
“"Dinikahi pria yang membencimu, demi menyelamatkan ibunya? Aku pernah." Ayu hanya ingin membalas budi. Merawat sahabat mamanya adalah bentuk terima kasih-bukan bagian dari rencana hidupnya. Tapi takdir berkata lain. Tanpa sepengatahuannya, ia dijodohkan dengan Tama-anak ibu Lestari yang sudah punya pacar dan tak pernah menyukainya. Ketika sakit sang ibu memburuk karena stres, Tama akhirnya menyerah-dan menikahi Ayu. Kontrak. Dingin. Tanpa cinta. Namun, siapa sangka... Cinta tumbuh diam-diam. Dan luka lama mulai terobati-justru oleh wanita yang awalnya tak diinginkan. Antara hutang budi, pernikahan palsu, dan hati yang diam-diam tak ingin pergi.”
1 Bab 1 EMOSI YANG MELEDAK2 Bab 2 MARAH YANG TAK TERKATAKAN3 Bab 3 JODOH YANG TAK DIHARAPKAN4 Bab 4 PERTEMUAN TAK TERDUGA5 Bab 5 NGGAK MAU IKUT CAMPUR6 Bab 6 PERBEDAAN PERLAKUAN7 Bab 7 MEMPERKENALKAN CALON MANTU8 Bab 8 PERDEBATAN SENGIT9 Bab 9 DIRAWAT10 Bab 10 MENIKAHLAH DENGANKU11 Bab 11 KESEPAKATAN YANG ALOT12 Bab 12 Surat Perjanjian13 Bab 13 MEMINTA IZIN14 Bab 14 TERLAMBAT15 Bab 15 FITTING16 Bab 16 CURIGA17 Bab 17 DIPANTAU18 Bab 18 PULANG LEBIH DULU19 Bab 19 KEDATANGAN TAMU20 Bab 20 CANDAAN RINI21 Bab 21 PERNIKAHAN22 Bab 22 KEJUTAN YANG MENGEJUTKAN23 Bab 23 MEMINTA MOMONGAN24 Bab 24 PERASAAN LAIN25 Bab 25 AKSI TAMA26 Bab 26 AKSI FERRY27 Bab 27 TRIK TAMA28 Bab 28 KEMARAHAN NADYA29 Bab 29 CEMBURU30 Bab 30 PROYEK BARU31 Bab 31 NIAT FERRY32 Bab 32 KONTRAK KERJA33 Bab 33 AYU MENJADI GOYAH34 Bab 34 PENGAKUAN TAMA35 Bab 35 JAWABAN AYU36 Bab 36 PEMBUKTIAN37 Bab 37 RAPAT BULANAN38 Bab 38 ARISAN IBU39 Bab 39 MEMPERKENALKAN MANTU40 Bab 40 JAMU DARI KAMPUNG41 Bab 41 ULAH NADYA42 Bab 42 AKHIRNYA43 Bab 43 TAK HARUS MEMILIKI44 Bab 44 NADYA MARAH45 Bab 45 TERKEJUT46 Bab 46 SIASAT NADYA47 Bab 47 PEMBELAAN TAMA48 Bab 48 AYU SALAH PAHAM49 Bab 49 NADYA MALU50 Bab 50 HAPPY DONG