icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

ARANJO

Bab 7 Apakah Kita Sama

Jumlah Kata:1063    |    Dirilis Pada: 30/10/2021

il itu, dirinya akan bermain sendiri di saat

lantai Paviliun dan bermain dengan boneka kain usang kesuka

iit

arah pintu melihat siapa yang datang. Aranjo ters

a kali mereka berkunjung ke Paviliun. Sebelumnya mereka selalu m

n balutan gaun yang indah, kebalikan darinya. Pakaian Aranjo hanya beberapa helai

n..." ujar salah

eka cantik dan mewah. Aranjo sangat senang

ujar Aran

melempar bonekanya ke hadapan Aranjo, kepala boneka itu terlepas. Helene b

kedua saudarinya. Dirinya hanya duduk diam di te

mengikuti Dewi Angin kembali ke Paviliun, hatinya sangat ti

ngis sesenggukan sambil berkata "Ibu.... A

ut boneka itu dari Halley!" ujar H

jelas niat jahat kedua saudarinya itu. Aranjo tidak perna

u! Kamu harus diberi pelajaran agar kelak tidak berani men

dari anak itu, kebenciannya sangat mendalam dan ini

a memohon, dirinya sudah dibuat bung

ada Aranjo, seraya berkata "Renungkan

jo merasa kedua tangannya tidak dapat digerakkan dan kaki

namun tidak ada yang dapat dilakukan Ara terhadap sihir yang mengikat

u jelas Ara pasti akan menemani anak iblis itu jadi Dewi A

an Paviliun, entah sudah b

a tidak dapat menghentikan langkahnya. Tentu Aranjo tidak d

an itu dihuni oleh mahluk-mahluk yang tidak pantas hidup di alam langit

kan tempat pembuangan. Karena alasan itulah, Dewi Angin mengirim Aranjo kesana berha

dua saudarinya yang selalu menerima kekuatan sihir dari kedua orangtuanya. Aranjo hanya mengandalkan diri sendiri untuk menambah kekuatan sihirny

imuti kabut tebal walaupun namanya hutan namun hanya sedikit tanaman yang tumbuh di d

ah-tengah hutan itu. Aranjo terduduk di tanah bebatuan dan mengatur nafasnya. Setelah berhasil

lebat. Hutan ini cukup gelap karena kabut yang tebal menghadang sinar matahari, dan di hutan ini sangat dingin. Satu ha

g, dirinya masih duduk di atas tanah. Aran

dirinya selalu mencoba berpikir bahwa dirinya sama dengan kedua

tetap berusaha tersenyum dan tidak menangis. Aran

Kedua saudarinya jelas menjebaknya dan ibu bahkan tidak memint

an dirinya anak iblis seperti yang dikatakan ibundanya tadi. Jika dirinya anak ibli

arah depan, Aranjo melihat ad

ng kecil yang penuh warna tergelak disana. Dengan kedua tangan mungilnya

miliki kain lebih, jadi Aranjo melepas cadarnya dan menggunakan cadar hitam itu membungkus burung kecil itu berhar

Aranjo sambil mengelus lem

ah orang tuamu juga tid

mu juga dibuang ke hu

diperlakukan seperti ini? Aranjo selalu berusaha menjadi anak yang baik dan tidak me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
ARANJO
ARANJO
“Menjalani sepuluh kehidupan di dunia fana dan melewati bencana cinta adalah hukuman yang diterima Aranjo, dewi muda yang juga keturunan suku iblis. Aranjo dibesarkan di alam langit dan dirinya dikucilkan, karena darah iblis yang mengaliri tubuhnya. Ibu tiri dan dua saudarinya selalu menjebaknya, berharap Aranjo akan diusir selama-lamanya dari alam langit. Namun, dibalik hukuman yang diterima Aranjo dari Sang Kaisar, ternyata memiliki tujuan tersendiri. Sang Kaisar yang selalu mendampingi Aranjo tumbuh dewasa, ingin agar dewi itu tumbuh menjadi Dewi Agung tanpa perasaan. Yang mana, tanpa perasaan akan memberikan kekuatan absolut yang tidak terbayangkan. Seperti dirinya! Apakah hal berjalan lancar seperti kehendak Sang Kaisar? Atau...”